@7atem_mataria1:

حاتم مطريه
حاتم مطريه
Open In TikTok:
Region: EG
Saturday 25 July 2026 20:41:30 GMT
21992
462
17
28

Music

Download

Comments

matthew.osama0
Matthew Osama :
انا جبت دي ب ١٥٠ حاجة محترمة اوي بجد🥰
2026-07-25 20:48:51
1
amirmando70
Amir Mando657 :
هي العروض دي ف المطريه كمان
2026-07-26 08:31:41
0
5rshed
𝔒𝔩𝔞💗 :
فاتح انهارده
2026-07-26 04:03:01
0
abdelhakameldawly
Abdelhakam Eldawly :
يابا اللهم بارك كل ماروح يقولى الاشكال خلصت
2026-07-25 22:10:38
0
nahed.naser18
Nahed Naser :
الوقت قليل اوي من 3ل 10
2026-07-25 21:46:13
0
omar.wagih08
Omar Wagih :
المكان في
2026-07-25 21:08:26
0
fatma.nour96
Fatma Nour :
أهم حاجة صلى على النبي
2026-07-25 21:07:10
0
dy4ynl4maec5
عبدالرحمن :
بتفتح الساعه كام
2026-07-25 21:01:28
0
yousefahmed5241
Yousef :
بكام معلش
2026-07-25 20:49:20
0
poula.malak6
poula malak :
العرض في المطريه
2026-07-25 21:40:20
0
yousefahmed5241
Yousef :
نكت ولف بكام
2026-07-25 20:48:38
0
mona.tana
🦐مونها :
❤️❤️❤️
2026-07-26 06:16:29
0
moobmoob991
❤️😘🌍 :
❤️❤️❤️
2026-07-26 09:23:09
0
mona.tana
🦐مونها :
♥️♥️♥️
2026-07-26 06:16:28
0
user6850094967194
انس الجزار😈 :
🥰🥰🥰
2026-07-25 21:09:37
0
mamtsimda
mamt simda :
❤️❤️❤️
2026-07-26 15:22:29
0
user110089908
Mohamed Ashrf :
اللهم صلي وسلم وبارك علي سيدنا ونبينا محمد عليه افضل الصلاه والسلام
2026-07-26 04:40:11
0
To see more videos from user @7atem_mataria1, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

