@h4sty4r51: #🖤

¸„.-•~¹°”ˆ˜¨ 𝗹𝓾𝗹ɑ ¨˜ˆ
¸„.-•~¹°”ˆ˜¨ 𝗹𝓾𝗹ɑ ¨˜ˆ
Open In TikTok:
Region: IQ
Sunday 26 July 2026 20:57:14 GMT
15330
729
1
70

Music

Download

Comments

a4mir.9
♥️🕊️ :
🥀🥀🥀
2026-07-26 21:06:20
1
To see more videos from user @h4sty4r51, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Pidato Putra Mahkota Kesultanan Gowa, Andi Muhammad Imam Daeng Situju Bin Andi Kumala Idjo Daeng Sila Karaengta Lembang Parang Sultan Malikussaid II Batara Gowa III”. Pada apel gelar pasukan kesultanan Gowa 1 Agustus Bismillahirrahmanirrahim. Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh. Salama’ki Karaeng, Salama’ki Gallarrang, Salama’ki Tubarania, Salama’ki Ana’ Gowa, Salama’ki seluruh keluarga besar Kesultanan Gowa yang saya muliakan. Alhamdulillahi Rabbil ‘Alamin, puji syukur kita panjatkan ke hadirat Allah Subhanahu Wa Ta’ala karena atas rahmat dan karunia-Nya, pada hari ini kita masih diberikan kesehatan, kekuatan, dan kesempatan untuk berkumpul dalam APEL GELAR PASUKAN KESULTANAN GOWA sebagai wujud kesetiaan kepada adat, sejarah, dan warisan leluhur yang telah dititipkan kepada kita. Hari ini, saya berdiri di hadapan seluruh keluarga, kerabat dan pasukan Kesultanan Gowa bukan untuk mengobarkan permusuhan, bukan untuk mempertentangkan sesama anak bangsa, dan bukan pula untuk membawa Kesultanan Gowa ke dalam pusaran politik praktis.  Hari ini kita berdiri sebagai penjaga sejarah, penjaga budaya, dan penjaga marwah Kesultanan Gowa. Kesultanan Gowa telah ada jauh sebelum lahirnya pemerintahan modern. Kesultanan Gowa telah menjadi bagian dari perjalanan sejarah bangsa Indonesia. Dari tanah inilah lahir para pemimpin besar, para pejuang, para ulama, dan para tokoh yang telah mengabdikan dirinya untuk negeri ini. Oleh karena itu, perjuangan yang kita lakukan hari ini bukanlah perjuangan untuk kekuasaan. Perjuangan kita adalah perjuangan untuk memperoleh pengakuan dan penghormatan terhadap hak-hak adat yang dijamin oleh konstitusi Negara Republik Indonesia. Saudara-saudaraku sekalian...!!! Kami menghormati Pemerintah Kabupaten Gowa. Kami menghormati DPRD Kabupaten Gowa. Kami menghormati seluruh institusi negara. Namun penghormatan itu tidak boleh menghilangkan hak masyarakat adat untuk menyuarakan keadilan. Selama bertahun-tahun, keberadaan Peraturan Daerah Kabupaten Gowa Nomor 5 Tahun 2016 tentang Lembaga Adat Daerah telah menimbulkan polemik, perpecahan, dan dualisme yang berkepanjangan di tengah masyarakat adat Gowa.  Credit video from : kulitintamks #sulawesiselatan #kerajaangowa #sukumakassar #pasukanadatmakassar #sombagowa
Pidato Putra Mahkota Kesultanan Gowa, Andi Muhammad Imam Daeng Situju Bin Andi Kumala Idjo Daeng Sila Karaengta Lembang Parang Sultan Malikussaid II Batara Gowa III”. Pada apel gelar pasukan kesultanan Gowa 1 Agustus Bismillahirrahmanirrahim. Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh. Salama’ki Karaeng, Salama’ki Gallarrang, Salama’ki Tubarania, Salama’ki Ana’ Gowa, Salama’ki seluruh keluarga besar Kesultanan Gowa yang saya muliakan. Alhamdulillahi Rabbil ‘Alamin, puji syukur kita panjatkan ke hadirat Allah Subhanahu Wa Ta’ala karena atas rahmat dan karunia-Nya, pada hari ini kita masih diberikan kesehatan, kekuatan, dan kesempatan untuk berkumpul dalam APEL GELAR PASUKAN KESULTANAN GOWA sebagai wujud kesetiaan kepada adat, sejarah, dan warisan leluhur yang telah dititipkan kepada kita. Hari ini, saya berdiri di hadapan seluruh keluarga, kerabat dan pasukan Kesultanan Gowa bukan untuk mengobarkan permusuhan, bukan untuk mempertentangkan sesama anak bangsa, dan bukan pula untuk membawa Kesultanan Gowa ke dalam pusaran politik praktis. Hari ini kita berdiri sebagai penjaga sejarah, penjaga budaya, dan penjaga marwah Kesultanan Gowa. Kesultanan Gowa telah ada jauh sebelum lahirnya pemerintahan modern. Kesultanan Gowa telah menjadi bagian dari perjalanan sejarah bangsa Indonesia. Dari tanah inilah lahir para pemimpin besar, para pejuang, para ulama, dan para tokoh yang telah mengabdikan dirinya untuk negeri ini. Oleh karena itu, perjuangan yang kita lakukan hari ini bukanlah perjuangan untuk kekuasaan. Perjuangan kita adalah perjuangan untuk memperoleh pengakuan dan penghormatan terhadap hak-hak adat yang dijamin oleh konstitusi Negara Republik Indonesia. Saudara-saudaraku sekalian...!!! Kami menghormati Pemerintah Kabupaten Gowa. Kami menghormati DPRD Kabupaten Gowa. Kami menghormati seluruh institusi negara. Namun penghormatan itu tidak boleh menghilangkan hak masyarakat adat untuk menyuarakan keadilan. Selama bertahun-tahun, keberadaan Peraturan Daerah Kabupaten Gowa Nomor 5 Tahun 2016 tentang Lembaga Adat Daerah telah menimbulkan polemik, perpecahan, dan dualisme yang berkepanjangan di tengah masyarakat adat Gowa. Credit video from : kulitintamks #sulawesiselatan #kerajaangowa #sukumakassar #pasukanadatmakassar #sombagowa

About