@neilryo_o: part 2 POV--Dohoon sempat tertegun sekian detik. Jantungnya berdesir aneh. Ternyata, rumah yang ia kira mati itu kini telah berpenghuni. Dengan perasaan campur aduk, Dohoon kembali melangkah masuk ke kamarnya. Ia meraih ponsel yang tergeletak di atas meja, menyalakan layarnya yang benderang, lalu menatap benda pipih itu dengan pandangan paling redup yang ia miliki. “Apa gunanya benda ini ada di tanganku... kalau pada akhirnya, aku tetap tidak bisa mendengar apa-apa?” batin Dohoon lirih, meratapi nasibnya yang terisolasi dari frekuensi dunia. Ponsel di genggamannya tiba-tiba bergetar, mengirimkan sensasi kejut yang samar ke telapak tangannya. Layar yang semula redup kini menyala, menampilkan sebuah notifikasi pesan masuk dari nomor yang tidak dikenal. Dohoon mengerutkan kening, ibu jarinya bergerak ragu untuk membuka pesan tersebut, hingga deretan kalimat di layar membuat napasnya sejenak tertahan: “Hai, tetangga baru yang suka melamun di balkon. Salam kenal ya, aku cewek yang tadi pagi lupa lap ngiler di depan rumah. Jangan disebarin ya aibnya!” Dohoon tertegun, matanya mengerjap tidak percaya, sebelum perlahan menoleh ke arah jendela kamarnya dengan jantung yang tiba-tiba berdegup dua kali lebih cepat. Dohoon menatap pendar layar ponselnya yang dingin. Tanpa niat membalas lebih jauh, ia hanya menyisakan sebuah reaksi jempol—sebuah balasan singkat dan tak berjiwa untuk pesan dari wanita itu. Ditariknya napas panjang, mencoba mengusir rasa hampa yang perlahan merayap. Ia meraih novel favoritnya yang terpapar di sisi tempat tidur, lalu mulai membenamkan diri dalam lembar demi lembar kata. Di sanalah tempat perlindungannya: sebuah dunia yang tak menuntut suara, di mana ia bisa melarikan diri dari kesunyian nyata yang kerap merajam dadanya. Pintu kamar berdecit halus saat terkuak. Seorang wanita berusia empat puluh lima tahun berdiri di ambang pintu dengan tatapan teduh yang menyimpan seribu duka tersirat. Jemari wanita itu bergerak meliuk dengan luwes di udara, merangkai bahasa isyarat yang teramat dihafal Dohoon. “Kamu dari tadi cuma membaca buku?” Dohoon melirik jam dinding. Waktu rupanya telah terserap habis oleh keheningan; hari sudah membayang menuju siang. Senyum canggung terukir di bibirnya yang pucat saat jemarinya mulai menari membalas, “Hehe, aku lupa waktu, Ma.” Ibunya hanya menyunggingkan senyum tipis—sebuah senyum yang menyimpan kehangatan sekaligus kepedihan mendalam atas dunia putranya yang tanpa nada. “Mama mau buat makan siang dulu, ya,” gerak tangan sang ibu sebelum akhirnya berlalu, membiarkan pintu kembali tertutup rapat. Dan Dohoon kembali terlempar ke dalam jerat sunyi yang lebat. Sungguh, bukan sekadar keheningan fisik; sebab sejujurnya, bahkan di tengah keramaian atau ketika seseorang mengajaknya bicara, jiwa Dohoon tetap merasa terasing dan sendirian. Ia terjebak dalam ruang kedap udara yang tak tersentuh oleh gemuruh dunia. Mencari pelarian baru dari rasa sesak itu, Dohoon melangkah keluar rumah. Dituntunnya sepeda tua miliknya, menyusuri jalanan demi menjangkau sebuah toko buku kecil di ujung kota. Ia butuh kisah baru—butuh dinding-dinding kertas baru untuk menyembunyikan dirinya yang rapuh dari tatapan dunia luar yang sering kali terlampau tajam. Di dalam toko buku yang beraroma kertas tua, Dohoon menyusuri lorong demi lorong rak. Saat itulah pandangannya terhenti. Matanya menangkap sosok wanita berpaling di antara deretan buku. Rambutnya terikat rapi, menyisakan garis profil wajah yang elok dengan hidung mancung yang tegas. Ia adalah tetangganya tadi pagi. Dari jarak sesedikit ini, Dohoon terpaku—merasakan keindahan abstrak dari seseorang yang seolah memancarkan cahaya di tengah dunianya yang remang. Tanpa sadar, lengkung tipis kurva senyum terbit di wajahnya yang rapuh. Namun, keindahan itu buyar seketika. Bruk! Tubuh Dohoon terdorong keras hingga terhempas ke lantai dingin. lanjut di komenn #dohoon #fyp #xyzbca #pov #creatorsearchinsights

burncheese
burncheese
Open In TikTok:
Region: ID
Tuesday 21 July 2026 10:46:37 GMT
2833
674
11
35

Music

Download

Comments

neilryo_o
burncheese :
lanjutan nya disini!!!
2026-07-21 10:49:20
5
cellyn5951
cellyn :
kak? kamu buat ceritanya pake hati bangett,nangis nih gue. Aku bakal jadi penonton langganan sihh
2026-07-22 03:49:09
14
aether_733
BABYMONS7ERFANS🖤😈 :
akhirnyaa up jugaaa!!! kapan lanjut kak?? 5 menit lagi aku kasih waktu yaa
2026-07-22 03:47:18
4
haluniverse_byyas
haluniverse_byyas :
LANJUTTTTTT 🥹
2026-07-21 23:48:34
4
cookieyysa
kimniyy ʕ•ﻌ•ʔ :
kak yaampun sedihh
2026-07-22 07:53:11
2
To see more videos from user @neilryo_o, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos


About