*Judul: “Jam Dinding yang Diam… Tapi Menghitung Masa Depanmu”* Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh. Anak-anakku yang saya banggakan… Coba nanti kalau kalian masuk kelas… lihatlah **jam dinding yang ada di kelas kalian**. Ia tidak pernah bicara. Ia tidak pernah menegur kalian. Ia juga tidak pernah marah ketika kalian malas belajar. Jam itu hanya **diam…** Tapi jarumnya terus bergerak. Detik… demi detik… tanpa pernah berhenti. Anak-anakku… Ketika kalian **mengobrol saat guru menjelaskan**, jarum jam itu bergerak. Ketika kalian **menunda belajar**, jarum jam itu juga bergerak. Ketika kalian **bermain dan melupakan tugas**, jam itu tetap berjalan. Ia tidak pernah berhenti hanya untuk menunggu kalian berubah. Anak-anakku… Yang membuat merinding dari jam dinding itu adalah satu hal. **Dia tidak hanya menghitung waktu… dia sedang menghitung kesempatan kalian.** Setiap detik yang berlalu… adalah kesempatan yang **tidak akan kembali lagi**. Dan yang paling menyedihkan… Banyak orang baru sadar tentang waktu **ketika semuanya sudah lewat**. Ketika sudah dewasa… ketika hidup mulai terasa berat… ketika mereka melihat ke belakang dan berkata: “Seandainya dulu aku lebih sungguh-sungguh belajar…” “Seandainya dulu aku tidak menyia-nyiakan waktu…” “Seandainya dulu aku tidak malas…” Tapi anak-anakku… **kata “seandainya” selalu datang terlambat.** Jam dinding di kelas kalian tidak bisa diputar kembali. Ia tidak pernah memberi kesempatan kedua pada detik yang sudah lewat. Hari ini kalian masih punya waktu. Masih punya kesempatan. Masih punya mimpi. Tapi suatu hari nanti… Kalian akan meninggalkan sekolah ini. Kelas itu akan tetap ada. Meja dan kursi itu akan tetap ada. Bahkan **jam dinding itu masih akan tetap berdetak.** Tapi **kalian sudah tidak ada di sana lagi.** Dan ketika kalian mengingat masa sekolah kalian… Ada dua kemungkinan yang akan kalian rasakan. Antara **bangga…** atau **penyesalan yang sangat dalam**. Anak-anakku… Jam dinding di kelas itu sebenarnya sedang mengingatkan kita setiap hari: “Gunakan waktumu… sebelum waktumu habis.” Karena waktu tidak pernah menunggu orang yang menunda. Dan ingatlah satu hal ini… **Yang paling menakutkan dari waktu bukanlah ia berjalan cepat… tetapi ketika kita sadar… kita sudah menyia-nyiakannya terlalu lama.** Wassalamu’alaikum wr.wb. #amanat #pembinaupacara #guruid #amanatupacarabutya #fyppppppppppppppppppppppp
*Judul: “Jam Dinding yang Diam… Tapi Menghitung Masa Depanmu”* Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh. Anak-anakku yang saya banggakan… Coba nanti kalau kalian masuk kelas… lihatlah **jam dinding yang ada di kelas kalian**. Ia tidak pernah bicara. Ia tidak pernah menegur kalian. Ia juga tidak pernah marah ketika kalian malas belajar. Jam itu hanya **diam…** Tapi jarumnya terus bergerak. Detik… demi detik… tanpa pernah berhenti. Anak-anakku… Ketika kalian **mengobrol saat guru menjelaskan**, jarum jam itu bergerak. Ketika kalian **menunda belajar**, jarum jam itu juga bergerak. Ketika kalian **bermain dan melupakan tugas**, jam itu tetap berjalan. Ia tidak pernah berhenti hanya untuk menunggu kalian berubah. Anak-anakku… Yang membuat merinding dari jam dinding itu adalah satu hal. **Dia tidak hanya menghitung waktu… dia sedang menghitung kesempatan kalian.** Setiap detik yang berlalu… adalah kesempatan yang **tidak akan kembali lagi**. Dan yang paling menyedihkan… Banyak orang baru sadar tentang waktu **ketika semuanya sudah lewat**. Ketika sudah dewasa… ketika hidup mulai terasa berat… ketika mereka melihat ke belakang dan berkata: “Seandainya dulu aku lebih sungguh-sungguh belajar…” “Seandainya dulu aku tidak menyia-nyiakan waktu…” “Seandainya dulu aku tidak malas…” Tapi anak-anakku… **kata “seandainya” selalu datang terlambat.** Jam dinding di kelas kalian tidak bisa diputar kembali. Ia tidak pernah memberi kesempatan kedua pada detik yang sudah lewat. Hari ini kalian masih punya waktu. Masih punya kesempatan. Masih punya mimpi. Tapi suatu hari nanti… Kalian akan meninggalkan sekolah ini. Kelas itu akan tetap ada. Meja dan kursi itu akan tetap ada. Bahkan **jam dinding itu masih akan tetap berdetak.** Tapi **kalian sudah tidak ada di sana lagi.** Dan ketika kalian mengingat masa sekolah kalian… Ada dua kemungkinan yang akan kalian rasakan. Antara **bangga…** atau **penyesalan yang sangat dalam**. Anak-anakku… Jam dinding di kelas itu sebenarnya sedang mengingatkan kita setiap hari: “Gunakan waktumu… sebelum waktumu habis.” Karena waktu tidak pernah menunggu orang yang menunda. Dan ingatlah satu hal ini… **Yang paling menakutkan dari waktu bukanlah ia berjalan cepat… tetapi ketika kita sadar… kita sudah menyia-nyiakannya terlalu lama.** Wassalamu’alaikum wr.wb. #amanat #pembinaupacara #guruid #amanatupacarabutya #fyppppppppppppppppppppppp

About