@roja_nime: Sutan Ibrahim gelar Datuk Tan Malaka (2 Juni 1897 – 21 Februari 1949) adalah seorang pahlawan nasional, pengajar, pemikir revolusioner, dan filsuf politik terkemuka asal Sumatra Barat, Indonesia. Beliau merupakan sosok di balik pemikiran besar kemerdekaan Indonesia yang bahkan menulis buku fenomenal Naar de Republiek Indonesia (Menuju Republik Indonesia) pada tahun 1925, jauh sebelum Indonesia memproklamasikan kemerdekaannya. Sepanjang hidupnya, Tan Malaka menjalani perjuangan yang sangat berat dengan berpindah-pindah negara secara canggih di bawah penyamaran untuk menghindari kejaran intelijen kolonial. Melalui karya monumental lainnya seperti Madilog (Materialisme, Dialektika, Logika), beliau bertekad membangun cara berpikir kritis dan rasional bagi rakyat Indonesia agar terbebas dari belenggu dogmatisme, feodalisme, serta penjajahan asing. Mengenai kutipan pada gambar—"Penindasan tidak akan pernah hilang, jika rakyat masih percaya bahwa pemimpin adalah tuan, bukan pelayan"—pesan ini menyampaikan kritik fundamental terhadap mentalitas feodal dalam tatanan sosial dan politik. Tan Malaka menyoroti kekeliruan fatal ketika rakyat menempatkan pejabat atau penguasa sebagai sosok yang harus disembah, ditakuti, atau dilayani tanpa kesadaran kritis. Kutipan tersebut mengingatkan bahwa hakekat utama kepemimpinan dalam sistem demokrasi maupun tatanan masyarakat yang adil adalah pelayanan publik. Ketika rakyat terus bersikap pasif dan menganggap pemegang kekuasaan sebagai "tuan", maka celah kesewenang-wenangan dan penindasan akan selalu terbuka lebar. Kemerdekaan sejati hanya bisa terwujud jika rakyat memiliki kesadaran kritis bahwa pemimpin adalah pelayan masyarakat yang wajib dimintai pertanggungjawaban.#capcut #tanmalaka #madilog#kesadaranpublik#foryoupage

critical_ten
critical_ten
Open In TikTok:
Region: ID
Tuesday 28 July 2026 07:22:36 GMT
22370
1434
14
90

Music

Download

Comments

firman_setiawan777.3
setiawan firman :
mereka tidak takut RAKYAT MISKIN, mereka takut ketika rakyat terlalu KRITIS DAN CERDAS
2026-07-31 02:37:28
18
wongalas1932
nothingspecial🦅 :
sistem masih kaya kerajaan Majapahit
2026-08-04 13:22:27
1
killerking9415
King :
ingat orang jujur dan benar akan dibenci dilingkungan yang salah
2026-08-03 08:39:57
5
nuraievyadelia
Hayati :
1, kerana pemimpin bawa kerajaan. sedang kan kerajaan sentiasa working hours / days duduk kaunter menunggu client daripada rakyat biasa. 2, pemimpin tidak menjadi pemimpin jika kerusi nya tidak cukup 1rakyat lagi menangkan kerusi nya. 3, pemimpin juga mempunyai gajian, harus berkerja, untuk rakyat dari rakyat.
2026-08-02 10:12:53
1
lukmanbsa147
salman bsa :
mantab kata2 Tan malaka❤️
2026-08-03 15:09:42
2
ahmad.pra
Ahmad. D. PR :
Alfatihah utk tuan tan malaka.... "semoga semua amal ibadahmu diterma, diampuni segala dosa2mu...... 😢 andai tuan melihat kondisi di negeri ini saat ini.... negeri ini sdh dkuasai para koruptor tuan...
2026-08-03 03:39:20
4
denku_09
AA Enjang :
penindasan tidak akan pernah hilang, jika rakyat masih percaya bahwa pemimpin adalah tuan bukan pelayan.
2026-08-03 05:37:13
2
hambatuhaaan
¶¶¶¶¶¶¶¶¶ :
disinilah letak krusial antara menjabat dengan boss. kalau banyak orang faham mreka akan tau diri
2026-08-05 00:40:22
0
montlyasmr
りき :
setuju 😁
2026-07-30 14:29:54
2
unixcore
unix :
bukan cuma mindset tp sistem juga sudah gk bisa spt itu.. bagai mna bisa pelayan yg pegang senjata dan kuasa
2026-08-03 03:06:10
2
fadel110423
Bg Fadel23 :
sejak kapan mereka para pelayan menobatkan diri menjadi tuan???pada tahun dan zaman berapa para pelayan dan keturunannya menobatkan diri menjadi tuan????
2026-08-03 18:41:01
0
To see more videos from user @roja_nime, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos


About