@manoelmot4: a hq já é cara, ainda vem amassado desse jeito #hq #comic #panini #amazon #fyp

man-eL of krypton
man-eL of krypton
Open In TikTok:
Region: BR
Sunday 26 July 2026 12:55:19 GMT
44615
3783
174
83

Music

Download

Comments

fervoroza
Fernanda Mendes :
melhor do que na panini que não chega nunca
2026-07-26 17:23:33
213
breno.medeiros.ri
Breno.Medeiros :
Gente só eu que não ligo muito para isso?
2026-07-26 16:09:38
112
jhonwz27
putz é o jhon 🇦🇱 :
só cmg que não foi vem assim ? ja comprei 7 volumes da saga do homem aranha e nenhuma veio assim
2026-07-26 17:30:12
1
zhp.enzo
Zyp :
Se não bastasse isso o entregador enrolou e colocou na minha caixa de correios
2026-07-26 13:19:10
23
pedro_olindu
Pedro_olindu :
gente tava pensando em comprar pela Amazon pelas promoções...É tão ruim assim??
2026-07-26 23:01:33
2
erickarj2
Erick :
Onde melhor se compra entt? Sempre compro na Amazon e sempre vem desse jeito ou meio amassado
2026-07-27 00:51:57
2
universolegacyoficial
Snaked202 :
Minha HQ da Mulher do Amanhã veio com um amassado fodido e com rasgo 🙏🔥
2026-07-27 10:33:45
0
theus.xdl
Theus :
sempre comprei na Amazon e nunca me aconteceu isso, agr fiquei com medo
2026-07-27 16:17:36
12
hawkiv
@ 𝕷 ᗢ :
TODAS da Amazon chegam assim, impressionante
2026-07-26 14:24:08
32
jarj_12
JARJ :
Hq com escoliose
2026-07-26 14:38:56
5
ola132356
09864 :
o povo que só lia os Quadrinhos antigamente e depois usava de papel higiênico.
2026-07-27 15:36:12
1
theuzh8
Theu⚡️ :
Cmg nunca veio assim ainda bem kk
2026-07-26 17:23:43
1
apenasmarkis
Markis Ocean 𒉭🌊🦇 :
Isso quando a capa não chega machucada
2026-07-26 14:42:33
1
davifelipe1911
Davi :
eu compro na panini física e já tá assim as vezes
2026-07-26 22:28:43
3
proooometheus
Prometheus :
Panini é uma desgraça. Nunca vou entender uma empresa trabalhar com livros, mangás, manhwas e hq's e não ter o cuidado de embalar com todo cuidado necessário.
2026-07-26 17:38:11
2
songoten93
Goten :
coleção enorme
2026-07-26 17:07:33
2
nicoknowshowtoread
nicolasHQs :
a amazon tá dificil ultimamente, só chega assim
2026-07-26 13:00:29
1
lincoln_xl
lin :
vix mano mas tá dando pra ler?
2026-07-26 18:20:45
1
netohzzzz
Isaac :
surpreendentemente é quando não acontece, o jeito é fazer o pedido e jogar pro universo que o entregador não vai vir chutando a hq
2026-07-27 16:06:51
2
leomarqs.art
ℒℯℴ :
hq veio com escoliose
2026-07-26 20:34:18
1
joo.martins161
Martins :
Fora a lasca nas bordas slk os cara joga basquete com os pedidos
2026-07-26 21:47:22
1
mjj_lucas
Luke :
n chegou com a lombada amassada ou rasgada já é vitória
2026-07-26 19:50:35
1
lucxcrf
🦝 :
meus mangas todos assim, tanto da panini quanto da jbc
2026-07-27 20:34:39
1
To see more videos from user @manoelmot4, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Part 2 | Bayangkan jika dosenmu yang paling ditakuti se-kampus mendadak berubah menjadi 'cowok gila' alias cogil yang agresif demi mendapatkan hatimu.  Itulah kenyataan pahit sekaligus manis yang harus kamu telan bulat-bulat belakangan ini.
