@emmywire2352: #odunladeadekola #woliagba_ayoajewole #deleomowoli #viral #viratiktok @ODUNLADE ADEKOLA @ayoajewole_woliagba @Deleomowoli_Delerado

Emmy_wire Comedy hux 🏠😂
Emmy_wire Comedy hux 🏠😂
Open In TikTok:
Region: NG
Wednesday 22 July 2026 00:54:11 GMT
103389
14329
194
489

Music

Download

Comments

tayegracefasgion
Taye Grace Fashion :
if your phone is not in your left hand now..say nah lie😂😂😂😂
2026-08-12 22:44:19
40
pretty.gold9224
pretty 🥰🥰 Gold 🪙🪙 :
wat time are you watching this😂😂😂😂😂
2026-09-06 21:49:00
15
princess.oluwakem37
Princess Oluwakemi :
I Love this people 🥰🥰🥰
2026-10-17 19:50:43
1
leoqueen919
LEO ♌️🦁🔥QUEEN👸🌞🌟🧡❤️‍🔥 :
If u never knw Dele u go think say he normal😂😂until he start displaying his Iwa Werey😂😂
2026-09-16 05:59:09
13
lizzy.ewatomi1
Lizzy Ewatomi :
😂😂😂😂😂😂 wisdom is the build question so answer all of them sir
2026-09-09 21:51:48
6
abiodun.oluwakmi
👑 Abbey 👑🏆 oluwakemi :
pepper is coming out from my nose 👃👃👃
2026-09-11 02:02:15
3
bigsikemi0
Sike🪙Gold🥇 :
I like odunlade and woli agba combination 😂😂
2026-09-12 02:56:16
6
omoemithegreat0
💎 🙏 🌹FIRST BORN :
all this woli AGBA children are something else
2026-09-13 19:00:37
3
bolanleakintolayo2
dollpzion :
this people wan wound me 😁😁😁😁
2026-09-09 18:22:47
6
bolutife012
BOLUWATIFEKORI012 :
God Abeg dele will not kill me 😂😂😂😂
2026-09-16 17:10:37
4
lhcakeandpastryinakure
L & H CAKE AND PASTRY IN AKURE :
they have frustrated😔 Pastor Adekola 🤣🤣🤣🤣🤣🤣
2026-07-24 08:07:25
23
pamilerinaduloju
@Pamilerin002 :
wat time are you watching this😂😂😂😂😂
2026-09-08 23:28:31
3
akinboluresuccess
olamide 💞💞 :
part two found me
2026-08-16 09:33:11
8
daodutobi369
Timmzy tob :
at Last I see this part 2😆
2026-08-16 21:06:48
4
cosmeticsandplanks
Omodasola accessoriesandplanks :
Finally i don dey find 2
2026-08-12 11:58:17
5
pappy2g
baba ayinde/amobi :
tani eniti o su awon iyawo solomon ni opo🥰
2026-09-15 14:56:57
3
precious10749
PRECIOUS🔥 :
This people 😹😹😹😹😹
2026-09-15 14:16:02
1
user1615486272170
mhiz mary001 :
Asoju CAN ni mi sir 🤣😂🤣🤣
2026-09-01 08:35:29
3
.jv373
Ľĩł Jãvĩş💕💘💖 :
Adekola baba Ogba
2026-07-22 22:44:51
10
faishatopeyemi7
Omo mum 😘❤️😘 :
Omo see question
2026-08-29 10:30:03
2
hjsgg.ghjs
iBukun.ogowow :
😂😂😂😂😂😂
2026-08-31 02:05:37
1
jegedeademola
jegede ademola❤️👑👑👑 :
This kola no well ajeh 🤪🤪🤪
2026-07-24 07:26:55
4
olaleyenimota0
✨ NEEMAH ⚡🌹 :
At last I don see part 2
2026-08-19 11:35:29
3
user36327294330848
Sunny Dee86 :
afi suru 😂😂🤣🤣
2026-08-27 23:11:51
1
tylerbelinda
oni jumoke ajoke :
😂😂😂😂😂 I don laugh pa🤣 koronika ke???
2026-09-08 15:04:39
2
To see more videos from user @emmywire2352, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Biasanya kompleks perkantoran identik dengan rapat, tumpukan berkas, dan orang-orang yang sibuk mengejar tanda tangan. Namun pada Minggu (18/10/2026), kompleks perkantoran Pemerintah Kabupaten  Seruyan punya urusan yang jauh lebih mendesak: menghadapi kobaran api. Kebakaran hutan dan lahan mengancam kawasan perkantoran Pemkab Seruyan. Api yang berasal dari arah Desa Sungai Undang bergerak mendekati sejumlah kantor pemerintahan. Beberapa kantor yang berada di sekitar lokasi antara lain Dinas Tenaga Kerja (Disnaker), PUPR, Bapedalitbang, Dinas Perikanan, Inspektorat, DKPP, hingga KPU. Situasi ini membuat petugas pemadam kebakaran harus bekerja lebih serius. Sebab, yang dihadapi bukan lagi sekadar lahan terbakar di lokasi yang jauh dari aktivitas masyarakat. Api sudah mendekati kawasan tempat orang-orang bekerja mengurus pemerintahan. Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Seruyan Nomo Koeswoyo mengatakan, pihaknya sudah bersiaga sejak malam setelah menerima laporan dari masyarakat. Api diketahui mengarah dari Desa Sungai Undang. Kondisi lahan yang didominasi gambut juga menjadi perhatian karena membuat proses penanganan kebakaran tidak bisa dilakukan sembarangan. “Dari tadi malam kami sudah siaga sesuai laporan masyarakat. Api mengarah dari Desa Sungai Undang,” katanya saat ditemui di tengah penanganan karhutla, Minggu (18/10). Untuk melakukan pemadaman, DPKP Seruyan mengerahkan dua unit mobil pemadam kebakaran dan satu unit mobil slip on. Penanganan mulai dilakukan sekitar pukul 09.30 WIB. Untungnya, petugas masih punya modal penting untuk melawan api, Nomo mengatakan, proses pemadaman cukup terbantu dengan keberadaan embung di sejumlah wilayah. Akses menuju lokasi kebakaran juga relatif mudah dijangkau. “Alhamdulillah, kendala tidak terlalu ada karena di tiap wilayah terdapat embung dan pasokan air yang memadai. Akses juga mudah,” ujarnya. Penanganan kebakaran tidak dilakukan DPKP seorang diri. Sejumlah instansi ikut terlibat, termasuk Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), TNI, dan Polri.Masing-masing pihak membagi wilayah penanganan agar api tidak semakin meluas, terutama ke kawasan perkantoran. Sejumlah pejabat daerah juga turun memantau kondisi di lapangan. Mulai dari Wakil Bupati, Sekretaris Daerah, hingga kepala perangkat daerah ikut melihat langsung situasi kebakaran. Wajar jika perhatian pemerintah daerah cukup besar. Lokasi kebakaran berada cukup dekat dengan kompleks perkantoran. Bahkan, salah satu bagian bangunan Disnaker disebut turut terdampak. “Dalam kejadian itu, salah satu bagian bangunan Disnaker turut terdampak. Api mengenai bagian dinding plafon yang terdapat sarang burung,” tutur Nomo. Dari kejadian tersebut, Nomo mengingatkan setiap perangkat daerah agar tidak menganggap kesiapsiagaan menghadapi karhutla sebagai urusan petugas pemadam saja. Menurutnya, setiap dinas sebaiknya memiliki peralatan dasar untuk penanganan awal, seperti mesin pompa air atau kato beserta selang. Peralatan tersebut dinilai dapat membantu mempercepat respons ketika kebakaran terjadi di sekitar lingkungan perkantoran. Sebab, dalam urusan kebakaran, menunggu api benar-benar mendekati gedung sebelum mencari alat pemadam tentu bukan strategi yang paling masuk akal. “Ketersediaan peralatan dasar tersebut dapat membantu mempercepat respons ketika kebakaran terjadi di sekitar lingkungan perkantoran,” tandasnya#disnakerseruyan #kebakaran #breakingnews  #seruyan #kantorterbakar
