@denizyle: pov:kendin üzerinde çalışıyorsun . . . . . #studytok #GymTok #BookTok #fypシ #keşfet Manifest, Türkiye'de uzun süre sonra kurulan ve K-pop sisteminden esinlenen modern bir kız grubudur. Hypers New Media tarafından düzenlenen "Big5" yarışmasıyla seçilen grup; Sueda, Hilal, Lidya, Zeynep Sude, Mina ve Esin olmak üzere 6 kadından oluşur. Resmî çıkışlarını 7 Şubat 2025 tarihinde yayımladıkları "Zamansızdık" şarkısıyla yapmışlardır. Grup, çıkış yaptıktan çok kısa süre sonra küresel müzik listelerinde rekorlar kırmıştır. Ajda Pekkan ile birlikte seslendirdikleri "Hileli" şarkısı, Spotify'ın küresel bazda en iyi çıkış yapan şarkıları sıralayan Top Songs Debut Global listesinde 1 numaraya yükselmiştir. Ayrıca ilk albümleri "Manifestival", 400 milyondan fazla dinlenerek dünyada yılın en çok dinlenen 3. kız grubu albümü olmuştur. Grubun popüler şarkısı "Arıyo", 68. Grammy Ödülleri'nde "En İyi Pop Düet/Grup Performansı" kategorisinde aday adaylığı listesine girmiştir. Aylık 6.4 milyon Spotify dinleyicisine ulaşan Manifest, Ülker Arena'da 4 gece üst üste kapalı gişe konser vererek Türkiye'de pop müzik tarihinin en hızlı yükselen gruplarından biri haline gelmiştir.

deniz kızı 🧜🏻‍♀️🪬
deniz kızı 🧜🏻‍♀️🪬
Open In TikTok:
Region: TR
Tuesday 21 July 2026 11:56:46 GMT
114102
17793
15
520

