@el1a_07:

𝓾𝓶𝓲𝓭𝓸𝓿𝓷𝓪𝓪
𝓾𝓶𝓲𝓭𝓸𝓿𝓷𝓪𝓪
Open In TikTok:
Region: UZ
Wednesday 22 July 2026 22:12:12 GMT
24
2
0
1

Music

Download

Comments

There are no more comments for this video.
To see more videos from user @el1a_07, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

SIDE STORY 6 | CIEL KENA ROASTING KING GOBTA... Ciel masih memeluk lengan Rimuru erat. Sesekali ia melirik Chloe dengan pipi yang masih sedikit menggembung.
SIDE STORY 6 | CIEL KENA ROASTING KING GOBTA... Ciel masih memeluk lengan Rimuru erat. Sesekali ia melirik Chloe dengan pipi yang masih sedikit menggembung. "...Masih iri." Rimuru hanya bisa tersenyum pasrah. "Sudah, sudah..." Di tengah suasana itu... Gobta maju selangkah sambil menyeringai jahil. "Heh, Ciel." Ciel menoleh perlahan. "Apa?" Gobta menyilangkan kedua tangannya. "Dari tadi aku ngira kamu itu Manas terkuat." "Iya." "Ternyata..." Gobta sengaja berhenti sejenak. "...Mentalnya kalah sama Ramiris." "......" Ramiris langsung protes. "WOI! KENAPA MALAH BAWA-BAWA AKU?!" Seluruh ruangan mulai menahan tawa. Gobta melanjutkan dengan wajah polos. "Baru lima menit punya tubuh..." "Udah guling-guling." "Udah nangis." "Udah teriak." "Udah ngambek." "Kalau seminggu lagi punya tubuh, jangan-jangan Tempest tenggelam gara-gara air matamu." Hening. Shion langsung menundukkan kepala, bahunya bergetar menahan tawa. Carrera menutup mulutnya. Ultima menggigit bibir agar tidak tertawa. Testarossa bahkan harus meletakkan cangkir tehnya karena mulai kehilangan ketenangan. Gobta masih belum berhenti. "Terus..." "Kamu tadi bilang Manas paling hebat, kan?" "Iya." "Tapi begitu dengar kata 'ciuman pertama'..." Gobta langsung menjatuhkan dirinya ke lantai sambil menirukan Ciel. "UWAAAAA!!" "Iriiii!!" "Aku juga mauuu!!" Lalu ia berguling ke kanan. Ke kiri. Ke kanan lagi. "Saya Manas terkuat!!" "Tapi hati saya selembek tahu!" "UWAAAA!!" BRAK! Seluruh laboratorium langsung meledak oleh gelak tawa. "Hahahahaha!" "Kuhahahahaha!" Ramiris sampai berguling di lantai sambil memegangi perutnya. Carrera dan Ultima tertawa tanpa bisa berhenti. Bahkan Diablo menutup mulutnya dengan tangan, berusaha menjaga wibawa, tetapi bahunya terlihat bergetar menahan tawa. Di tengah gelak tawa itu... Ciel membeku. "..." Pipinya perlahan memerah. Ia menundukkan kepala. Lalu diam-diam bersembunyi di belakang punggung Rimuru, hanya memperlihatkan sedikit wajahnya. "..." "S-semua..." "...Menertawakan saya." Suaranya jauh lebih pelan dari biasanya. Rimuru menoleh dan melihat wajah Ciel yang merah hingga ke telinga. Ia bahkan menunduk malu sambil mencengkeram ujung baju Rimuru. Melihat itu, tawa di ruangan justru semakin pecah. "Lucu banget!" "Ekspresinya berubah!" "Ciel malu!" Ramiris menunjuk Ciel sambil tertawa terbahak-bahak. "ASTAGA!" "TERNYATA MANAS TERKUAT BISA MALU JUGA!" Wajah Ciel semakin merah. Ia makin bersembunyi di belakang Rimuru. "...Rimuru." "Iya?" "...Tolong hentikan mereka." Rimuru hanya tersenyum geli sambil mengusap pelan kepala Ciel. "Pat..." "Pat..." "Sudah, jangan diisengin lagi." Namun begitu melihat Ciel masih bersembunyi sambil sesekali mengintip dengan wajah merah padam... Gobta malah nyengir lebar. "Ehehe... ternyata selain kuat, Ciel juga gampang malu, ya." Mendengar itu, Ciel perlahan mengangkat wajahnya. Tatapannya langsung mengunci Gobta. "...Gobta." "Eh?" "Saya baru memperoleh tubuh fisik selama lima menit." "Benar." "Lalu dalam lima menit itu..." "Saya sudah mengetahui siapa orang paling berisik di Tempest." Gobta berkedip. "Hah?" "Itu adalah Anda." Gelak tawa kembali memenuhi laboratorium, sementara Ciel kembali bersembunyi di belakang Rimuru dengan wajah yang masih semerah cintaku padamu.. #fanfiction #rimurutempest #tenseishitaraslimedattaken #tensura

About