@official_001_1: #یو لنډ شعر دی ، خدای دی وکړی در باندی ونه غمیږی😘

🏳️پَښتِون✒ اتل 🇦🇫
🏳️پَښتِون✒ اتل 🇦🇫
Open In TikTok:
Region: IR
Wednesday 22 July 2026 11:01:01 GMT
11272
712
130
166

Music

Download

Comments

kkkkk.988
kkkkkkk :
بلکل همداسی ده زنده باد کاکا چار چار
2026-07-23 06:34:18
2
user7027972465769
عبدالقادرمعصومی :
بیشکه
2026-07-23 05:07:05
2
asanuli.norzai.6
احسان الله نورزی نورزی نورزی :
آفرین حاجی ماماجانه
2026-07-22 18:56:00
5
user39517810679
الله محمد کاروان :
ماشاالله حاجی
2026-07-23 04:19:16
2
user9817450521786
احمدی کندهاری :
بیشکه دسمیع سادات ژوند دی خدای تا ته درکړی امین
2026-07-23 06:56:20
0
abdlahdhemad
abdlahd hemad :
ماشاالله🥰🥰🥰افرین 🥰🥰🥰سفین ژری 🥰🥰🥰
2026-07-23 04:59:30
2
stuman12300
stuman12300 :
زبردست مشرہ 🥰🥰🥰
2026-07-22 19:47:14
8
sardarmohammadselab
sardarmohammadsel :
ژوندی اوسي بابا جان
2026-07-23 03:27:28
4
mewardak
M. E Wardak :
2026-07-23 03:43:21
1
babasabur
Baba sabur :
دواد سه بابا جان❤️
2026-07-23 02:34:38
4
the.y.ugi
محمد داسیف خان :
ماشاءالله جزاک لله
2026-07-23 01:29:24
5
user3232329760807
@Usera 4ss23nd5x :
🥰🥰
2026-07-23 03:10:01
1
minalkhan5864
minalkhan5864 :
Daer Aala Allah pakde zhwandai lara 😂😂😂😂😂😂❤️❤️❤️❤️
2026-07-22 22:50:44
3
dy8ogobeu17v
نعمت الله روان :
افرين،نرا،جواب🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰
2026-07-23 02:32:18
2
user629703671861
محمدالله قریشی صاحیب :
ماشاءالله جزاك اللهُ
2026-07-22 18:49:16
4
dy8ogobeu17v
نعمت الله روان :
🥰🥰
2026-07-23 02:32:33
1
himataluha
حکمت الله هجران :
قوربان حاجی کاکا 🥰🥰🥰🥰😂😂😂
2026-07-22 12:09:57
3
umamaumer0
umamaumer0 :
🥰🥰🥰🥰
2026-07-22 19:59:53
2
afglalaafglala
Afg Lala Afg Lala :
افرین
2026-07-22 20:58:01
2
To see more videos from user @official_001_1, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

