@gulirano.qurbanov:

Gulirano 🇺🇿
Gulirano 🇺🇿
Open In TikTok:
Region: TR
Wednesday 22 July 2026 20:47:47 GMT
599
150
0
5

Music

Download

Comments

There are no more comments for this video.
To see more videos from user @gulirano.qurbanov, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Ungkapan yang dinisbatkan kepada Jalal al-Din Rumi ini mengajarkan bahwa kedewasaan moral tidak ditunjukkan dengan sibuk menghakimi kesalahan orang lain, melainkan dengan menjadikan setiap peristiwa sebagai pelajaran untuk memperbaiki diri. Orang yang bijaksana lebih banyak bercermin daripada menunjuk. “Jalan moral bukanlah untuk mencari-cari kesalahan orang lain” mengingatkan bahwa tujuan akhlak bukan untuk merasa lebih suci atau lebih benar daripada orang lain. Terlalu sibuk mengawasi kekurangan orang lain sering kali membuat seseorang lupa melihat kekurangan dirinya sendiri. Padahal, setiap manusia memiliki aib dan kelemahan yang perlu diperbaiki. “Melainkan untuk belajar dari contoh buruk mereka” mengandung makna bahwa kesalahan orang lain dapat menjadi cermin agar kita tidak mengulanginya. Ketika melihat seseorang jatuh karena kesombongan, kebohongan, atau ketidakjujuran, ambillah hikmahnya tanpa merendahkan pelakunya. Jadikan pengalaman itu sebagai pengingat agar kita lebih berhati-hati dalam menjaga akhlak dan perilaku. Namun, belajar dari kesalahan orang lain bukan berarti menikmati kegagalan mereka atau merasa lebih baik dari mereka. Sebaliknya, sikap yang benar adalah mendoakan, mengambil pelajaran, dan menyadari bahwa kita pun bisa tergelincir jika tidak dijaga oleh Allah. Kerendahan hati akan membuat seseorang lebih mudah berempati daripada menghakimi. Dalam ajaran Islam, seorang mukmin dianjurkan untuk menutupi aib saudaranya, memberikan nasihat dengan cara yang baik, dan tidak mudah berprasangka. Rasulullah SAW mengajarkan agar seseorang lebih dahulu memperbaiki dirinya sebelum sibuk memperbaiki orang lain. Sebab perubahan yang paling berharga adalah perubahan yang dimulai dari diri sendiri. Pesannya adalah jangan jadikan kesalahan orang lain sebagai bahan celaan atau alat untuk meninggikan diri. Jadikanlah setiap kekeliruan yang kita lihat sebagai pelajaran agar kita semakin berhati-hati dalam bersikap, semakin rendah hati, dan semakin menyadari bahwa semua manusia membutuhkan bimbingan serta rahmat Allah. Wallahu 'Alam #dadiakbarproduction #Islam #Sufi #Rumi #Tasawuf
Ungkapan yang dinisbatkan kepada Jalal al-Din Rumi ini mengajarkan bahwa kedewasaan moral tidak ditunjukkan dengan sibuk menghakimi kesalahan orang lain, melainkan dengan menjadikan setiap peristiwa sebagai pelajaran untuk memperbaiki diri. Orang yang bijaksana lebih banyak bercermin daripada menunjuk. “Jalan moral bukanlah untuk mencari-cari kesalahan orang lain” mengingatkan bahwa tujuan akhlak bukan untuk merasa lebih suci atau lebih benar daripada orang lain. Terlalu sibuk mengawasi kekurangan orang lain sering kali membuat seseorang lupa melihat kekurangan dirinya sendiri. Padahal, setiap manusia memiliki aib dan kelemahan yang perlu diperbaiki. “Melainkan untuk belajar dari contoh buruk mereka” mengandung makna bahwa kesalahan orang lain dapat menjadi cermin agar kita tidak mengulanginya. Ketika melihat seseorang jatuh karena kesombongan, kebohongan, atau ketidakjujuran, ambillah hikmahnya tanpa merendahkan pelakunya. Jadikan pengalaman itu sebagai pengingat agar kita lebih berhati-hati dalam menjaga akhlak dan perilaku. Namun, belajar dari kesalahan orang lain bukan berarti menikmati kegagalan mereka atau merasa lebih baik dari mereka. Sebaliknya, sikap yang benar adalah mendoakan, mengambil pelajaran, dan menyadari bahwa kita pun bisa tergelincir jika tidak dijaga oleh Allah. Kerendahan hati akan membuat seseorang lebih mudah berempati daripada menghakimi. Dalam ajaran Islam, seorang mukmin dianjurkan untuk menutupi aib saudaranya, memberikan nasihat dengan cara yang baik, dan tidak mudah berprasangka. Rasulullah SAW mengajarkan agar seseorang lebih dahulu memperbaiki dirinya sebelum sibuk memperbaiki orang lain. Sebab perubahan yang paling berharga adalah perubahan yang dimulai dari diri sendiri. Pesannya adalah jangan jadikan kesalahan orang lain sebagai bahan celaan atau alat untuk meninggikan diri. Jadikanlah setiap kekeliruan yang kita lihat sebagai pelajaran agar kita semakin berhati-hati dalam bersikap, semakin rendah hati, dan semakin menyadari bahwa semua manusia membutuhkan bimbingan serta rahmat Allah. Wallahu 'Alam #dadiakbarproduction #Islam #Sufi #Rumi #Tasawuf

About