BUDAYA yang ditiru secara mentah-mentah. Ritualosasj salat adalah hasil penyaringan spiritual. Bentuk gerakannya mungkin terasa akrab bagi peradaban kuno tanah arab tetapi isi dan kesadarannya telah diubah total. Gerakan tubuh yang tadinya menjadi PRODUK BUDAYA LOKAL , kini diisi dengan pesan universal: tentang kerendahan hati, keadilan, dan ketundukan mutlak hanya kepada Satu Tuhan. Namun menjadi lain ketika BUDAYA LOKAL ...... , dibawa kelain Geografis , lain akar budaya , lain ekologis sistemik membuatnya sebagai tradisi homogenisasi menjadi tidak mengakar juga tidak melangit dikenal dengan analogi Nusantara.......-> " kahandap teu akaran kaluhur teu sirungan "...... , " dimana bumi dipijak disitu langit dijunjuang "....... , " Masuk kandang kambing mengembik, masuk kandang kerbau menginbau "..... , " Di mana ranting dipatah, di sana air disauk "...... , " Lain ladang lain belalang, lain lubuk lain ikannya "...... , " Bila memegang tali orang, turutlah ujungnya " - @garda7171"/> BUDAYA yang ditiru secara mentah-mentah. Ritualosasj salat adalah hasil penyaringan spiritual. Bentuk gerakannya mungkin terasa akrab bagi peradaban kuno tanah arab tetapi isi dan kesadarannya telah diubah total. Gerakan tubuh yang tadinya menjadi PRODUK BUDAYA LOKAL , kini diisi dengan pesan universal: tentang kerendahan hati, keadilan, dan ketundukan mutlak hanya kepada Satu Tuhan. Namun menjadi lain ketika BUDAYA LOKAL ...... , dibawa kelain Geografis , lain akar budaya , lain ekologis sistemik membuatnya sebagai tradisi homogenisasi menjadi tidak mengakar juga tidak melangit dikenal dengan analogi Nusantara.......-> " kahandap teu akaran kaluhur teu sirungan "...... , " dimana bumi dipijak disitu langit dijunjuang "....... , " Masuk kandang kambing mengembik, masuk kandang kerbau menginbau "..... , " Di mana ranting dipatah, di sana air disauk "...... , " Lain ladang lain belalang, lain lubuk lain ikannya "...... , " Bila memegang tali orang, turutlah ujungnya " - @garda7171 - Tikwm"/> BUDAYA yang ditiru secara mentah-mentah. Ritualosasj salat adalah hasil penyaringan spiritual. Bentuk gerakannya mungkin terasa akrab bagi peradaban kuno tanah arab tetapi isi dan kesadarannya telah diubah total. Gerakan tubuh yang tadinya menjadi PRODUK BUDAYA LOKAL , kini diisi dengan pesan universal: tentang kerendahan hati, keadilan, dan ketundukan mutlak hanya kepada Satu Tuhan. Namun menjadi lain ketika BUDAYA LOKAL ...... , dibawa kelain Geografis , lain akar budaya , lain ekologis sistemik membuatnya sebagai tradisi homogenisasi menjadi tidak mengakar juga tidak melangit dikenal dengan analogi Nusantara.......-> " kahandap teu akaran kaluhur teu sirungan "...... , " dimana bumi dipijak disitu langit dijunjuang "....... , " Masuk kandang kambing mengembik, masuk kandang kerbau menginbau "..... , " Di mana ranting dipatah, di sana air disauk "...... , " Lain ladang lain belalang, lain lubuk lain ikannya "...... , " Bila memegang tali orang, turutlah ujungnya " - @garda7171"/>