PADANG – Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Sumatera Barat mengungkap perkembangan penyelidikan dugaan tindak pidana korupsi dalam perjanjian jual beli batu bara untuk Unit Pembangkitan Bukit Asam (UPB) Ombilin yang dilaksanakan oleh PT PLN Energi Primer Indonesia (PLN EPI) bersama tiga perusahaan pemasok selama periode 2020–2023. Perkembangan penanganan perkara tersebut disampaikan dalam konferensi pers yang digelar di Mapolda Sumbar, Jumat (10/7). Kegiatan dipimpin Kabid Humas Polda Sumbar Kombes Pol Susmelawati Rosya didampingi Kasubdit III Tipidkor. Dalam keterangannya, Kombes Pol Susmelawati Rosya menyampaikan bahwa penyelidikan awal saat ini menyoroti tiga perusahaan yang diduga terlibat dalam perjanjian jual beli batu bara untuk kebutuhan UPB Ombilin. Ketiga perusahaan tersebut yakni CV Putri Surya Pratama Natural (PSPN), CV Tahiti Coal (TC), serta konsorsium PT Mivagio Coal Indonesia (MCI) dan PT Nusa Alam Lestari (NAL). Penyidik mengacu pada hasil pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) yang menemukan indikasi kerugian negara sekitar Rp129 miliar. Nilai tersebut masih akan didalami dalam proses penyidikan untuk memastikan besaran kerugian dan pihak-pihak yang bertanggung jawab. Dalam waktu dekat, penyidik akan memanggil pihak-pihak yang mewakili perusahaan terkait guna dimintai keterangan dan klarifikasi atas berbagai temuan yang telah dikumpulkan. Menurut Susmelawati, penanganan perkara di Sumatera Barat merupakan pengembangan dari penyelidikan yang sebelumnya dilakukan Mabes Polri terkait dugaan penyimpangan pengadaan batu bara di lingkungan PLN yang sempat dikaitkan dengan peristiwa blackout di sejumlah wilayah Sumatera. Hingga kini, Ditreskrimsus Polda Sumbar masih mengumpulkan dokumen, memeriksa saksi, serta melengkapi alat bukti guna memastikan ada atau tidaknya unsur tindak pidana korupsi sebelum menentukan langkah hukum berikutnya. Foto: Kabid Humas Polda Sumbar Kombes Pol Susmelawati Rosya didampingi Kasubdit III Tipidkor memberikan keterangan pers terkait perkembangan penyelidikan dugaan korupsi pengadaan batu bara untuk UPB Ombilin di Mapolda Sumbar, Jumat (10/7).
PADANG – Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Sumatera Barat mengungkap perkembangan penyelidikan dugaan tindak pidana korupsi dalam perjanjian jual beli batu bara untuk Unit Pembangkitan Bukit Asam (UPB) Ombilin yang dilaksanakan oleh PT PLN Energi Primer Indonesia (PLN EPI) bersama tiga perusahaan pemasok selama periode 2020–2023. Perkembangan penanganan perkara tersebut disampaikan dalam konferensi pers yang digelar di Mapolda Sumbar, Jumat (10/7). Kegiatan dipimpin Kabid Humas Polda Sumbar Kombes Pol Susmelawati Rosya didampingi Kasubdit III Tipidkor. Dalam keterangannya, Kombes Pol Susmelawati Rosya menyampaikan bahwa penyelidikan awal saat ini menyoroti tiga perusahaan yang diduga terlibat dalam perjanjian jual beli batu bara untuk kebutuhan UPB Ombilin. Ketiga perusahaan tersebut yakni CV Putri Surya Pratama Natural (PSPN), CV Tahiti Coal (TC), serta konsorsium PT Mivagio Coal Indonesia (MCI) dan PT Nusa Alam Lestari (NAL). Penyidik mengacu pada hasil pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) yang menemukan indikasi kerugian negara sekitar Rp129 miliar. Nilai tersebut masih akan didalami dalam proses penyidikan untuk memastikan besaran kerugian dan pihak-pihak yang bertanggung jawab. Dalam waktu dekat, penyidik akan memanggil pihak-pihak yang mewakili perusahaan terkait guna dimintai keterangan dan klarifikasi atas berbagai temuan yang telah dikumpulkan. Menurut Susmelawati, penanganan perkara di Sumatera Barat merupakan pengembangan dari penyelidikan yang sebelumnya dilakukan Mabes Polri terkait dugaan penyimpangan pengadaan batu bara di lingkungan PLN yang sempat dikaitkan dengan peristiwa blackout di sejumlah wilayah Sumatera. Hingga kini, Ditreskrimsus Polda Sumbar masih mengumpulkan dokumen, memeriksa saksi, serta melengkapi alat bukti guna memastikan ada atau tidaknya unsur tindak pidana korupsi sebelum menentukan langkah hukum berikutnya. Foto: Kabid Humas Polda Sumbar Kombes Pol Susmelawati Rosya didampingi Kasubdit III Tipidkor memberikan keterangan pers terkait perkembangan penyelidikan dugaan korupsi pengadaan batu bara untuk UPB Ombilin di Mapolda Sumbar, Jumat (10/7).

About