@ufonomenon: Drunk aliens have a party on earth! Must see! #alien #aliens #drunk #beer

ufonomenon
ufonomenon
Open In TikTok:
Region: GB
Monday 27 July 2026 09:32:24 GMT
147742
4588
139
632

Music

Download

Comments

ellywandesouzalim8
ellywandesouzalim8 :
esses são brasileiros
2026-07-28 18:03:06
4
montana6199
😮‍💨🇨🇦Montana🇨🇦😮‍💨 :
Holy ai
2026-08-20 06:38:36
0
dionisio_100
dionisio_100 :
muy buena desicion tomar Toña bien fria
2026-09-02 04:18:29
0
user5340058300881
nando :
jajajaja jajajaja jajajaja jajajaja jajajaja jajajaja
2026-07-27 15:47:52
2
jay83x8
Jay83x :
drunk demons
2026-07-27 20:13:50
1
your_povelitel_07
143 :
это я с друзьями, когда к нам пришёл трезвый друг 🤣🤣🤣👍
2026-08-22 17:39:28
0
ma.nay.chi5213
Ma Nay Chi :
ok
2026-08-07 11:21:07
1
regi12476
regi124 :
Ich höre deutsche Worte
2026-07-31 00:20:19
1
larimar815
Larimar :
😂😂😂😂😂😂😂😂hanno imparato la parte migliore😂😂😂😂😂😂😂😂😂
2026-07-29 19:00:38
1
gio_gio_cartoons
Giorgi Giorbelidze :
2026-08-29 12:40:12
0
tolik.maxsudov
Tolik Maxsudov :
классный мультик 🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰
2026-07-27 09:42:02
1
odairpereiraperei3
odairpereiraperei3 :
não vai pode operar a nave
2026-07-28 20:14:22
1
user8623568750977
user8623568750977 :
2026-07-27 18:53:32
0
dionisio_100
dionisio_100 :
tan tan locos mis amiguitos brindes por la terra
2026-09-02 04:19:04
0
aldiyarkyzy82
Aldiyarkyzy :
🥰
2026-09-02 06:58:08
0
user7615339652992
ደሳለኝ :
መንቸው
2026-08-17 19:17:58
0
truong13z0
ⓧⓤâⓝ ⓣⓡườⓝⓖ :
IIIIIIIAAAAAA
2026-08-22 02:34:30
0
naeemgu67
naeemkhan :
hi😄
2026-08-22 17:32:35
0
phong.nguyen6833
Phong Nguyen :
😁😁
2026-08-22 15:03:06
0
chuckoland123
Charlie :
Let’s hope not.
2026-07-27 22:00:48
0
To see more videos from user @ufonomenon, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

