@aikbarzani: #masoudbarzani #masrourbarzani #مسرور_بارزاني #amb #areenbarzani @Areen

𝐀.𝐈.𝐊.—𝐁 𝐀 𝐑 𝐙 𝐀 𝐍 𝐈
𝐀.𝐈.𝐊.—𝐁 𝐀 𝐑 𝐙 𝐀 𝐍 𝐈
Open In TikTok:
Region: SE
Monday 27 July 2026 19:30:45 GMT
18485
2248
64
56

Music

Download

Comments

sihadgmbh
Sihad GmbH :
2026-07-30 16:28:16
0
c841011
c841011 :
zaxo
2026-07-27 19:33:43
0
ahmetoglu3
Ahmetoğlü :
🌹
2026-07-29 15:02:18
0
emadkatar2
Rek :
❤️
2026-07-27 21:12:39
0
emadkatar2
Rek :
🌹
2026-07-27 21:12:44
0
rebaz.xoshnaw02
⚜️🖤♛ڕێبازی بارزانی🦁🖤👑 :
💛👑
2026-07-27 21:31:05
0
sphan__barzani__official
♥♚ســــپــحـان__بـــارزانی♚♥ :
Bra Gawra❤️👑🫡
2026-07-28 12:04:40
1
dyiwsyy5tou5
ازهر حسين :
🌹🌹🌹🌹🌹🌹
2026-07-27 21:14:20
0
aina.ayhaa
Ain :
❤️
2026-07-27 19:45:39
0
ibrahimzako
ibrahimzako :
💐💐💐🤲🤲❤️
2026-07-27 19:48:19
0
emadkatar2
Rek :
👑
2026-07-27 21:12:33
0
zixatizixati
تفاحة :
🥰
2026-07-27 19:40:57
0
To see more videos from user @aikbarzani, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

KPK mengungkap dugaan korupsi yang dilakukan Bupati Pekalongan Fadia Arafiq melalui perusahaan keluarga bernama PT Raja Nusantara Berjaya (RNB). Perusahaan tersebut diduga dibuat untuk memenangkan proyek pengadaan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pekalongan. Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK Asep Guntur Rahayu menyebut Fadia menunjuk asisten rumah tangganya (ART), Rul Bayatun, sebagai direktur perusahaan tersebut. “Kalau info terakhir yang kita dapat itu dia nyebutnya ART gitu ya. ART-nya FAR (Fadia),” kata Asep kepada wartawan, dikutip Jumat (6/2). Awalnya perusahaan itu dibentuk oleh Fadia bersama suaminya, Mukhtaruddin Ashraff Abu yang menjabat sebagai anggota DPR RI, serta anaknya Muhammad Sabiq Ashraff yang merupakan anggota DPRD Pekalongan. Dalam struktur awal, Ashraff menjabat komisaris, Sabiq sebagai direktur, sementara Fadia menjadi beneficial owner sebelum posisi direktur kemudian diganti dengan Rul Bayatun. KPK menyebut PT RNB bergerak di bidang penyediaan jasa dan aktif mengikuti berbagai pengadaan barang dan jasa di lingkungan Pemkab Pekalongan. Perusahaan tersebut diduga memenangkan berbagai proyek karena adanya intervensi dari Fadia dan Sabiq kepada sejumlah kepala dinas. Selama periode 2023 hingga 2026, PT RNB disebut mengantongi sekitar Rp 46 miliar dari kontrak proyek jasa outsourcing di lingkungan Pemkab Pekalongan. Dari jumlah tersebut sekitar Rp 22 miliar digunakan untuk membayar gaji karyawan, sementara sekitar Rp 19 miliar diduga mengalir kepada Fadia dan keluarganya. 📸: Dok. kumparan/Iqbal Firdaus. 

Baca selengkapnya dengan klik link di bio. Cari tahu berita update lainnya dengan download aplikasi kumparan di App Store atau Google Play.⁠

📝: newsupdate | update | news | tiktokvidol | R064 | E164 
#bicarafaktalewatberita #kumparan
KPK mengungkap dugaan korupsi yang dilakukan Bupati Pekalongan Fadia Arafiq melalui perusahaan keluarga bernama PT Raja Nusantara Berjaya (RNB). Perusahaan tersebut diduga dibuat untuk memenangkan proyek pengadaan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pekalongan. Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK Asep Guntur Rahayu menyebut Fadia menunjuk asisten rumah tangganya (ART), Rul Bayatun, sebagai direktur perusahaan tersebut. “Kalau info terakhir yang kita dapat itu dia nyebutnya ART gitu ya. ART-nya FAR (Fadia),” kata Asep kepada wartawan, dikutip Jumat (6/2). Awalnya perusahaan itu dibentuk oleh Fadia bersama suaminya, Mukhtaruddin Ashraff Abu yang menjabat sebagai anggota DPR RI, serta anaknya Muhammad Sabiq Ashraff yang merupakan anggota DPRD Pekalongan. Dalam struktur awal, Ashraff menjabat komisaris, Sabiq sebagai direktur, sementara Fadia menjadi beneficial owner sebelum posisi direktur kemudian diganti dengan Rul Bayatun. KPK menyebut PT RNB bergerak di bidang penyediaan jasa dan aktif mengikuti berbagai pengadaan barang dan jasa di lingkungan Pemkab Pekalongan. Perusahaan tersebut diduga memenangkan berbagai proyek karena adanya intervensi dari Fadia dan Sabiq kepada sejumlah kepala dinas. Selama periode 2023 hingga 2026, PT RNB disebut mengantongi sekitar Rp 46 miliar dari kontrak proyek jasa outsourcing di lingkungan Pemkab Pekalongan. Dari jumlah tersebut sekitar Rp 22 miliar digunakan untuk membayar gaji karyawan, sementara sekitar Rp 19 miliar diduga mengalir kepada Fadia dan keluarganya. 📸: Dok. kumparan/Iqbal Firdaus. 

Baca selengkapnya dengan klik link di bio. Cari tahu berita update lainnya dengan download aplikasi kumparan di App Store atau Google Play.⁠

📝: newsupdate | update | news | tiktokvidol | R064 | E164 
#bicarafaktalewatberita #kumparan

About