@komoin.telecom: #Iphone17promax #samsungs26ultra🔥 #tiktokburkinafaso🇧🇫🇧🇫🇧🇫🇧🇫 #komointelecom #xiaomi17promax

Komoin Telecom officiel
Komoin Telecom officiel
Open In TikTok:
Region: BF
Thursday 23 July 2026 19:08:21 GMT
36217
2232
24
29

Music

Download

Comments

zongoabdoul67
PDG Ras Telecom :
le prix
2026-07-24 16:38:40
0
user8274205235258
@Gérard batota :
tu parle quel langue ?
2026-07-27 13:36:44
0
ab58932
BOUBA TELECOM(Qualité Bonprix :
sa coûte combien
2026-09-10 21:15:04
0
ibrahimouedouedra
Ibrahim Oued Ouedraogo :
Combien le prix
2026-07-23 20:35:11
0
nac_telecom1
NAC-TELECOM TiTAO✅ 78356294 :
combien
2026-07-26 21:35:04
0
tidmanikorgo
Tidi :
Je suis à Abidjan coma faire pour avoire sa
2026-07-26 16:02:33
0
smart.technologie2
Smart Technologie BF :
le prix
2026-07-25 18:39:49
0
useru5bvnkmsnp
hamed pétrolier :
Prix
2026-07-27 14:40:33
0
boudebouservice1xbet
M. Assetou d'en😍 :
boss svp ses combien
2026-07-26 15:18:02
0
komoin.telecom
Komoin Telecom officiel :
Komoin Telecom le roi de la protection 🙏🙏🙏
2026-07-23 19:09:44
0
belco.diarra0
B Diarra B :
🥰🥰🥰
2026-09-08 13:30:48
0
mohamad.lamine.la2
Lamine &Apple store 🍎 :
❤️❤️❤️
2026-08-22 14:05:30
0
aminebanda6
Mohamed 🐆🤍 :
❤️❤️❤️
2026-08-12 22:40:21
0
alicexwy92
Alice😉 Factory.Wholesale 🎧📱 :
👍👍👍
2026-07-30 16:35:40
0
dalouta.mahmmadou3
daloutamahmmadou0 :
😂😂😂
2026-07-29 12:01:32
0
azizsawadogo681
Zizou Dubaï 🧿✅ :
🥰🥰🥰🥰🥰
2026-07-27 11:36:39
0
dalacienfrais74
ISCO 🇨🇮Diësël🍀 :
❤️❤️❤️
2026-07-27 11:12:47
0
niangado24
niangadou & fils 🇲🇱 IVI ★ ♡ :
❤️❤️❤️
2026-07-26 16:25:02
0
user25417035519591
انورادمuser2541703551959 :
😎😎😎
2026-07-25 17:57:32
0
user6190602198582
Traoré BAHAMAS :
🥰🥰🥰🫡🫡🫡
2026-07-24 23:43:17
0
ghdhjfkkfgkjhj
Damso :
💯💯💯
2026-07-24 16:46:23
0
guira.abdoul.karim
Guira Abdoul Karim :
🥰🥰
2026-07-24 13:41:38
0
souleyman.illass
Maïga jinior :
🥰🥰🥰
2026-07-24 11:29:52
0
saibsaifond
saibsaifond :
🥰🥰🥰
2026-09-09 23:02:36
0
To see more videos from user @komoin.telecom, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Sebatas pelarian 2 Satu tahun menikah, Mas Haidar sama sekali tidak pernah membahas masalah anak. Jadi, aku tidak tahu apakah dia menginginkan keturunan dariku atau tidak. Hanya saja, dia pernah menggunakan pengaman. Hal itu sedikit membuatku tersinggung dan bertanya-tanya apakah dia akan senang kalau tahu aku hamil?
Sebatas pelarian 2 Satu tahun menikah, Mas Haidar sama sekali tidak pernah membahas masalah anak. Jadi, aku tidak tahu apakah dia menginginkan keturunan dariku atau tidak. Hanya saja, dia pernah menggunakan pengaman. Hal itu sedikit membuatku tersinggung dan bertanya-tanya apakah dia akan senang kalau tahu aku hamil? "Sarapannya udah matang." Aku berkata setelah menyusul ke kamar. Sambil tetap menyisir rambut, dia berkata, "Duluan aja. Aku belum lapar." Ini bukan kali pertama aku mendapat penolakan. Mas Haidar memang jarang makan di rumah. Kalau aku menyiapkan sarapan, katanya kepagian. Dia bisa sarapan di Lesehan. Makan siang jelas dia pun ada di sana. Waktu malam juga lebih sering seperti itu. Hanya saja, sebagai seorang istri terkadang aku tidak enak jika tidak memasak. Lagi pula, aku pun