@brennanincognito: We’re incredibly confident for a species that’s never met the competition. #brennanincognito #alien #universe #jokes #comedy

brennanincognito
brennanincognito
Open In TikTok:
Region: US
Friday 24 July 2026 23:17:53 GMT
73891
7872
209
500

Music

Download

Comments

sage13121
sage :
I don't think a alien would mog me
2026-08-28 12:40:35
0
alexegland1111
alex egland :
Bros never seen starfire
2026-07-25 00:55:28
10
the._.wandering._.witch
Grass Slayer :
I think you're an alien
2026-07-25 01:16:39
864
freyathu0
Freya ᖭི༏ᖫྀ🌀 :
I mean… every winner of the Miss Universe pageant has always been from Earth.
2026-07-25 01:27:12
983
thief_160
thief_san :
You’re telling me this isn’t hot?
2026-07-25 16:48:02
413
natdabrat.mp3
𝓷𝓪𝓽𝓪𝓵𝓲𝓮. :
maybe we think we are the best looking species because we are literally programmed to be attracted to our own species?? 😭😭
2026-08-16 00:47:46
13
yohohoho91169
YOHOHOHO :
ever think? all the ufo sighting is in USA?
2026-07-25 03:13:23
1
kennethlanda997
Noxwolf :
are you telling me... there is a super ultra hot alien out there somewhere?
2026-07-25 00:06:32
93
yeashuamora
Threelman :
I think we’re just not attracted to them if we saw them
2026-07-24 23:20:49
204
.ohues
owen 🦍 :
It’s built into us to be attracted to other humans
2026-07-25 01:12:47
7
zoek1068
Zoek :
We’re so self centered 😂
2026-07-24 23:57:58
51
blubberking4
BlubberKing☭ :
They show up and just hit this
2026-08-07 23:22:29
5
gmoneyhoney123
gmoneyhoney123 :
We literally have a Miss universe, Contest
2026-07-25 00:44:54
5
krex11
krex :
To find something attractive is for it to be human like
2026-07-24 23:21:58
20
awesomegamer53
awesomegamer :
they blend into society
2026-07-25 00:11:45
7
theunseeablejohncena
theunseeablejohncena :
You an Alien I knew It. You gavs off them vibes. One of them Majestic Blonde Ones.
2026-07-25 00:11:43
8
french.toast.enjoyer1
french.toast.enjoyer1 :
When has someone not from earth won miss universe
2026-07-25 12:16:01
7
xpr_anez
me❤️‍🔥 :
and what if they're nice and they preserve their planets and want nothing to do with our dirty one
2026-08-20 20:56:49
4
roastedcaulliflower
︎ :
alien isn't real, it's us propaganda. trust me.
2026-07-25 12:19:18
0
tamathamiller0
Tammy :
speak for yourself dude. I have definitely caught one on camera. it was like see through, but you can see its structured body inside. I think it was a skin walkwr. and it was hiding in my tree. my dog spotted it first
2026-08-05 19:27:02
0
liptunic
liptunic :
2026-07-28 02:57:34
2
To see more videos from user @brennanincognito, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Ada kalanya hidup terasa seperti perjalanan menyusuri hutan yang diselimuti kabut. Kita melangkah tanpa benar-benar tahu ke mana jalan akan bermuara. Setiap langkah dipenuhi ragu, setiap tikungan menghadirkan pertanyaan baru. Namun, justru di situlah kehidupan sedang mengajarkan sesuatu yang tidak pernah mampu dijelaskan oleh kata-kata sederhana. Ia mengajari bahwa keberanian bukanlah tentang tidak memiliki rasa takut, melainkan tentang tetap berjalan meski ketakutan terus menggenggam ujung hati. Manusia sering kali sibuk mengejar cahaya hingga lupa bahwa malam pun memiliki keindahannya sendiri. Di bawah langit yang gelap, bintang-bintang belajar bersinar tanpa meminta matahari datang lebih cepat. Begitu pula dengan hati. Ada luka yang tidak langsung sembuh, ada rindu yang tidak selalu menemukan pelabuhan, dan ada doa yang memerlukan waktu sebelum akhirnya dijawab. Semua itu bukanlah bentuk penolakan dari semesta, melainkan cara kehidupan merangkai seseorang menjadi lebih kuat tanpa harus kehilangan kelembutannya. Jangan pernah membenci hujan hanya karena ia membasahi jalan yang sedang kau lalui. Hujan tidak datang untuk merusak langkahmu. Ia datang agar tanah yang retak kembali mengenal kesejukan, agar dedaunan yang mulai layu kembali memeluk kehidupan. Bukankah hati manusia juga demikian? Air mata mungkin terasa pahit saat jatuh, tetapi sering kali darinya tumbuh keteguhan yang tak pernah kita sangka sebelumnya. Ada orang-orang yang hadir hanya sekejap, tetapi meninggalkan jejak sepanjang usia. Mereka seperti aroma tanah setelah hujan; tak selalu terlihat, namun selalu berhasil membangkitkan kenangan setiap kali hati mengingatnya. Ada pula mereka yang tinggal begitu lama, tetapi tak pernah benar-benar singgah di jiwa. Dari sanalah kita belajar bahwa kedekatan tidak diukur oleh waktu, melainkan oleh ketulusan yang mampu membuat seseorang merasa pulang, bahkan ketika dunia sedang terasa asing. Jangan takut menjadi lembut di dunia yang mengagungkan keras. Pohon yang paling kokoh bukanlah yang tak pernah bergoyang diterpa angin, melainkan yang mampu menunduk tanpa kehilangan akarnya. Sungai pun tidak pernah memaksa batu untuk menyingkir. Ia terus mengalir dengan sabar hingga waktu sendiri yang mengubah bentuk batu