Music

Download

Comments

eminessoner
Eminessoner :
Her zaman öyleydi🤩🧿 Önceliği kendi olanlardanız💪🏻🥳
2026-07-23 20:25:50
10
emel21833
Emel :
Nasıl yapacagız ya bıras taktık verırmsnz
2026-07-22 11:52:23
8
incillth3
acibal :
videolarına bayılıyorm
2026-07-24 07:35:25
1
bueh_bueh
gelpisipisi_ :
Şu anlar durumum bu HEHEHEHHE
2026-07-23 12:10:19
0
user92929282865
user92929282865 :
budur
2026-07-21 22:43:57
7
gtlwn_15
🌑 :
@Serdarova_🫧 @🌺_Sahara_🌺
2026-07-22 20:13:11
2
To see more videos from user @denizyle, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Wahai jiwa-jiwa manusia yang terpesona oleh kemegahan dunia... pernahkah engkau merenung mengapa manusia begitu bangga terhadap sesuatu yang bahkan tidak mampu menyelamatkannya dari satu kepastian yang bernama kematian. Semegah apa pun kendaraan yang kau miliki, pada hari terakhirmu bukan lagi engkau yang mengendarainya, melainkan tubuhmulah yang dipikul di atas bahu manusia lain menuju tempat yang tidak pernah bisa ditolak oleh siapa pun. Semewah apa pun rumah yang selama ini kau banggakan, kelak ia hanya menjadi bangunan yang kau tinggalkan untuk diwariskan kepada orang lain. Sesombong apa pun langkahmu ketika berjalan di atas bumi, ujung perjalananmu hanyalah sebidang tanah yang sunyi, tempat seluruh kebanggaan berhenti berbicara. Lalu mengapa hati begitu mudah terpikat oleh sesuatu yang bahkan tidak sanggup menemanimu melewati satu malam pertama di alam kubur. Wahai jiwa-jiwa manusia yang menghabiskan umur, waktu, dan tenaga demi mengejar kemewahan dunia... pernahkah engkau memikirkan bahwa dunia yang begitu mati-matian kau perjuangkan suatu hari akan melepaskanmu tanpa rasa iba. Kendaraan yang dahulu selalu kau cuci dan kau banggakan akan tetap terparkir di garasimu ketika tubuhmu telah terbujur kaku tak bernyawa. Rumah yang dahulu kau bangun dengan penuh ambisi akan tetap berdiri, sementara namamu perlahan menghilang dari setiap sudutnya. Lemari yang penuh pakaian akan tetap tertutup, rekening yang penuh angka tidak mampu membeli satu tarikan nafas lagi, dan seluruh benda yang dahulu membuatmu merasa lebih tinggi hanya akan menjadi milik orang lain. Saat itu engkau akan memahami bahwa selama hidup ternyata engkau hanya menjadi penjaga sementara, bukan pemilik yang sebenarnya. Wahai jiwa-jiwa manusia yang membangun singgasana kesombongan di atas jasad yang rapuh... lihatlah dirimu dengan mata hatimu. Tubuh yang hari ini kau kagumi sesungguhnya sedang berjalan menuju kehancurannya sedikit demi sedikit. Setiap helai rambut yang memutih sedang mengabarkan bahwa waktu tidak pernah berhenti. Setiap kerutan yang mulai tampak sedang mengingatkan bahwa dunia bukan tempat menetap. Kelak wajah yang dahulu dipuji-puji akan menua, tangan yang dahulu menggenggam harta akan terbuka tanpa membawa apa pun, dan jasad yang dahulu dielu-elukan perlahan akan menyatu dengan tanah. Betapa ironisnya manusia yang sepanjang hidup sibuk mengagumi tubuhnya, padahal tubuh itu sendiri akan menjadi sesuatu yang paling cepat meninggalkannya. Yang tersisa bukan ketampanan, bukan kecantikan, bukan kekuatan, bukan kemewahan, tetapi hanya amal lilahita'ala yang pernah ia persembahkan kepada rabb-Nya. Tidak ada kendaraan mewah yang ikut masuk liang kuburmu untuk menemanimu. Tidak ada rumah megah yang melindungimu dari gelapnya kubur. Tidak ada jabatan yang menjawab pertanyaan di alam barzakh. Tidak ada pujian yang mampu menerangi kesunyianmu.  Wahai jiwa-jiwa manusia yang hari ini masih diberi kesempatan bernafas... jangan biarkan hidupmu habis hanya untuk membesarkan sesuatu yang pasti akan musnah. Karena kenyataan yang paling menyakitkan adalah ketika seseorang baru menyadari bahwa seluruh hidupnya dihabiskan demi mengejar sesuatu yang tidak membawa manfaat apapun bagi akhiratnya, sementara bekal yang seharusnya menerangi kuburnya justru ia tinggalkan dalam kelalaian. Maka sebelum jasadmu dipikul, sebelum rumahmu ditinggalkan, dan sebelum jasadmu kembali menjadi tanah, rendahkanlah hatimu di hadapan Allah dan gunakan apapun dititipkan oleh-Nya untuk menebar kebaikan dimanapun kakimu berpijak bukan digunakan untuk berfoya-foya. Sebab hanya hati yang tunduk kepada-Nya dan kebaikan yang pernah dilakukan semasa hidupnya yang akan tetap hidup, ketika seluruh kebanggaan dunia telah hancur bersama tanah yang menutup jasadmu. #foryou #renungan #masukberandafyp #masukberanda #fyppppppppppppppppppppppp
