@edwin.rowan:

Edwin Rowan
Edwin Rowan
Open In TikTok:
Region: US
Wednesday 22 July 2026 17:12:50 GMT
134
31
5
0

Music

Download

Comments

gionnajenedaddio322
gionnajenedaddio322 :
Send me a text message dear
2026-07-23 11:27:03
0
gionnajenedaddio322
gionnajenedaddio322 :
Are you not ready anymore baby
2026-07-30 10:24:54
1
gionnajenedaddio322
gionnajenedaddio322 :
Send me a text message now so that we can talk better
2026-07-30 10:25:11
1
angiethefortunecookie
prettylilvixen096 :
❤️
2026-07-23 21:23:49
0
gionnajenedaddio322
gionnajenedaddio322 :
@Edwin Rowan
2026-07-30 10:25:25
1
To see more videos from user @edwin.rowan, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Ada fase dalam hidup ketika kita menyadari bahwa tidak semua hal berjalan sesuai harapan. Ada rencana yang gagal, hubungan yang berakhir, kehilangan yang datang tanpa permisi, dan kenyataan yang tidak bisa kita ubah sekeras apa pun kita berusaha. Di saat seperti itu, kita sering menghabiskan tenaga untuk melawan keadaan. Kita bertanya,
Ada fase dalam hidup ketika kita menyadari bahwa tidak semua hal berjalan sesuai harapan. Ada rencana yang gagal, hubungan yang berakhir, kehilangan yang datang tanpa permisi, dan kenyataan yang tidak bisa kita ubah sekeras apa pun kita berusaha. Di saat seperti itu, kita sering menghabiskan tenaga untuk melawan keadaan. Kita bertanya, "Mengapa harus terjadi?" atau "Seandainya waktu bisa diputar kembali." Padahal, semakin lama kita menolak kenyataan, semakin berat beban yang kita pikul. Menerima bukan berarti menyerah. Menerima adalah keberanian untuk melihat hidup apa adanya. Mengakui bahwa ada hal-hal yang memang berada di luar kendali kita. Hidup selalu menghadirkan dua sisi. Kadang membawa kebahagiaan, kadang menghadirkan luka. Keduanya datang silih berganti, mengajarkan kita tentang syukur dan ketegaran. Belajar merelakan juga bukan tanda kelemahan. Justru di situlah kekuatan hati diuji. Kita melepaskan bukan karena tidak peduli, tetapi karena memahami bahwa tidak semua yang kita inginkan memang ditakdirkan untuk tinggal. Saat kita berhenti menggenggam terlalu erat, hati mulai memiliki ruang untuk bernapas. Ruang untuk menerima kebahagiaan baru, kesempatan baru, dan kedamaian yang selama ini tertutup oleh rasa kehilangan. Damai bukan datang ketika semua masalah selesai. Damai hadir ketika kita berhenti berperang dengan kenyataan. Percayalah, apa yang benar-benar menjadi bagian hidup kita tidak akan pergi hanya karena waktu. Dan apa yang memang harus pergi, tidak akan bisa dipertahankan dengan memaksa. Belajarlah menerima saat hidup terasa sulit. Bersyukurlah ketika hidup sedang menyenangkan. Lalu, jika tiba waktunya kehilangan, relakan dengan ikhlas dan lepaskan dengan tenang. Karena semakin dewasa, kita akan mengerti bahwa kebahagiaan bukan tentang memiliki segalanya, melainkan tentang mampu menerima apa yang ada, merelakan apa yang pergi, dan tetap melangkah dengan hati yang damai. Dr. Bima Hermastho SOUL 50+ #Soul50Plus #MaknaHidup #RefleksiHidup #BelajarMerelakan #BelajarMelepas

About