@bloknesia.net: JAKARTA, bloknesia.net – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkap dugaan penerimaan uang oleh anggota DPR RI periode 2024–2029, Anwar Sadad, saat menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD Provinsi Jawa Timur. Pelaksana Tugas Direktur Penyidikan KPK, Achmad Taufik Husein, menyebutkan bahwa Anwar Sadad diduga menerima uang sebesar Rp6,9 miliar melalui perantara stafnya, Bagus Wahyudiono. “AS melalui BGS diduga menerima ijon yang diterima di awal sekurang-kurangnya sebesar Rp6,9 miliar,” ujar Taufik di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Rabu (22/7/2026). KPK menduga uang tersebut berasal dari tiga pihak swasta, yakni Achmad Yahya, M. Fathullah, serta Ra Wahid Ruslan. Penyerahan dana disebut dilakukan melalui staf Anwar Sadad, Bagus Wahyudiono. Rinciannya, Achmad Yahya diduga memberikan Rp1,87 miliar untuk memperoleh dana hibah sebesar Rp14,8 miliar. Sementara M. Fathullah diduga memberikan Rp3,61 miliar untuk dana hibah senilai Rp24 miliar. Adapun Ra Wahid Ruslan diduga menyerahkan Rp1,42 miliar untuk memperoleh dana hibah sebesar Rp28,9 miliar. Total keseluruhan dana yang diduga diterima mencapai Rp6,9 miliar. KPK menyatakan masih mendalami lebih lanjut aliran dana dan peran masing-masing pihak dalam perkara tersebut. Kasus ini merupakan pengembangan dari perkara dugaan korupsi dana hibah Pemerintah Provinsi Jawa Timur yang sebelumnya mencuat melalui operasi tangkap tangan (OTT) pada Desember 2022, yang menjerat Wakil Ketua DPRD Jatim periode 2019–2024, Sahat Tua Simanjuntak. Dalam pengembangan perkara tersebut, KPK telah menetapkan total 21 tersangka. Namun, satu tersangka, yakni Kusnadi, telah dihentikan penyidikannya karena meninggal dunia, sehingga tersisa 20 orang tersangka. Dari total tersebut, tiga orang berstatus sebagai pihak yang diduga menerima suap, yaitu: – Anwar Sadad (AS) – Achmad Iskandar (AI) – Bagus Wahyudiono (BGS) Sementara 17 lainnya merupakan pihak yang diduga sebagai pemberi, yang terdiri dari unsur anggota legislatif dan pihak swasta dari sejumlah daerah di Jawa Timur. #bloknesia #kpk #korupsi #danahibah #jatim

bloknesia
bloknesia
Open In TikTok:
Region: ID
Wednesday 22 July 2026 23:19:37 GMT
41981
648
59
155

Music

Download

Comments

janji.kusdianto
Janji Kusdianto :
p sadad hari Rabu kemarin ketemu sy fi lapas Porong dia bilang akan usul lapas di bangun byk lg.krn akan di tempati dewan jumlah 120 org + staf 120 org + rekanan 240( masing2 dewan 2 rekanan).total 480 org yg akan masuk.
2026-07-23 11:01:05
8
iwan38163
iwan38163 :
tangkap semua yg terlibat
2026-07-23 05:59:25
2
kantor.hukum.baren
Presisi Bareng Gus. ⭐🧡⭐ :
ulamanya ikut menikmati krn sebagian uang hibah tersebut untuk ponpes dan pendidikan diponpes
2026-07-23 22:36:46
6
wantos09
Thoba geot :
indonesia darurat korupsi mana ulamak² kenapa diam saja mana yang namanya MUI
2026-07-23 13:01:57
2
gerakankotakosong
#GerakanCoblosKotakKosong :
Ini kasus gak jelas banget.. Pemberi suap ditahan, tapi penerimanya enggak. Anwar Sadad ini udah lama jadi tersangka tp gak diapa2in sampe sekarang. justru dia jadi anggota DPR RI
2026-07-23 13:59:03
6
aiagwuabahsubsai
Agus Mulyo :
penanganan lambat judulnya aja extra ordinary crime 😁
2026-07-23 23:13:44
3
nauval87387
nauval87387 :
sudah lama ini kog dibiarakan saja itu Anwar sadad
2026-07-23 12:11:02
8
user4510968854018
syaiful :
dari partai apa ya?
2026-07-23 12:23:56
1
badrus.brengos4
Badrus Brengos4 :
KPK gak berani menahan 🤪🤪🤪
2026-07-25 03:27:00
0
sambudi1603
Sambudi :
kok cuma 6,9 m???? lucuuuuu
2026-07-23 17:14:10
0
bambangrudianto96
bambangrudianto96 :
kok gak ditahan
2026-07-24 22:31:45
0
zarzz14
ilham avokado :
pokoknya klo ulama masuk pemerintahan, lupa ilmu agamanya...
2026-07-24 13:35:41
0
taufikurrahman.gr
taufik room :
mantab
2026-07-24 07:35:57
0
blackrock_08
. :
TL nya mana Bos Q, sudah 3 th lho
2026-07-24 09:32:52
0
abadenan86
lanceng sampang :
di tunggu eksekusinya jangan omon" terus udah dua THN yg korupsi masih nrima gaji okeh negara secepatnya eksekusi biar Marwah KPK tidak ter coreng
2026-07-22 23:31:24
2
momoy.momoy1
Momoy Momoy :
kl sdh tersangka artinya sdh tercukupi bukti...
2026-07-23 08:07:32
1
temmycum8
temmy08 :
AS sudah tersangka tapi tidak di tahan aneh kpk 😳
2026-07-23 07:40:09
0
haji.udin21
Haji Udin :
Yaa.. Allah.... Indonesia dlm keadaan sekarat..
2026-07-24 03:03:23
0
fitrisajalah74
Fitrisajalah :
Yaa allah jahat2 yaa orang mana rakyat kecil butuh uang 100 aja pinajam harus dicicil puluhan tahun 🥹
2026-07-23 23:12:27
0
tukang.perabot
anto :
Lelet gak sih kinerjanya KPK untuk kasus ini?perasaan ini jauh dari sebelum pemilu deh, sampai ybs udah di lantik dan lama terima gaji dari menjadi anggota dewan
2026-07-25 07:05:51
0
blue108167
blue🌀 :
mana buktinya gak di tangkap2terus
2026-07-25 11:53:55
0
user7284218821131
GD UTD shop :
Feodalisme masih sangat kuat, yg jadi obyek penderita cuma warga biasa
2026-07-24 00:33:23
0
hermawan.yudi8
Datuk seri Najib Razak :
2026-07-23 23:59:17
0
selametraharjho
untung waras slamet :
tanggung nunggu sampe pemilhan lagi eman sebentar lagi sudah selasai baru lanjut proses....😂😂😂😂😂
2026-07-23 08:25:36
0
To see more videos from user @bloknesia.net, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos


About