@aaber12345: كم نعمة تعيش معها كل يوم دون أن تشعر بقيمتها؟ الصحة، النوم، الأمن، النفس، الأهل… كلها نعم صامتة لا تُحدث ضجيجًا، لكن غياب واحدة منها قد يغيّر حياتك كلها. خذ دقيقة لتتذكر فضل الله عليك، فالشكر يزيد النعم، والغفلة تُنسيك جمالها. #ا#النعم_الصامتةت#تدبرم#موعظةا#اكسبلورfyp

نفحة إيمانية
نفحة إيمانية
Open In TikTok:
Region: SA
Monday 27 July 2026 04:39:55 GMT
3492
229
4
41

Music

Download

Comments

ali_tn774
T :
الحمدلله
2026-07-28 02:35:20
0
zhra12311
zozo :
اللهم لك الحمد والشكر
2026-07-27 20:35:40
0
aborakan558
ابو راكان :
🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹اللهم صل على محمد وال محمد كما صليت على ابراهيم وال ابراهيم إنك حميد مجيد وبارك على محمد وعلى ال محمد كما باركت على ابراهيم وعلى ال ابراهيم في العالمين انك حميد مجيد 🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹
2026-07-27 19:51:16
0
To see more videos from user @aaber12345, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Kawanan Organisasi Papua Merdeka (OPM) menembak mati tiga warga sipil Orang Asli Papua (OAP) di Distrik Seradala, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan, Selasa (21/7/2026). Markas Pusat Komnas Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB)-OPM pimpinan Kopitua Heluka mengklaim bertanggung jawab atas aksi pembunuhan bersenjata tersebut. Peristiwa tragis ini terungkap setelah video eksekusi para korban di ruas jalan aspal Trans Papua beredar luas. Dua korban di antaranya merupakan sepasang suami istri yakni Kumis Kogoya dan istrinya. Sementara itu, satu korban lainnya adalah perempuan yang berasal dari Suku Unaukam. Dalam rekaman video yang beredar, para pelaku tampak menggunakan senjata api bolt-action yang diduga berkaliber 5,56 milimeter. Pihak TPNPB-OPM berdalih bahwa tindakan penembakan brutal ini karena para korban dicurigai sebagai mata-mata aparat keamanan. Menanggapi kejadian tersebut, Komando Operasi (Koops) TNI Habema langsung memberikan pernyataan resmi untuk meluruskan informasi. TNI menegaskan bahwa ketiga korban yang meninggal dunia tersebut murni masyarakat sipil biasa. Aparat keamanan juga membantah keras klaim sepihak OPM yang menuduh para korban sebagai bagian dari jaringan intelijen. Artikel ini telah tayang di Tribunpapuatengah.com dengan judul Dicurigai Jadi Spion Aparat: OPM Eksekusi Mati Tiga Warga Sipil Asli Papua, TNI Beri Bantahan Tegas, https://papuatengah.tribunnews.com/papua-pegunungan/6558/dicurigai-jadi-spion-aparat-opm-eksekusi-mati-tiga-warga-sipil-asli-papua-tni-beri-bantahan-tegas. VP: Agatoni Buttang
Kawanan Organisasi Papua Merdeka (OPM) menembak mati tiga warga sipil Orang Asli Papua (OAP) di Distrik Seradala, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan, Selasa (21/7/2026). Markas Pusat Komnas Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB)-OPM pimpinan Kopitua Heluka mengklaim bertanggung jawab atas aksi pembunuhan bersenjata tersebut. Peristiwa tragis ini terungkap setelah video eksekusi para korban di ruas jalan aspal Trans Papua beredar luas. Dua korban di antaranya merupakan sepasang suami istri yakni Kumis Kogoya dan istrinya. Sementara itu, satu korban lainnya adalah perempuan yang berasal dari Suku Unaukam. Dalam rekaman video yang beredar, para pelaku tampak menggunakan senjata api bolt-action yang diduga berkaliber 5,56 milimeter. Pihak TPNPB-OPM berdalih bahwa tindakan penembakan brutal ini karena para korban dicurigai sebagai mata-mata aparat keamanan. Menanggapi kejadian tersebut, Komando Operasi (Koops) TNI Habema langsung memberikan pernyataan resmi untuk meluruskan informasi. TNI menegaskan bahwa ketiga korban yang meninggal dunia tersebut murni masyarakat sipil biasa. Aparat keamanan juga membantah keras klaim sepihak OPM yang menuduh para korban sebagai bagian dari jaringan intelijen. Artikel ini telah tayang di Tribunpapuatengah.com dengan judul Dicurigai Jadi Spion Aparat: OPM Eksekusi Mati Tiga Warga Sipil Asli Papua, TNI Beri Bantahan Tegas, https://papuatengah.tribunnews.com/papua-pegunungan/6558/dicurigai-jadi-spion-aparat-opm-eksekusi-mati-tiga-warga-sipil-asli-papua-tni-beri-bantahan-tegas. VP: Agatoni Buttang

About