Part 2 | Bayangkan jika dosenmu yang paling ditakuti se-kampus mendadak berubah menjadi 'cowok gila' alias cogil yang agresif demi mendapatkan hatimu. Itulah kenyataan pahit sekaligus manis yang harus kamu telan bulat-bulat belakangan ini. "Nggak, nggak bisa gini terus nih. Gue serasa dihantui sama Pak Hoon!" gumammu frustrasi sambil menggeleng-gelengkan kepala di sepanjang koridor kampus. Mengingat kelakuan ajaib Park Sunghoon selama beberapa hari terakhir ini benar-benar sukses membuat hidupmu tidak tenang. Pria itu seolah punya seribu satu cara untuk mendadak muncul di radarmu. Contohnya seperti kejadian di area parkiran dua hari lalu. Saat kamu baru saja selesai kelas dan hendak berjalan ke gerbang depan, sebuah mobil mewah tiba-tiba berhenti tepat di sampingmu. Kaca jendela diturunkan, menampilkan wajah tampan Sunghoon di balik kacamata hitamnya. "Yn, ayo naik. Saya antar kamu pulang," ajaknya tanpa basa-basi. Kamu mengerjap, mencoba mencari alasan logis. "Eh? Pak Hoon, apartemen kita kan nggak searah. Repot nanti, Pak." Tepat saat kamu memutar otak untuk menolak, ekor matamu menangkap siluet Jake yang baru saja turun dari motornya di seberang parkiran. Pucuk dicinta ulam pun tiba! pikirmu girang. Ini adalah kesempatan emas untuk melarikan diri dari jeratan beliau. Tanpa memedulikan raut wajah Sunghoon yang langsung menggelap, kamu langsung melambaikan tangan dengan heboh ke arah pacarmu. "Hai, sayaaanggg! Aku udah nungguin kamu lama di sini!" seru mu sengaja dengan nada manja yang dibuat-buat, sebelum langsung berlari kecil menghampiri Jake dan meninggalkan Sunghoon yang menatapmu dengan rahang mengeras. Belum selesai sampai di situ. Teror soft-stalking ala Pak Sunghoon berlanjut kemarin sore di sebuah kafe dekat area kampus. Kamu yang saat itu sedang mengantre sendirian di depan kasir langsung dibuat bingung saat hendak membayar pesanan kopi dan kue-mu. "Jadi, total semuanya berapa, Kak?" tanyamu sambil menyiapkan dompet. Mbak kasir justru tersenyum ramah, lalu bertanya, "Maaf, nama Kakak siapa ya?" "Saya?" Kamu menunjuk dirimu sendiri dengan bingung, lalu mengangguk. "Yn. Emang kenapa, Kak?" "Semua yang Kakak pesan gratis, Kak Yn. Sudah dibayar lunas sama Bapak yang duduk di meja pojok sana," ujar kasir itu sambil menunjuk ke arah sudut kafe yang agak remang. Kamu spontan menoleh ke arah yang dimaksud. Di sana, di balik laptopnya yang terbuka, duduklah Park Sunghoon. Begitu menyadari tatapanmu, pria itu melepaskan cangkir kopinya, lalu melambaikan tangan perlahan ke arahmu sambil mengulas senyum tipis yang begitu menawan—namun terasa mistis di matamu. Kamu menepuk jidatmu keras-keras. "Astaga!" rincihmu dalam hati. Pria itu benar-benar berniat merusak kesehatan mentalmu. Puncaknya adalah hari ini, tepat di dalam ruang kelasnya sendiri. Suasana ruangan begitu hening, mencekam, dan dipenuhi aura ketegangan karena seisi kelas sedang dipaksa memutar otak mengerjakan kuis dadakan dari sang dosen killer. Saat kamu sedang fokus menghitung di lembar jawaban, suara langkah kaki mendadak berhenti tepat di samping mejamu. Tanpa diduga, Sunghoon sengaja menyenggol pulpen yang terletak di sudut mejamu hingga benda itu jatuh bergemerincing ke lantai. Dengan gerakan lambat yang sengaja dibuat-buat, Sunghoon membungkuk untuk memungut pulpen tersebut, lalu menyerahkannya kembali kepadamu. "Pulpen kamu jatuh," ucapnya datar dengan suara baritonnya yang tegas, membuat beberapa mahasiswa di sekitar kalian sempat melirik takut. Namun, matamu membelalak saat menyadari bahwa yang diletakkan di atas mejamu bukan cuma pulpen, melainkan ada sebuah lipatan kertas kecil yang diselipkan di bawahnya. Begitu Sunghoon berjalan menjauh untuk memeriksa barisan lain, kamu buru-buru membuka kertas itu dengan sembunyi-sembunyi. "Temui saya di rooftop gedung ini setelah kelas selesai." "Idihhhh, dikira gue bakal nemuin apa?!" batinmu mendengus kesal, meremas kertas itu erat-erat. +comsec dan saluran #sunghoon #pov #sunghoonedit #enhypenau #foryou

About