:
Istilah JJ adalah singkatan dari jedag-jedug, yang awalnya merupakan onomatope (tiruan bunyi) untuk menggambarkan dentuman bass yang keras: "jedag... jedug...". Seiring waktu, istilah ini berkembang menjadi nama untuk gaya musik remix dan juga gaya edit video yang mengikuti irama musik.
Asal-usulnya dapat diringkas seperti ini:
Sebelum viral di TikTok, musik dengan ciri bass kuat dan tempo cepat sudah lama ada di Indonesia, terpengaruh oleh genre seperti breakbeat, funkot (funky kota), Dutch house, dan berbagai remix EDM lokal
Sekitar 2018–2019, kreator video di TikTok dan aplikasi edit video mulai membuat video dengan transisi yang berganti tepat saat dentuman bass ("jedag-jedug"). Awalnya, "jedag-jedug" lebih merujuk ke gaya edit videonya, bukan nama genre musik.
Karena video seperti itu semakin populer, orang kemudian menyebut musik pengiringnya sebagai musik jedag-jedug. Dari sinilah muncul singkatan JJ, yang kini umum dipakai di TikTok dan media sosial.
Jadi, tidak ada satu orang yang secara pasti menciptakan "JJ". Istilah tersebut muncul secara organik dari komunitas editor video dan penikmat musik remix Indonesia, lalu menjadi tren besar berkat TikTok. Walaupun ada kreator dan DJ yang berperan besar dalam memopulerkannya, istilah "jedag-jedug" sendiri bukan ciptaan satu individu.
2026-07-28 04:06:06