𝙍𝙚𝙣𝙯𝙯👀 :
Aku pernah: berharap kamu adalah akhir dari semua pencarianku. Karena itu, aku memberikan perasaan yang paling tulus tanpa pernah takut terluka. Aku percaya bahwa jika aku mencintaimu dengan sepenuh hati, suatu saat kamu akan melakukan hal yang sama. Nyatanya, harapan tidak selalu berjalan searah dengan kenyataan.
Kini kita sudah menjadi dua orang yang saling mengenal, tetapi tidak lagi saling memiliki. Yang tersisa hanyalah kenangan yang sesekali datang tanpa diundang. Setiap kali mengingatnya, ada bagian dari diriku yang masih bertanya, "Apa yang sebenarnya kurang dariku?"
Aku mencoba melupakanmu dengan menyibukkan diri, bertemu banyak orang, dan berpura-pura bahwa semuanya baik-baik saja. Namun, ada malam-malam ketika namamu kembali memenuhi pikiranku, dan saat itulah aku sadar bahwa melupakan seseorang yang pernah menjadi rumah ternyata tidak semudah mengucapkannya.
Aku tidak menyesal pernah mencintaimu. Yang kusesalkan hanyalah aku terlalu yakin bahwa kita akan memiliki akhir yang sama. Pada akhirnya, aku belajar bahwa tidak semua orang yang datang untuk membuat kita bahagia akan tinggal selamanya.
Kalau memang takdir kita hanya sebatas saling mengenal lalu saling melepaskan, semoga suatu hari nanti aku benar-benar mampu mengikhlaskanmu. Bukan karena rasa ini telah hilang, tetapi karena aku sadar bahwa memaksakan seseorang untuk tetap tinggal bukanlah cinta.
2026-08-11 12:08:46