Biasanya kompleks perkantoran identik dengan rapat, tumpukan berkas, dan orang-orang yang sibuk mengejar tanda tangan. Namun pada Minggu (18/10/2026), kompleks perkantoran Pemerintah Kabupaten Seruyan punya urusan yang jauh lebih mendesak: menghadapi kobaran api. Kebakaran hutan dan lahan mengancam kawasan perkantoran Pemkab Seruyan. Api yang berasal dari arah Desa Sungai Undang bergerak mendekati sejumlah kantor pemerintahan. Beberapa kantor yang berada di sekitar lokasi antara lain Dinas Tenaga Kerja (Disnaker), PUPR, Bapedalitbang, Dinas Perikanan, Inspektorat, DKPP, hingga KPU. Situasi ini membuat petugas pemadam kebakaran harus bekerja lebih serius. Sebab, yang dihadapi bukan lagi sekadar lahan terbakar di lokasi yang jauh dari aktivitas masyarakat. Api sudah mendekati kawasan tempat orang-orang bekerja mengurus pemerintahan. Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Seruyan Nomo Koeswoyo mengatakan, pihaknya sudah bersiaga sejak malam setelah menerima laporan dari masyarakat. Api diketahui mengarah dari Desa Sungai Undang. Kondisi lahan yang didominasi gambut juga menjadi perhatian karena membuat proses penanganan kebakaran tidak bisa dilakukan sembarangan. “Dari tadi malam kami sudah siaga sesuai laporan masyarakat. Api mengarah dari Desa Sungai Undang,” katanya saat ditemui di tengah penanganan karhutla, Minggu (18/10). Untuk melakukan pemadaman, DPKP Seruyan mengerahkan dua unit mobil pemadam kebakaran dan satu unit mobil slip on. Penanganan mulai dilakukan sekitar pukul 09.30 WIB. Untungnya, petugas masih punya modal penting untuk melawan api, Nomo mengatakan, proses pemadaman cukup terbantu dengan keberadaan embung di sejumlah wilayah. Akses menuju lokasi kebakaran juga relatif mudah dijangkau. “Alhamdulillah, kendala tidak terlalu ada karena di tiap wilayah terdapat embung dan pasokan air yang memadai. Akses juga mudah,” ujarnya. Penanganan kebakaran tidak dilakukan DPKP seorang diri. Sejumlah instansi ikut terlibat, termasuk Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), TNI, dan Polri.Masing-masing pihak membagi wilayah penanganan agar api tidak semakin meluas, terutama ke kawasan perkantoran. Sejumlah pejabat daerah juga turun memantau kondisi di lapangan. Mulai dari Wakil Bupati, Sekretaris Daerah, hingga kepala perangkat daerah ikut melihat langsung situasi kebakaran. Wajar jika perhatian pemerintah daerah cukup besar. Lokasi kebakaran berada cukup dekat dengan kompleks perkantoran. Bahkan, salah satu bagian bangunan Disnaker disebut turut terdampak. “Dalam kejadian itu, salah satu bagian bangunan Disnaker turut terdampak. Api mengenai bagian dinding plafon yang terdapat sarang burung,” tutur Nomo. Dari kejadian tersebut, Nomo mengingatkan setiap perangkat daerah agar tidak menganggap kesiapsiagaan menghadapi karhutla sebagai urusan petugas pemadam saja. Menurutnya, setiap dinas sebaiknya memiliki peralatan dasar untuk penanganan awal, seperti mesin pompa air atau kato beserta selang. Peralatan tersebut dinilai dapat membantu mempercepat respons ketika kebakaran terjadi di sekitar lingkungan perkantoran. Sebab, dalam urusan kebakaran, menunggu api benar-benar mendekati gedung sebelum mencari alat pemadam tentu bukan strategi yang paling masuk akal. “Ketersediaan peralatan dasar tersebut dapat membantu mempercepat respons ketika kebakaran terjadi di sekitar lingkungan perkantoran,” tandasnya#disnakerseruyan #kebakaran #breakingnews #seruyan #kantorterbakar

About