@got_dem_blues: Banjo Boy - Got Dem Blues #fyp #OriginalMusic #afterdarkblues #darkblues #bluesfunk

Got Dem Blues
Got Dem Blues
Open In TikTok:
Region: GB
Thursday 23 July 2026 19:23:45 GMT
1855
141
14
39

Music

Download

Comments

tabiewade
Tabitha🐦‍⬛ :
🖤🖤🖤🖤Damn rite!🔥🔥🔥🖤🖤!!!😎
2026-07-26 01:17:18
1
backthepack2
Just Jack :
Awesome! When will the whole song be on YouTube?
2026-07-24 12:40:28
1
abdennasser.chabb
Abdennasser Chabbi :
🤠❤️❤️❤️❤️❤️💯💯💯💯💯💯💯💯💯💯❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️💯💯💯💯💯
2026-07-23 20:03:11
1
andreas.b381
Andreas B. :
voll geil 🥰🥰🥰
2026-07-23 19:34:41
1
paul.chance2
paul chance :
this is cool
2026-07-23 22:22:22
1
got_dem_blues
Got Dem Blues :
It's been a while, I've been missin Banjo Boy 😎
2026-07-23 19:31:49
0
To see more videos from user @got_dem_blues, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Setiap Minggu pagi, kawasan Jalan Raya Puputan Renon, tepatnya sisi selatan area Car Free Day, biasanya menjadi tempat berkumpulnya anak-anak dan remaja untuk melakukan aktivitas bersepeda. Namun, pada Minggu (26/7) pagi kemarin, kegiatan tersebut dibubarkan oleh petugas keamanan Linmas Desa Sumerta Kelod karena dinilai belum memiliki izin penggunaan jalan serta mempertimbangkan faktor keamanan para pesepeda. Dalam kesempatan tersebut, sempat terjadi komunikasi antara petugas dengan salah satu orang tua anak yang bersepeda. Petugas mengimbau agar kegiatan serupa ke depan dapat mengurus izin penggunaan area, memastikan anak-anak menggunakan helm pengaman, sepeda dalam kondisi layak pakai, serta memperhatikan faktor keselamatan seperti fungsi rem. Pembubaran ini disebut bukan kali pertama terjadi. Sebelumnya, kejadian serupa juga sempat berlangsung pada pertengahan Juni lalu dan menjadi perbincangan di sejumlah grup WhatsApp warga. Di sisi lain, sejumlah warga berharap adanya solusi bersama, mengingat aktivitas bersepeda menjadi salah satu kegiatan positif bagi anak-anak dan remaja. Kota Denpasar dinilai membutuhkan lebih banyak ruang publik yang aman dan terarah agar anak-anak dapat berkreasi, berolahraga, sekaligus tetap memperhatikan aturan dan keselamatan. Warga berharap pemerintah, pihak keamanan, komunitas sepeda, serta para orang tua dapat duduk bersama mencari solusi terbaik, sehingga hak anak untuk mendapatkan ruang bermain yang aman tetap terpenuhi tanpa mengabaikan ketertiban umum. Sumber @balebengong - teja , denpasar.viral
Setiap Minggu pagi, kawasan Jalan Raya Puputan Renon, tepatnya sisi selatan area Car Free Day, biasanya menjadi tempat berkumpulnya anak-anak dan remaja untuk melakukan aktivitas bersepeda. Namun, pada Minggu (26/7) pagi kemarin, kegiatan tersebut dibubarkan oleh petugas keamanan Linmas Desa Sumerta Kelod karena dinilai belum memiliki izin penggunaan jalan serta mempertimbangkan faktor keamanan para pesepeda. Dalam kesempatan tersebut, sempat terjadi komunikasi antara petugas dengan salah satu orang tua anak yang bersepeda. Petugas mengimbau agar kegiatan serupa ke depan dapat mengurus izin penggunaan area, memastikan anak-anak menggunakan helm pengaman, sepeda dalam kondisi layak pakai, serta memperhatikan faktor keselamatan seperti fungsi rem. Pembubaran ini disebut bukan kali pertama terjadi. Sebelumnya, kejadian serupa juga sempat berlangsung pada pertengahan Juni lalu dan menjadi perbincangan di sejumlah grup WhatsApp warga. Di sisi lain, sejumlah warga berharap adanya solusi bersama, mengingat aktivitas bersepeda menjadi salah satu kegiatan positif bagi anak-anak dan remaja. Kota Denpasar dinilai membutuhkan lebih banyak ruang publik yang aman dan terarah agar anak-anak dapat berkreasi, berolahraga, sekaligus tetap memperhatikan aturan dan keselamatan. Warga berharap pemerintah, pihak keamanan, komunitas sepeda, serta para orang tua dapat duduk bersama mencari solusi terbaik, sehingga hak anak untuk mendapatkan ruang bermain yang aman tetap terpenuhi tanpa mengabaikan ketertiban umum. Sumber @balebengong - teja , denpasar.viral

About