@ummu.maryam154: Bismillah Ingatlah, kita butuh doa agar bisa istiqamah karena hati kita bisa saja berbolak-balik. Oleh karenanya, do’a yang paling sering Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam panjatkan adalah, يَا مُقَلِّبَ الْقُلُوبِ ثَبِّتْ قَلْبِى عَلَى دِينِكَ “Ya muqollibal quluub tsabbit qolbi ‘alaa diinik (Wahai Dzat yang Maha Membolak-balikkan hati, teguhkanlah hatiku di atas agama-Mu).” Cerita lengkapnya bisa dilihat dalam hadits berikut ini. Syahr bin Hawsyab berkata bahwa ia berkata pada istri Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, Ummu Salamah, يَا أُمَّ الْمُؤْمِنِينَ مَا كَانَ أَكْثَرُ دُعَاءِ رَسُولِ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- إِذَا كَانَ عِنْدَكِ “Wahai Ummul Mukminin, apa do’a yang sering dipanjatkan oleh Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam jika berada di sisimu?” Ummu Salamah menjawab, كَانَ أَكْثَرُ دُعَائِهِ « يَا مُقَلِّبَ الْقُلُوبِ ثَبِّتْ قَلْبِى عَلَى دِينِكَ ». “Yang sering dibaca oleh Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam adalah, ’Ya muqollibal quluub tsabbit qolbii ‘ala diinik (Wahai Dzat yang Maha Membolak-balikkan hati, teguhkanlah hatiku di atas agama-Mu)’.” Ummu Salamah pernah bertanya pada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, يَا رَسُولَ اللَّهِ مَا لأَكْثَرِ دُعَائِكَ يَا مُقَلِّبَ الْقُلُوبِ ثَبِّتْ قَلْبِى عَلَى دِينِكَ “Wahai Rasulullah kenapa engkau lebih sering berdo’a dengan do’a, ’Ya muqollibal quluub tsabbit qolbii ‘ala diinik (Wahai Dzat yang Maha Membolak-balikkan hati, teguhkanlah hatiku di atas agama-Mu)’. ” Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam seraya menjawab, يَا أُمَّ سَلَمَةَ إِنَّهُ لَيْسَ آدَمِىٌّ إِلاَّ وَقَلْبُهُ بَيْنَ أُصْبُعَيْنِ مِنْ أَصَابِعِ اللَّهِ فَمَنْ شَاءَ أَقَامَ وَمَنْ شَاءَ أَزَاغَ “Wahai Ummu Salamah, yang namanya hati manusia selalu berada di antara jari-jemari Allah. Siapa saja yang Allah kehendaki, maka Allah akan berikan keteguhan dalam iman. Namun siapa saja yang dikehendaki, Allah pun bisa menyesatkannya.” Setelah itu Mu’adz bin Mu’adz (yang meriwayatkan hadits ini) membacakan ayat, رَبَّنَا لَا تُزِغْ قُلُوبَنَا بَعْدَ إِذْ هَدَيْتَنَا “Ya Tuhan kami, janganlah Engkau jadikan hati kami condong kepada kesesatan sesudah Engkau beri petunjuk kepada kami.” (QS. Ali Imran: 8) (HR. Tirmidzi, no. 3522; Ahmad, 6: 315. Tirmidzi mengatakan bahwa hadits ini hasan. Al-Hafizh Abu Thahir mengatakan bahwa sanad hadits ini hasan) Hanya Allah yang memberi taufik dan hidayah untuk terus berada di atas ketaatan.
Ummu Maryam
Region: ID
Wednesday 22 July 2026 13:38:35 GMT
Music
Download
Comments
anca tarada :
hidayah milik Allah, Allah Akbar
2026-07-26 10:25:37
20
I dous :
padahal setiap Jumat an sudah ada di khotbah 😁
2026-07-26 13:28:18
12
Gmi :
Alhamdulillah, kembalilah kepada sunnah dan qur'an..
2026-08-26 02:36:38
2
Hayati23 :
langsung berubah wajahnya before after maasyaa Allah
2026-08-15 23:23:42
7
SuryaWaterMedan :
Alhamdulillah dia sudah sadar
2026-08-01 03:49:46
3
quiqui :
masyallah
2026-07-22 13:50:20
5
user2127434479691 :
up
2026-08-13 15:54:09
0
ZENKI :
motongnya kurang tipis
2026-07-28 11:05:56
0
susahmikir31 :
alhamdulillah
2026-07-30 17:09:16
0
Nahrowi _btr :
ga jauh hadis Ama dalil nya ilmu pamungkkas
2026-07-29 12:47:52
0
Dian :
ya gitu pak ustad sudah sadar
2026-07-30 10:20:24
0
Alexander :
alhamdulillah
2026-08-01 07:06:40
0
BENY IMRON :
Haduh dia membuat narasi yg gak nyambung...
Maulid Nabi itu tetap Sunnah... Tapi banyak Oknum orang NU yg sering mengutarakan Hadist Palsu...
2026-08-28 00:41:50
0
Abu Oren :
padahal vidio nya sama aja, ustadz itu sama2 tak sepakat ada maulid nabi...
2026-08-22 10:27:45
0
arifa adilac 22 :
kalau komplain ya Allah dan Rasulnya, komplain kok ke Wahabi
2026-07-28 10:30:34
0
Can grosir :
@R h i c K z @yOlO
2026-08-27 02:05:19
0
To see more videos from user @ummu.maryam154, please go to the Tikwm
homepage.