DARI DAPUR SEDERHANA DI BANTUL, LEMPER FROZEN TEMBUS AUSTRALIA Berawal dari permintaan sang keponakan di Jakarta, Isnaini (53) justru melahirkan inovasi lemper frozen dari dapurnya di Padukuhan Mayungan 2, Kalurahan Murtigading, Kapanewon Sanden, Bantul. Pada Selasa (1/9/2026) siang, aroma santan dan rempah memenuhi rumah sederhana tempat Isnaini menjalankan usaha yang dirintis sejak pertengahan 2024. Lemper buatannya dibuat tanpa pengawet, dikemas vakum, dan dapat disimpan di freezer sekitar satu bulan. Untuk menikmatinya, lemper cukup didiamkan sekitar 30 menit pada suhu ruangan, kemudian dikukus sekitar satu jam hingga kembali hangat dan empuk. Sebelum divakum, lemper yang telah dibungkus daun harus didinginkan setidaknya dua jam agar lebih keras dan tidak saling menempel. Secara otodidak, Isnaini mengolah 10–12 kilogram beras ketan selama sekitar enam jam setiap hari. Ketan direndam, dikukus bertahap dengan santan, garam, dan gula hingga tiga kali proses pematangan, sebelum diisi suwiran daging ayam atau sapi. Dalam sehari, sekitar 500 lemper dapat diproduksi. Harganya Rp30.000 per paket untuk isi ayam dan Rp40.000 untuk isi sapi. Seluruh proses masih dikerjakan secara manual oleh Isnaini bersama keluarga. Lemper frozen tersebut disebut menjadi satu-satunya di Kalurahan Murtigading. Selain dipesan warga Sanden dan Bantul, produk ini telah dikirim sebagai oleh-oleh ke Jambi, Kalimantan, hingga Australia. Kemasan vakum, styrofoam, dan ice gel digunakan agar produk lebih aman selama pengiriman tanpa mengurangi kualitas dan rasa. Awalnya, Isnaini yang telah berjualan snack sejak 1998 hanya melayani tetangga sekitar. Namun, promosi melalui media sosial dan dari mulut ke mulut membuat permintaan meningkat, terutama menjelang musim liburan dan hari raya. Meski kini menjangkau berbagai daerah, Isnaini mengatakan pengolahan tetap dipertahankan secara tradisional untuk menjaga cita rasa asli lemper. (nei/mon) Produser : Ibnu Taufik Juwariyanto Reporter : Neti Rukmana Editor : Mona Kriesdinar Program : Tribun Jogja News Video Editor : Afiffudin #kuliner #lemper #frozen
DARI DAPUR SEDERHANA DI BANTUL, LEMPER FROZEN TEMBUS AUSTRALIA Berawal dari permintaan sang keponakan di Jakarta, Isnaini (53) justru melahirkan inovasi lemper frozen dari dapurnya di Padukuhan Mayungan 2, Kalurahan Murtigading, Kapanewon Sanden, Bantul. Pada Selasa (1/9/2026) siang, aroma santan dan rempah memenuhi rumah sederhana tempat Isnaini menjalankan usaha yang dirintis sejak pertengahan 2024. Lemper buatannya dibuat tanpa pengawet, dikemas vakum, dan dapat disimpan di freezer sekitar satu bulan. Untuk menikmatinya, lemper cukup didiamkan sekitar 30 menit pada suhu ruangan, kemudian dikukus sekitar satu jam hingga kembali hangat dan empuk. Sebelum divakum, lemper yang telah dibungkus daun harus didinginkan setidaknya dua jam agar lebih keras dan tidak saling menempel. Secara otodidak, Isnaini mengolah 10–12 kilogram beras ketan selama sekitar enam jam setiap hari. Ketan direndam, dikukus bertahap dengan santan, garam, dan gula hingga tiga kali proses pematangan, sebelum diisi suwiran daging ayam atau sapi. Dalam sehari, sekitar 500 lemper dapat diproduksi. Harganya Rp30.000 per paket untuk isi ayam dan Rp40.000 untuk isi sapi. Seluruh proses masih dikerjakan secara manual oleh Isnaini bersama keluarga. Lemper frozen tersebut disebut menjadi satu-satunya di Kalurahan Murtigading. Selain dipesan warga Sanden dan Bantul, produk ini telah dikirim sebagai oleh-oleh ke Jambi, Kalimantan, hingga Australia. Kemasan vakum, styrofoam, dan ice gel digunakan agar produk lebih aman selama pengiriman tanpa mengurangi kualitas dan rasa. Awalnya, Isnaini yang telah berjualan snack sejak 1998 hanya melayani tetangga sekitar. Namun, promosi melalui media sosial dan dari mulut ke mulut membuat permintaan meningkat, terutama menjelang musim liburan dan hari raya. Meski kini menjangkau berbagai daerah, Isnaini mengatakan pengolahan tetap dipertahankan secara tradisional untuk menjaga cita rasa asli lemper. (nei/mon) Produser : Ibnu Taufik Juwariyanto Reporter : Neti Rukmana Editor : Mona Kriesdinar Program : Tribun Jogja News Video Editor : Afiffudin #kuliner #lemper #frozen

About