tersebut. Begitulah kelembutan bekerja. Ia tidak gaduh, tetapi mampu mengubah banyak hal tanpa harus meninggikan suara. Kelak, ketika perjalananmu terasa begitu melelahkan, semoga kau mengingat bahwa langit tidak pernah marah pada burung yang terbang terlalu rendah. Ia tetap membentangkan luasnya dengan sabar, menunggu sayap itu kembali menemukan keberanian untuk terbang lebih tinggi. Begitu pula harapan. Ia tidak akan meninggalkanmu hanya karena hari ini kau merasa gagal. Harapan selalu menunggu, selama hatimu belum memilih menyerah. Bersyukurlah pada orang-orang yang pernah melukai hatimu. Bukan karena luka itu indah, melainkan karena darinya kau belajar membedakan mana pelukan yang tulus dan mana senyum yang hanya singgah di bibir. Bersyukurlah pula kepada mereka yang tetap tinggal ketika duniamu sedang runtuh. Sebab kehadiran mereka adalah bukti bahwa kasih sayang sejati tidak pernah memilih datang hanya saat langit sedang cerah. Pada akhirnya, hidup bukanlah perlombaan tentang siapa yang paling cepat mencapai tujuan. Hidup adalah perjalanan untuk memahami bahwa setiap insan membawa musimnya masing-masing. Ada yang mekar di awal, ada yang tumbuh perlahan, ada yang berkali-kali gugur sebelum akhirnya berbunga dengan begitu indah. Tak ada yang terlambat bagi benih yang terus memelihara harapan.
Ada kalanya hidup terasa seperti perjalanan menyusuri hutan yang diselimuti kabut. Kita melangkah tanpa benar-benar tahu ke mana jalan akan bermuara. Setiap langkah dipenuhi ragu, setiap tikungan menghadirkan pertanyaan baru. Namun, justru di situlah kehidupan sedang mengajarkan sesuatu yang tidak pernah mampu dijelaskan oleh kata-kata sederhana. Ia mengajari bahwa keberanian bukanlah tentang tidak memiliki rasa takut, melainkan tentang tetap berjalan meski ketakutan terus menggenggam ujung hati. Manusia sering kali sibuk mengejar cahaya hingga lupa bahwa malam pun memiliki keindahannya sendiri. Di bawah langit yang gelap, bintang-bintang belajar bersinar tanpa meminta matahari datang lebih cepat. Begitu pula dengan hati. Ada luka yang tidak langsung sembuh, ada rindu yang tidak selalu menemukan pelabuhan, dan ada doa yang memerlukan waktu sebelum akhirnya dijawab. Semua itu bukanlah bentuk penolakan dari semesta, melainkan cara kehidupan merangkai seseorang menjadi lebih kuat tanpa harus kehilangan kelembutannya. Jangan pernah membenci hujan hanya karena ia membasahi jalan yang sedang kau lalui. Hujan tidak datang untuk merusak langkahmu. Ia datang agar tanah yang retak kembali mengenal kesejukan, agar dedaunan yang mulai layu kembali memeluk kehidupan. Bukankah hati manusia juga demikian? Air mata mungkin terasa pahit saat jatuh, tetapi sering kali darinya tumbuh keteguhan yang tak pernah kita sangka sebelumnya. Ada orang-orang yang hadir hanya sekejap, tetapi meninggalkan jejak sepanjang usia. Mereka seperti aroma tanah setelah hujan; tak selalu terlihat, namun selalu berhasil membangkitkan kenangan setiap kali hati mengingatnya. Ada pula mereka yang tinggal begitu lama, tetapi tak pernah benar-benar singgah di jiwa. Dari sanalah kita belajar bahwa kedekatan tidak diukur oleh waktu, melainkan oleh ketulusan yang mampu membuat seseorang merasa pulang, bahkan ketika dunia sedang terasa asing. Jangan takut menjadi lembut di dunia yang mengagungkan keras. Pohon yang paling kokoh bukanlah yang tak pernah bergoyang diterpa angin, melainkan yang mampu menunduk tanpa kehilangan akarnya. Sungai pun tidak pernah memaksa batu untuk menyingkir. Ia terus mengalir dengan sabar hingga waktu sendiri yang mengubah bentuk batu tersebut. Begitulah kelembutan bekerja. Ia tidak gaduh, tetapi mampu mengubah banyak hal tanpa harus meninggikan suara. Kelak, ketika perjalananmu terasa begitu melelahkan, semoga kau mengingat bahwa langit tidak pernah marah pada burung yang terbang terlalu rendah. Ia tetap membentangkan luasnya dengan sabar, menunggu sayap itu kembali menemukan keberanian untuk terbang lebih tinggi. Begitu pula harapan. Ia tidak akan meninggalkanmu hanya karena hari ini kau merasa gagal. Harapan selalu menunggu, selama hatimu belum memilih menyerah. Bersyukurlah pada orang-orang yang pernah melukai hatimu. Bukan karena luka itu indah, melainkan karena darinya kau belajar membedakan mana pelukan yang tulus dan mana senyum yang hanya singgah di bibir. Bersyukurlah pula kepada mereka yang tetap tinggal ketika duniamu sedang runtuh. Sebab kehadiran mereka adalah bukti bahwa kasih sayang sejati tidak pernah memilih datang hanya saat langit sedang cerah. Pada akhirnya, hidup bukanlah perlombaan tentang siapa yang paling cepat mencapai tujuan. Hidup adalah perjalanan untuk memahami bahwa setiap insan membawa musimnya masing-masing. Ada yang mekar di awal, ada yang tumbuh perlahan, ada yang berkali-kali gugur sebelum akhirnya berbunga dengan begitu indah. Tak ada yang terlambat bagi benih yang terus memelihara harapan.

About