@phucnguyens22: #tiktok #trending #trendingvideo #tiktoknews

Phuc Bé
Phuc Bé
Open In TikTok:
Region: VN
Friday 24 July 2026 06:50:31 GMT
297
17
0
0

Music

Download

Comments

There are no more comments for this video.
To see more videos from user @phucnguyens22, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Terlihat indah sebelum dimiliki, terasa biasa setelah didapatkan. Itulah hakikat kenikmatan dunia.    QS Al-Hadid ayat 20: Pernahkah kita sangat menginginkan sesuatu? Kita berpikir, “Kalau aku punya ini, pasti aku bahagia.” Rumah baru, kendaraan baru, usaha yang berhasil, harta yang lebih banyak… Kita mengejarnya dengan penuh semangat. Tapi setelah mendapatkannya? Beberapa waktu kemudian, semuanya terasa biasa. Lalu kita menginginkan sesuatu yang lain. Mengapa? Karena Allah sudah mengingatkan kita dalam QS Al-Hadid ayat 20: “Ketahuilah, sesungguhnya kehidupan dunia hanyalah permainan, sesuatu yang melalaikan, perhiasan, saling berbangga, dan berlomba memperbanyak harta serta anak.” Allah kemudian memberikan perumpamaan seperti tanaman yang tumbuh setelah hujan. Awalnya hijau dan indah. Membuat orang kagum. Tetapi kemudian menguning, mengering, dan akhirnya hancur. Begitulah dunia. Apa yang hari ini kita banggakan, suatu hari akan kita tinggalkan. Apa yang hari ini kita kejar mati-matian, suatu saat tidak lagi kita bawa. Bukan berarti kita tidak boleh menikmati dunia. Kita boleh memiliki harta. Boleh memiliki rumah yang nyaman. Boleh menikmati rezeki Allah. Tetapi jangan sampai dunia hanya memenuhi tangan kita, lalu menguasai hati kita. Karena masalahnya bukan pada banyaknya dunia yang kita miliki. Masalahnya adalah ketika dunia membuat kita lupa kepada Allah dan lupa kepada akhirat. Maka jangan mencari kebahagiaan yang kekal dari sesuatu yang memang tidak kekal. Dunia adalah tempat singgah. Akhirat adalah tempat kembali. Jangan sampai kita begitu sibuk memperindah kehidupan yang sementara… sampai lupa mempersiapkan kehidupan yang selamanya. Qur’an Tadabbur. Membaca, memahami, merenungi, dan mengamalkan Al-Qur’an. #Qur#QuranTadabburd#TadabburQuranQ#AlQuranj#KajianIslamnunganIslam
Terlihat indah sebelum dimiliki, terasa biasa setelah didapatkan. Itulah hakikat kenikmatan dunia. QS Al-Hadid ayat 20: Pernahkah kita sangat menginginkan sesuatu? Kita berpikir, “Kalau aku punya ini, pasti aku bahagia.” Rumah baru, kendaraan baru, usaha yang berhasil, harta yang lebih banyak… Kita mengejarnya dengan penuh semangat. Tapi setelah mendapatkannya? Beberapa waktu kemudian, semuanya terasa biasa. Lalu kita menginginkan sesuatu yang lain. Mengapa? Karena Allah sudah mengingatkan kita dalam QS Al-Hadid ayat 20: “Ketahuilah, sesungguhnya kehidupan dunia hanyalah permainan, sesuatu yang melalaikan, perhiasan, saling berbangga, dan berlomba memperbanyak harta serta anak.” Allah kemudian memberikan perumpamaan seperti tanaman yang tumbuh setelah hujan. Awalnya hijau dan indah. Membuat orang kagum. Tetapi kemudian menguning, mengering, dan akhirnya hancur. Begitulah dunia. Apa yang hari ini kita banggakan, suatu hari akan kita tinggalkan. Apa yang hari ini kita kejar mati-matian, suatu saat tidak lagi kita bawa. Bukan berarti kita tidak boleh menikmati dunia. Kita boleh memiliki harta. Boleh memiliki rumah yang nyaman. Boleh menikmati rezeki Allah. Tetapi jangan sampai dunia hanya memenuhi tangan kita, lalu menguasai hati kita. Karena masalahnya bukan pada banyaknya dunia yang kita miliki. Masalahnya adalah ketika dunia membuat kita lupa kepada Allah dan lupa kepada akhirat. Maka jangan mencari kebahagiaan yang kekal dari sesuatu yang memang tidak kekal. Dunia adalah tempat singgah. Akhirat adalah tempat kembali. Jangan sampai kita begitu sibuk memperindah kehidupan yang sementara… sampai lupa mempersiapkan kehidupan yang selamanya. Qur’an Tadabbur. Membaca, memahami, merenungi, dan mengamalkan Al-Qur’an. #Qur#QuranTadabburd#TadabburQuranQ#AlQuranj#KajianIslamnunganIslam

About