@vtv24news: Ngày này của 26 năm trước, tức ngày 28/7/2000, phiên giao dịch đầu tiên của thị trường chứng khoán Việt Nam đã được diễn ra tại Trung tâm Giao dịch Chứng khoán TP. Hồ Chí Minh, nay là Sở Giao dịch Chứng khoán TP. Hồ Chí Minh (HoSE). #VTV24 #VTV #chungkhoan

VTV24
VTV24
Open In TikTok:
Region: VN
Tuesday 28 July 2026 01:48:27 GMT
55709
1125
0
121

Music

Download

Comments

There are no more comments for this video.
To see more videos from user @vtv24news, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Presiden Prabowo Subianto melontarkan pernyataan yang menjadi sorotan publik saat menghadiri Panen Raya TNI di Lanud Abdulrachman Saleh, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Jumat (17/7). Dalam pidatonya, Prabowo menanggapi keluhan mengenai harga beras yang dinilai masih mahal. Ia mengatakan bahwa siapa pun yang menganggap harga beras terlalu tinggi sebaiknya mencoba menanam padi sendiri agar memahami beratnya proses produksi yang dijalani para petani. Menurut Prabowo, masyarakat sering kali hanya melihat harga beras di pasar tanpa memahami perjuangan petani mulai dari mengolah lahan, membeli benih, pupuk, hingga menghadapi risiko cuaca dan gagal panen. Karena itu, ia menilai petani berhak memperoleh penghasilan yang layak dari hasil kerja keras mereka. Pernyataan tersebut disampaikan sebagai bentuk dukungan pemerintah terhadap kesejahteraan petani Indonesia. Dalam kesempatan yang sama, Presiden juga memuji peningkatan kesejahteraan petani di sejumlah daerah. Ia menyebut ada petani yang kini mampu menikmati hasil usahanya, bahkan berlibur ke luar negeri. Menurutnya, kondisi tersebut menunjukkan bahwa sektor pertanian mulai memberikan nilai ekonomi yang lebih baik bagi para pelaku utamanya. Prabowo turut menegaskan pentingnya keterlibatan TNI dan Polri dalam mendukung ketahanan pangan nasional. Menurutnya, kehadiran aparat di sektor pertanian merupakan bagian dari upaya membantu masyarakat mengatasi berbagai persoalan, termasuk memperkuat produksi pangan menuju swasembada. Pernyataan Presiden tersebut kemudian memicu beragam tanggapan di ruang publik. Sebagian pihak menilai ucapan itu sebagai bentuk pembelaan terhadap petani agar masyarakat lebih menghargai proses produksi pangan. Sementara sebagian lainnya berpendapat bahwa persoalan harga beras juga dipengaruhi rantai distribusi, biaya logistik, dan mekanisme pasar sehingga memerlukan solusi yang menyeluruh.
Presiden Prabowo Subianto melontarkan pernyataan yang menjadi sorotan publik saat menghadiri Panen Raya TNI di Lanud Abdulrachman Saleh, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Jumat (17/7). Dalam pidatonya, Prabowo menanggapi keluhan mengenai harga beras yang dinilai masih mahal. Ia mengatakan bahwa siapa pun yang menganggap harga beras terlalu tinggi sebaiknya mencoba menanam padi sendiri agar memahami beratnya proses produksi yang dijalani para petani. Menurut Prabowo, masyarakat sering kali hanya melihat harga beras di pasar tanpa memahami perjuangan petani mulai dari mengolah lahan, membeli benih, pupuk, hingga menghadapi risiko cuaca dan gagal panen. Karena itu, ia menilai petani berhak memperoleh penghasilan yang layak dari hasil kerja keras mereka. Pernyataan tersebut disampaikan sebagai bentuk dukungan pemerintah terhadap kesejahteraan petani Indonesia. Dalam kesempatan yang sama, Presiden juga memuji peningkatan kesejahteraan petani di sejumlah daerah. Ia menyebut ada petani yang kini mampu menikmati hasil usahanya, bahkan berlibur ke luar negeri. Menurutnya, kondisi tersebut menunjukkan bahwa sektor pertanian mulai memberikan nilai ekonomi yang lebih baik bagi para pelaku utamanya. Prabowo turut menegaskan pentingnya keterlibatan TNI dan Polri dalam mendukung ketahanan pangan nasional. Menurutnya, kehadiran aparat di sektor pertanian merupakan bagian dari upaya membantu masyarakat mengatasi berbagai persoalan, termasuk memperkuat produksi pangan menuju swasembada. Pernyataan Presiden tersebut kemudian memicu beragam tanggapan di ruang publik. Sebagian pihak menilai ucapan itu sebagai bentuk pembelaan terhadap petani agar masyarakat lebih menghargai proses produksi pangan. Sementara sebagian lainnya berpendapat bahwa persoalan harga beras juga dipengaruhi rantai distribusi, biaya logistik, dan mekanisme pasar sehingga memerlukan solusi yang menyeluruh.

About