butuh makan. Pernikahanku dengan Mas Haidar bukan lantaran dijodohkan. Dia sendiri yang meminta izin hendak meminang ketika aku baru sebulan bekerja di warung makan miliknya. Sebagai orang yang berasal dari keluarga pas-pasan dan juga pantang berpacaran, aku menerima Mas Haidar ketika keluarganya datang melamar. Sebulan kemudian, akad nikah dilaksanakan. Ya, memang sesingkat itu perjalanan kami. Aku pikir … karena dia juga tidak mau berlama-lama pacaran sehingga langsung ingin menikah. Sampai detik ini, aku belum tau kenapa Mas Haidar menikahiku. Tidak pernah ada kata cinta yang terlontar dari bibirnya. Tidak pernah ada tatapan penuh damba layaknya pasangan muda pada umumnya. Terkadang aku bertanya-tanya, apakah memang pernikahan seperti ini? Atau … memang Mas Haidar bukan tipe orang yang romantis sehingga tidak semanis laki-laki lain yang kerap mesra terhadap istrinya? "Aku masih sangat mencintai Mita, Ran. Jadi, aku akan tetap berhubungan baik dengan keluarganya." Kalimat itu diucapkan Mas Haidar tepat satu minggu setelah kami menikah. Aku berusaha memaklumi. Bahkan aku pernah mengajukan diri untuk ikut ke Batang untuk bersilaturahmi dengan keluarga Mita. Namun, Mas Haidar melarang. Bahkan sampai sekarang pun aku belum pernah diajak ke warung makan yang ada di Batang. Mas Haidar selalu meminta pengertian agar aku memaklumi bahwa dia belum bisa move on dari mantan kekasihnya. Tadinya, bagiku itu adalah tantangan. Aku bertekad akan menyembuhkan luka di hatinya dan membuat Mas Haidar melupakan Mita. Namun, seiring berjalannya waktu, aku mulai merasa lelah karena segala tentang Mita dijadikan prioritas. Banyak yang bilang aku beruntung dinikahi Mas Haidar. Tampan, mapan, dan penyayang. Ya, setidaknya itulah pandangan orang-orang. Memang benar, Mas Haidar penyayang. Bahkan saking sayangnya, dia masih sangat menyayangi mantan kekasihnya meski telah tiada. *** Aku menekan saklar lampu teras, tapi tetap saja lampu-lampunya tidak menyala. Aku menghela nafas. Mungkin ada kabel yang terputus atau lampunya perlu diganti. Mengabaikan masalah lampu, aku menyiapkan makan malam. Siapa tau Mas Haidar pulang cepat dan bisa kuajak bicara mengenai kehamilan ini. Mas Haidar pulang pukul sembilan malam. Sewaktu aku membukakan pintu, dia bertanya, "Kenapa gelap?" "Lampunya mati, Mas." "Kenapa nggak diganti?" "Aku nggak bisa, Mas." Aku berkata pelan. Sedikit bingung kenapa Mas Haidar bisa bertanya seperti itu. Lampu di teras itu tinggi-tinggi. Dan aku tidak tau kenapa bisa mati semua. "Makanya aku nunggu Mas Haidar," ucapku lagi. Mas Haidar yang sudah melangkah masuk ke ruang tamu berbalik. "Jangan apa-apa mengandalkan suami. Apa jatah dariku kurang sampa kamu nggak bisa nyuruh orang buat ganti lampu?" Aku tertegun. Benarkah Mas Haidar yang berkata demikian? Belum sempat hilang rasa keterkejutan di dalam diriku, Mas Haidar berkata pagi, "Belajar mandiri. Jangan apa-apa bilang sama aku!" Baiklah. Aku akan mandiri. Dan aku juga tidak akan bilang tentang kehamilan ini. Bukankah seperti itu yang dia mau? *** Lanjut ke KBM app Judul : Sebatas Pelarian Penulis : Julli Nobasa #ibmstory #novelkbm #kbm

About