Wahai jiwa-jiwa manusia yang terpesona oleh kemegahan dunia... pernahkah engkau merenung mengapa manusia begitu bangga terhadap sesuatu yang bahkan tidak mampu menyelamatkannya dari satu kepastian yang bernama kematian. Semegah apa pun kendaraan yang kau miliki, pada hari terakhirmu bukan lagi engkau yang mengendarainya, melainkan tubuhmulah yang dipikul di atas bahu manusia lain menuju tempat yang tidak pernah bisa ditolak oleh siapa pun. Semewah apa pun rumah yang selama ini kau banggakan, kelak ia hanya menjadi bangunan yang kau tinggalkan untuk diwariskan kepada orang lain. Sesombong apa pun langkahmu ketika berjalan di atas bumi, ujung perjalananmu hanyalah sebidang tanah yang sunyi, tempat seluruh kebanggaan berhenti berbicara. Lalu mengapa hati begitu mudah terpikat oleh sesuatu yang bahkan tidak sanggup menemanimu melewati satu malam pertama di alam kubur. Wahai jiwa-jiwa manusia yang menghabiskan umur, waktu, dan tenaga demi mengejar kemewahan dunia... pernahkah engkau memikirkan bahwa dunia yang begitu mati-matian kau perjuangkan suatu hari akan melepaskanmu tanpa rasa iba. Kendaraan yang dahulu selalu kau cuci dan kau banggakan akan tetap terparkir di garasimu ketika tubuhmu telah terbujur kaku tak bernyawa. Rumah yang dahulu kau bangun dengan penuh ambisi akan tetap berdiri, sementara namamu perlahan menghilang dari setiap sudutnya. Lemari yang penuh pakaian akan tetap tertutup, rekening yang penuh angka tidak mampu membeli satu tarikan nafas lagi, dan seluruh benda yang dahulu membuatmu merasa lebih tinggi hanya akan menjadi milik orang lain. Saat itu engkau akan memahami bahwa selama hidup ternyata engkau hanya menjadi penjaga sementara, bukan pemilik yang sebenarnya. Wahai jiwa-jiwa manusia yang membangun singgasana kesombongan di atas jasad yang rapuh... lihatlah dirimu dengan mata hatimu. Tubuh yang hari ini kau kagumi sesungguhnya sedang berjalan menuju kehancurannya sedikit demi sedikit. Setiap helai rambut yang memutih sedang mengabarkan bahwa waktu tidak pernah berhenti. Setiap kerutan yang mulai tampak sedang mengingatkan bahwa dunia bukan tempat menetap. Kelak wajah yang dahulu dipuji-puji akan menua, tangan yang dahulu menggenggam harta akan terbuka tanpa membawa apa pun, dan jasad yang dahulu dielu-elukan perlahan akan menyatu dengan tanah. Betapa ironisnya manusia yang sepanjang hidup sibuk mengagumi tubuhnya, padahal tubuh itu sendiri akan menjadi sesuatu yang paling cepat meninggalkannya. Yang tersisa bukan ketampanan, bukan kecantikan, bukan kekuatan, bukan kemewahan, tetapi hanya amal lilahita'ala yang pernah ia persembahkan kepada rabb-Nya. Tidak ada kendaraan mewah yang ikut masuk liang kuburmu untuk menemanimu. Tidak ada rumah megah yang melindungimu dari gelapnya kubur. Tidak ada jabatan yang menjawab pertanyaan di alam barzakh. Tidak ada pujian yang mampu menerangi kesunyianmu. Wahai jiwa-jiwa manusia yang hari ini masih diberi kesempatan bernafas... jangan biarkan hidupmu habis hanya untuk membesarkan sesuatu yang pasti akan musnah. Karena kenyataan yang paling menyakitkan adalah ketika seseorang baru menyadari bahwa seluruh hidupnya dihabiskan demi mengejar sesuatu yang tidak membawa manfaat apapun bagi akhiratnya, sementara bekal yang seharusnya menerangi kuburnya justru ia tinggalkan dalam kelalaian. Maka sebelum jasadmu dipikul, sebelum rumahmu ditinggalkan, dan sebelum jasadmu kembali menjadi tanah, rendahkanlah hatimu di hadapan Allah dan gunakan apapun dititipkan oleh-Nya untuk menebar kebaikan dimanapun kakimu berpijak bukan digunakan untuk berfoya-foya. Sebab hanya hati yang tunduk kepada-Nya dan kebaikan yang pernah dilakukan semasa hidupnya yang akan tetap hidup, ketika seluruh kebanggaan dunia telah hancur bersama tanah yang menutup jasadmu. #foryou #renungan #masukberandafyp #masukberanda #fyppppppppppppppppppppppp

About