@niloverjudge: heavy on busuu!! bisa bahasa prancis dikit2 grgr itu :3

Nilover Judge
Nilover Judge
Open In TikTok:
Region: ID
Friday 24 July 2026 05:28:11 GMT
71592
8025
59
132

Music

Download

Comments

062page
jajang kedu :
but disney+ boikott
2026-08-20 10:21:23
123
keerelia
kaye :
yesss!! heavy on busuu
2026-07-24 08:29:08
33
imaaagineaworldlikethat
moonlightbae 🌙 :
big no for spotify, mending apple music sekalian
2026-07-24 05:39:47
337
goingtorao
midnightsun :
Heavy on icloud subscription. BUT kalau lu dihadapi dengan kondisi hp kereset dan belum sempet lanjutin subscription nya. Wassalam udah, hilang semua. It’s only backing up when you still on subscription
2026-07-27 20:01:52
4
ushashusha
ushashusha :
Disneyy no cuz of palestine
2026-07-24 17:58:38
85
nobodyashk
beep beep baby :
No movie subscription is worth it bcs illegal web exists
2026-07-25 03:38:17
33
go9umma
cotton :
girl disney?
2026-07-26 03:40:06
21
waarldorf
clar :
hell nah
2026-07-24 07:32:24
20
user96591080
user96591080 :
netflix, disney, spotify??????
2026-07-24 06:29:43
65
snowcrowapple
𝒮𝒾𝑒𝓃𝓃𝒶 ₍^. .^₎⟆ :
Mending langsung YouTube subscription gak sih? Gausah Spotify
2026-07-25 12:57:10
73
eternaalism
eternaalism :
not disney nilo ☹️
2026-08-23 23:33:36
5
mausashimi
Lil Whismy :
canva juga, selalu butuh
2026-07-24 10:26:16
16
cccentrrral
🐦‍⬛ :
YOUTUBEEEEEEE! 🥰
2026-07-24 13:33:56
2
mofushie
𓏲ּ ama ⊹ ࣪ ˖ :
spotify boikot kakk
2026-07-29 08:12:01
3
dw2twu
Z :
apple 1️⃣ apalagi kalo family sharing!!
2026-07-24 09:45:38
3
ptrzvn
ptr :
apmus better
2026-07-26 07:53:19
4
shasssh_
shaaa :
better HBO or Apple Tv sih
2026-07-24 12:28:32
1
neighboouur
buldak :
Chat gpt
2026-07-24 07:50:30
0
zaujah
zee :
for movies/series still prefer prime/hbo krn pilihannya lebih banyak dan gak ngebosenin
2026-07-24 10:23:24
3
dhoodgurl
ivy卌 :
COULDNT BE MORE AGREEE
2026-07-24 05:38:21
2
leefisip
Abel :
for me its hbo and prime
2026-07-24 07:08:28
1
welcometomypages
straNger :
apple music or youtube obviously
2026-08-01 21:22:52
0
lowbyk
bidaaa! :
YouTube music aja
2026-07-29 14:26:40
0
mrsgr4ys0n
mrsgr4ys0n :
kiwilll
2026-07-24 05:47:45
0
To see more videos from user @niloverjudge, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Kekayaan VOC berasal dari penguasaan jalur perdagangan dan monopoli rempah-rempah, khususnya di Kepulauan Maluku. VOC mendirikan pusat kekuasaannya di Batavia (sekarang Jakarta) pada 1619 di bawah pimpinan Jan Pieterszoon Coen. Dari Batavia, VOC mengatur perdagangan dan memperluas pengaruhnya di Nusantara serta berbagai wilayah Asia. Perusahaan ini juga menjadi pelopor sistem saham modern, karena masyarakat dapat membeli saham untuk ikut membiayai kegiatan perdagangan. Nilai VOC pada masa kejayaannya sering diperkirakan setara dengan triliunan dolar AS dalam nilai uang modern, meskipun angka pastinya diperdebatkan karena perbandingan ekonomi lintas zaman tidak sederhana. Namun, kejayaan VOC memiliki sisi gelap yang sangat besar. Untuk mempertahankan monopoli, VOC menggunakan kekuatan militer, memaksakan aturan perdagangan, melakukan kekerasan terhadap penduduk lokal, serta terlibat dalam perbudakan dan eksploitasi. Salah satu peristiwa paling tragis terjadi di Kepulauan Banda pada 1621, ketika ekspedisi VOC di bawah Jan Pieterszoon Coen menghancurkan kehidupan masyarakat setempat demi menguasai perdagangan pala.  Seiring waktu, VOC mengalami kemunduran akibat korupsi, utang yang menumpuk, biaya perang yang tinggi, dan persaingan dagang.  Akhirnya, VOC dibubarkan pada 31 Desember 1799, dan aset serta wilayah kekuasaannya diambil alih oleh pemerintah Belanda. Jadi, VOC memang merupakan salah satu perusahaan terbesar pada zamannya, tetapi klaim bahwa VOC pasti perusahaan terkaya sepanjang sejarah dengan nilai setara US$8–10 triliun masih diperdebatkan oleh para sejarawan dan ekonom. #VOC #SejarahIndonesia #SejarahDunia #FaktaSejarah #JJSejarah
Kekayaan VOC berasal dari penguasaan jalur perdagangan dan monopoli rempah-rempah, khususnya di Kepulauan Maluku. VOC mendirikan pusat kekuasaannya di Batavia (sekarang Jakarta) pada 1619 di bawah pimpinan Jan Pieterszoon Coen. Dari Batavia, VOC mengatur perdagangan dan memperluas pengaruhnya di Nusantara serta berbagai wilayah Asia. Perusahaan ini juga menjadi pelopor sistem saham modern, karena masyarakat dapat membeli saham untuk ikut membiayai kegiatan perdagangan. Nilai VOC pada masa kejayaannya sering diperkirakan setara dengan triliunan dolar AS dalam nilai uang modern, meskipun angka pastinya diperdebatkan karena perbandingan ekonomi lintas zaman tidak sederhana. Namun, kejayaan VOC memiliki sisi gelap yang sangat besar. Untuk mempertahankan monopoli, VOC menggunakan kekuatan militer, memaksakan aturan perdagangan, melakukan kekerasan terhadap penduduk lokal, serta terlibat dalam perbudakan dan eksploitasi. Salah satu peristiwa paling tragis terjadi di Kepulauan Banda pada 1621, ketika ekspedisi VOC di bawah Jan Pieterszoon Coen menghancurkan kehidupan masyarakat setempat demi menguasai perdagangan pala. Seiring waktu, VOC mengalami kemunduran akibat korupsi, utang yang menumpuk, biaya perang yang tinggi, dan persaingan dagang. Akhirnya, VOC dibubarkan pada 31 Desember 1799, dan aset serta wilayah kekuasaannya diambil alih oleh pemerintah Belanda. Jadi, VOC memang merupakan salah satu perusahaan terbesar pada zamannya, tetapi klaim bahwa VOC pasti perusahaan terkaya sepanjang sejarah dengan nilai setara US$8–10 triliun masih diperdebatkan oleh para sejarawan dan ekonom. #VOC #SejarahIndonesia #SejarahDunia #FaktaSejarah #JJSejarah

About