@ceritawarunkkopi: Residu Sampah Bagus, Tapi Jangan Tambah Beban Warga! MAKASSAR – Kebijakan Pemerintah Kota Makassar yang mulai 1 Agustus 2026 hanya menerima sampah residu di TPA Tamangapa dinilai sebagai langkah positif untuk memperbaiki pengelolaan sampah dan menghentikan sistem open dumping. Namun, kebijakan tersebut diharapkan tidak menambah beban masyarakat. Pasalnya, warga diminta menyiapkan tiga tempat sampah terpisah untuk sampah organik, anorganik, dan residu. Di tengah kondisi ekonomi yang masih lesu, kebijakan itu dinilai berpotensi menambah pengeluaran rumah tangga. Terlebih, selama ini masyarakat juga telah membayar iuran sampah setiap bulan. Pemerintah seharusnya lebih dulu memastikan kesiapan sarana dan prasarana, termasuk menyediakan fasilitas pemilahan atau bantuan tempat sampah bagi warga, sebelum mewajibkan aturan tersebut. Bukan memaksa warga membeli alat komposter atau ember tumpuk tambahan, serta menyita waktu untuk memilah, adalah beban ganda yang tidak adil. Edukasi dan dukungan nyata dinilai lebih penting daripada membebankan biaya baru kepada masyarakat. Prinsip pengelolaan sampah berbasis residu memang patut didukung demi lingkungan yang lebih bersih. Namun, keberhasilan program itu akan bergantung pada kebijakan yang tidak memberatkan warga, melainkan mempermudah masyarakat untuk ikut berpartisipasi. #pemkotmakassar #sampah #tpatamangapa #makassar #makassarinfo
Cerita Warkop
Region: ID
Wednesday 22 July 2026 08:53:04 GMT
Music
Download
Comments
Amiruddin sialla :
THE THIS A GOOG IDE
2026-07-27 07:14:53
1
ria :
perlu di tinjau ulang, karena sampah basah mau di buang kemana kalau tidak di angkut, sedangkankami tidak punya halaman untuk di buatkebun, sedangkanrtku jg tidak punya halaman untuk buat teba , jadibagaimana ini dolosinya pak appi, sampahbasah msu dibuang kemana????
2026-07-22 23:02:12
119
susilowaty355cici :
yang ada tempat sampahnya hilang dicuri orang...di Indonesia apa sih yang tidak hilang. penutup got aja dicuri...
2026-07-22 20:14:11
100
lassabe :
pusing kamma banyak kok di pinggir jalan bisa di lempar fepan ruma rt rt nanti rt yg pungut to dia yg di gaji
2026-07-27 02:37:00
5
BAHRAM :
beli t4 sampah 3 biji taruh di depan rumah sekalinya bsk hilang🤣🤣🤣🤣
2026-07-22 22:43:28
96
INDY :
janji gratis iuran sampah tidak di tepati eh malah sekarang bikin aturan lagi kayak gini ..😂😂😂
2026-07-22 23:30:53
40
Maharuddin :
jika program ini gagal, maka banjir sampah akan bertumpuk di tepi jalan.....
2026-07-22 20:41:54
69
@silent lover :
tdk lama lagi kanal dan jalan sepi akan jadi pelampiasan warga. 🤣
2026-07-26 09:53:17
5
andi hasbi ahmad :
semua aturan TDK mendukung ke rakyat, hanya menjadi beban yg memberatkan
2026-07-22 23:30:22
23
Fauziyahmega :
yah sdhlah paling kanal yg jadi solusi tepat untuk membuang sampah organik🤣🤣🤣
2026-07-24 08:54:26
6
Yun🐝 :
Soal misah2in sampahnya untuk saya ndk ada masalah.. tp yg masalahnya semua sampah tetap harus diambil, apalagi sampah rumahan yah paling kebanyakan organik. kalau cuma residu yg diambil spertinya sya ndk perlu ji. padahal ada sampah atau tdak tetap wajib bayar iuran😁
2026-07-24 05:40:25
5
PAPA_RICHHH :
Biar dipilah sampah ta tapi pas masuk truk na kasi satuji smua kwkwkkwkwk
2026-07-24 01:26:18
11
Sairin Haning :
Itu hanya himbauan bukan keharusan,
5 tahun yang akan datang ganti walikota, ganti camat, ganti lurah, ganti aturan, warga keluar biaya, lurah, camat naik namanya, warga dikorbankan.
2026-07-24 05:49:54
5
irine_123 :
setiap RR/RW wajib ada bank sampah.. tuk botol plastik.. sampaih sisa makan di tanam di tanah.. jd pupuk buat tanaman. 🙏
2026-07-22 22:17:43
14
ulfah :
siap memilah tapi tolong ttp diangkut semua dong,kalau gak diangkut,adanya malah numpuk sampah dirumah 🤯
2026-07-23 11:02:11
12
user12947374929249489 :
Warga semakin prustrasi mulai dr gratis sampah sampai sebagai janji ternyata tipu tipu waspadalah
2026-07-22 23:55:22
19
fitrayadi :
Aturan ini sdh bagus..bgmn klau pemerintah bantu tempat sampahnya
2026-07-22 20:20:16
6
selebescity :
bikin repot
2026-07-22 18:16:21
5
Ma laundry :
Edukasi yg TDK memberi Solusi 🤭🤭🤭
2026-07-22 22:30:45
10
Ruruk Opek1988 :
walikota asal mau bagus tapi tdk tau kasih solusinya kewarga
2026-07-22 22:01:21
12
omma :
perlu ditinjau ulang... terkesan dipaksakan dan pemerintah tdk mau pusing memikirkan jalan keluar yg terbaik
2026-07-22 16:04:08
8
yhrsa :
terlalu dipaksakan..masa kita disuruh lagi bikin kompos, trus komposx dikemanain ?? aturan harusnya disosialisasi secara merata, masih banyak warga yg bingung ini program. jgn di paksakan..liat aja tumpukan sampah akan ada dimn2
2026-07-22 16:54:51
27
abadiagung995 :
Memang Pemkot otaknya dangkal dan otak nya cuma makan gaji tampa kerja keras, datang absen duduk" dikantor atau ngopi di warung terus absen lagi untuk pulang, saya bicara begini karena saya pernah ASN 6 bulan kemudian saya mengundurkan diri, terus saya kerja di swasta hingga pensiun
2026-07-23 04:51:26
12
Sarayati35 :
Saya juga bingung klw di suruh kompos sedangkan tidak punya tanaman😅
2026-07-25 11:41:24
2
tuan.melipir :
sudah bayar iuran Rp. 35.000/bln,...warga dibebani lagi urusan sampah organik,... jamaJamang bukku
2026-07-24 13:38:04
3
To see more videos from user @ceritawarunkkopi, please go to the Tikwm
homepage.