@xxpt: #yyyyyyyyyyyyyyyyyy #FS #g80

FS
FS
Open In TikTok:
Region: SA
Thursday 23 July 2026 03:55:44 GMT
14850
826
19
129

Music

Download

Comments

p.tl4
TRO🤴🏻. :
الكفر 🌚
2026-07-23 20:54:14
3
f_nn.3
f_nn.3 :
العروسي ههههههههه
2026-08-06 05:15:04
0
hyky_7
َ :
المخلوط صنع لها
2026-07-23 16:31:23
0
dh_mv
حميدو | 🧉 :
كلمة السر ؟
2026-07-23 14:54:58
0
ipsky
🦇 :
بردت العريكه خذها
2026-07-23 07:06:08
2
h___5558
Al-Shaybani :
الحببببب
2026-07-31 00:33:14
0
iw_fox
Mo” :
وش نوع التضليل ؟
2026-07-23 20:06:03
1
vs87k
S3 :
اذا انت مو كنق انت ايش😂
2026-07-23 13:47:26
1
z.5k42
↯ 𝟕𝐌𝐎🖤 ↯ :
ثلاثه بعد ههههههــهههههههــهههههههــهههههههــهههههههــهههههههــهههههههــههههههه
2026-07-23 11:15:17
1
.5rw
Khaled 🕸️. :
جنط ال١٩ 💔
2026-07-31 16:51:03
0
76i18
FFF :
🫩
2026-07-23 04:58:41
2
vrt797
K7🪽. :
يلبى العريجاء
2026-07-30 20:33:53
0
user8015488361014
𝓐𝓵𝓲❣️ :
أزميل
2026-08-14 00:17:32
0
f9_h16
Faisal :
المخلوط فقط لأصحاب القلوب القويه 😂.
2026-07-23 05:27:35
0
vmw.3
NAWAF👾 :
تقل مبنشر
2026-07-30 20:43:58
0
3lacm
. :
👑👑👑.
2026-07-23 04:15:03
0
To see more videos from user @xxpt, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Penggunaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Aceh (APBA) tahun 2026 untuk pengadaan 23 unit mobil mewah jenis Tank 300 dengan nilai sekitar Rp17,25 miliar menuai sorotan tajam. Pengamat ekonomi dan akademisi Universitas Muhammadiyah Aceh (Unmuha), Dr Taufik A Rahim SE MSi, menilai kebijakan tersebut patut dipertanyakan, terutama jika pengadaan kendaraan itu berkaitan dengan Badan Reintegrasi Aceh (BRA) dan diperuntukkan bagi kepentingan para mantan kombatan Gerakan Aceh Merdeka (GAM). Menurut Taufik, anggaran sebesar Rp17,25 miliar semestinya dapat diarahkan untuk program yang lebih menyentuh kebutuhan ekonomi masyarakat, khususnya mantan kombatan GAM yang hingga kini masih menghadapi persoalan kesejahteraan. “Jika ini merupakan target utama setelah sekitar 21 tahun Damai Aceh untuk memperoleh jabatan dan kesempatan memperkaya diri serta mengubah gaya hidup menjadi mewah, ini sangat zalim dan sama sekali tidak terhormat,” kata Taufik A Rahim, Senin (24/8/2026). Ia menilai penggunaan anggaran publik untuk kendaraan dengan kesan mewah tidak sejalan dengan semangat perdamaian Aceh apabila pada saat bersamaan masih banyak masyarakat, termasuk mantan kombatan GAM, yang belum memperoleh pemberdayaan ekonomi secara memadai. Taufik mengingatkan bahwa perdamaian Aceh yang telah berjalan lebih dari dua dekade seharusnya menjadi momentum untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara luas, bukan justru melahirkan gaya hidup elit di kalangan tertentu. “Masih banyak para mantan kombatan GAM yang saat ini hidupnya sangat susah dan belum terberdayakan secara ekonomi. Mereka seharusnya diarahkan menuju usaha kemakmuran bersama dengan seluruh rakyat Aceh,” ujarnya. Taufik mengingatkan bahwa perjuangan GAM dan proses perdamaian Aceh tidak semestinya dimaknai sebagai jalan bagi sebagian elite untuk menikmati fasilitas dan gaya hidup mewah. Menurutnya, masih terdapat mantan kombatan maupun aktivis yang dahulu ikut memperjuangkan Aceh tetapi hingga kini belum menikmati hasil pembangunan secara layak. #fyp #sepakbola #storybola
Penggunaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Aceh (APBA) tahun 2026 untuk pengadaan 23 unit mobil mewah jenis Tank 300 dengan nilai sekitar Rp17,25 miliar menuai sorotan tajam. Pengamat ekonomi dan akademisi Universitas Muhammadiyah Aceh (Unmuha), Dr Taufik A Rahim SE MSi, menilai kebijakan tersebut patut dipertanyakan, terutama jika pengadaan kendaraan itu berkaitan dengan Badan Reintegrasi Aceh (BRA) dan diperuntukkan bagi kepentingan para mantan kombatan Gerakan Aceh Merdeka (GAM). Menurut Taufik, anggaran sebesar Rp17,25 miliar semestinya dapat diarahkan untuk program yang lebih menyentuh kebutuhan ekonomi masyarakat, khususnya mantan kombatan GAM yang hingga kini masih menghadapi persoalan kesejahteraan. “Jika ini merupakan target utama setelah sekitar 21 tahun Damai Aceh untuk memperoleh jabatan dan kesempatan memperkaya diri serta mengubah gaya hidup menjadi mewah, ini sangat zalim dan sama sekali tidak terhormat,” kata Taufik A Rahim, Senin (24/8/2026). Ia menilai penggunaan anggaran publik untuk kendaraan dengan kesan mewah tidak sejalan dengan semangat perdamaian Aceh apabila pada saat bersamaan masih banyak masyarakat, termasuk mantan kombatan GAM, yang belum memperoleh pemberdayaan ekonomi secara memadai. Taufik mengingatkan bahwa perdamaian Aceh yang telah berjalan lebih dari dua dekade seharusnya menjadi momentum untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara luas, bukan justru melahirkan gaya hidup elit di kalangan tertentu. “Masih banyak para mantan kombatan GAM yang saat ini hidupnya sangat susah dan belum terberdayakan secara ekonomi. Mereka seharusnya diarahkan menuju usaha kemakmuran bersama dengan seluruh rakyat Aceh,” ujarnya. Taufik mengingatkan bahwa perjuangan GAM dan proses perdamaian Aceh tidak semestinya dimaknai sebagai jalan bagi sebagian elite untuk menikmati fasilitas dan gaya hidup mewah. Menurutnya, masih terdapat mantan kombatan maupun aktivis yang dahulu ikut memperjuangkan Aceh tetapi hingga kini belum menikmati hasil pembangunan secara layak. #fyp #sepakbola #storybola

About