@sewelammagokgomot:

Mosadi wa Force
Mosadi wa Force
Open In TikTok:
Region: ZA
Monday 20 July 2026 15:12:38 GMT
19344
581
83
104

Music

Download

Comments

teamrams5
MphelaRams :
mmago poy banna mmago masogana 🥰🥰🥰🥰
2026-07-22 04:53:33
1
kendz330
kennethlekotankoa :
type tsa rena😂😂😂😂😂😂
2026-07-21 10:02:53
1
victorolebogeng
Lebo Moeng :
chipi 💋 ❣️
2026-07-22 02:47:53
1
momo14706
Momo :
ki ki ki ki ki
2026-07-21 14:56:55
1
charles.kompepe
Charles Kompepe :
hebanna R12000
2026-07-21 10:24:20
1
tshego_mooo
Bra T :
2026-07-21 13:01:20
1
ntlotlathirteen
TL🐘U NTL🅾️TL🅰️ M🅰️burna🥷 :
😂😂😂😂
2026-07-21 12:23:35
1
edmondbodila76
edmondbodila322 :
wow 🔥🔥🔥
2026-07-21 07:29:54
1
user466995549485
Spear.... :
😂😂😂😂😂😂 tjooooooo
2026-07-21 15:42:27
1
seageng.mafologel
Seageng Mafologela :
Ke rata mosadi wa!sdudla kudu
2026-07-20 17:20:42
1
thaola.e.ntsho
Dr Taola e ntsho :
nna kere Babose bjaang yerrrr,and ba boulwela kudu🥰😂
2026-07-21 19:44:02
0
phakanemi
user7158790823353 :
stoko SA marega🥰😋
2026-07-21 14:55:51
0
limatlapoho
S_t :
ntja moriting
2026-07-21 15:43:48
1
kgoshi33
MODIKENG#₩₩₩ :
Super link triple decker
2026-07-21 19:20:56
1
user22461081266113
user22461081266113 :
and le g string e dula botse mo sdutleng
2026-07-21 09:46:17
1
user22461081266113
user22461081266113 :
okgona go go kuka
2026-07-21 09:44:36
0
thomasrawasha
Thomas Rawasha :
lenna ke nyetse sduvusa saka,ke ba rata huray,
2026-07-21 13:57:30
1
mphoza.55
@Mpho_ismail :
code24😂😂😂
2026-07-21 18:37:02
1
keabetswetaje
Juicy J :
Mogobagoba😂
2026-07-21 12:08:46
1
robert.huns
Robert Huns :
🥰🥰🥰
2026-07-21 19:22:05
1
To see more videos from user @sewelammagokgomot, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Dalam sebuah pernyataan terbuka yang diawali dengan salam dan puji syukur, Dr. KH. A. Mundoffar, Al Hafidh, MPd, selaku pengasuh Pondok Pesantren Al Husna Internasional Mayong Jepara, Jawa Tengah, secara tegas menyampaikan sikap seluruh keluarga besar pesantren. Terhitung sejak hari Jumat yang berkah tersebut, lembaga pendidikan yang mencakup KPIT, TKIT, SDIT, SD Tahfidz, SMPIKI, hingga SMAIKI dengan bulat menyatakan menolak dan tidak lagi menerima program MBG. Kiai Mundoffar mengakui bahwa selama beberapa bulan terakhir pihak pesantren sempat menerima program MBG tersebut, namun kini tindakan tersebut dianggap sebagai sebuah kekeliruan yang harus disesali, dan mereka berkomitmen untuk memohon ampunan kepada Allah Subhanahu wa Ta'ala. Lebih lanjut, ia menegaskan pandangan hukumnya bahwa menerima MBG adalah haram. Penegasan ini didasarkan pada prinsip agama yang menyatakan bahwa membantu atau memfasilitasi terjadinya suatu kemaksiatan dan perbuatan yang haram, maka hukumnya ikut menjadi maksiat dan haram. Kiai Mundoffar meyakini bahwa proses pengelolaan program MBG dari tingkat atas hingga bawah bukan lagi sekadar prasangka, melainkan sudah terbukti nyata menjadi sarana terjadinya praktik korupsi besar-besaran. Oleh karena itu, ia mengajak seluruh warga Indonesia dan umat Islam untuk menghentikan praktik tersebut dengan satu cara, yaitu bersama-sama menolak dan berhenti menerima MBG. Pernyataan ini ditutup dengan harapan agar langkah penolakan yang diniatkan sebagai dakwah ini mendapat keberkahan rezeki serta pahala dari Allah Subhanahu wa Ta'ala. Sumber: TT/mbah.mun034 #mbg#bn
Dalam sebuah pernyataan terbuka yang diawali dengan salam dan puji syukur, Dr. KH. A. Mundoffar, Al Hafidh, MPd, selaku pengasuh Pondok Pesantren Al Husna Internasional Mayong Jepara, Jawa Tengah, secara tegas menyampaikan sikap seluruh keluarga besar pesantren. Terhitung sejak hari Jumat yang berkah tersebut, lembaga pendidikan yang mencakup KPIT, TKIT, SDIT, SD Tahfidz, SMPIKI, hingga SMAIKI dengan bulat menyatakan menolak dan tidak lagi menerima program MBG. Kiai Mundoffar mengakui bahwa selama beberapa bulan terakhir pihak pesantren sempat menerima program MBG tersebut, namun kini tindakan tersebut dianggap sebagai sebuah kekeliruan yang harus disesali, dan mereka berkomitmen untuk memohon ampunan kepada Allah Subhanahu wa Ta'ala. Lebih lanjut, ia menegaskan pandangan hukumnya bahwa menerima MBG adalah haram. Penegasan ini didasarkan pada prinsip agama yang menyatakan bahwa membantu atau memfasilitasi terjadinya suatu kemaksiatan dan perbuatan yang haram, maka hukumnya ikut menjadi maksiat dan haram. Kiai Mundoffar meyakini bahwa proses pengelolaan program MBG dari tingkat atas hingga bawah bukan lagi sekadar prasangka, melainkan sudah terbukti nyata menjadi sarana terjadinya praktik korupsi besar-besaran. Oleh karena itu, ia mengajak seluruh warga Indonesia dan umat Islam untuk menghentikan praktik tersebut dengan satu cara, yaitu bersama-sama menolak dan berhenti menerima MBG. Pernyataan ini ditutup dengan harapan agar langkah penolakan yang diniatkan sebagai dakwah ini mendapat keberkahan rezeki serta pahala dari Allah Subhanahu wa Ta'ala. Sumber: TT/mbah.mun034 #mbg#bn

About