Syarihul :
Hanya bermodal “niat baik”, tapi kajian awal ngga ada malah baru mau dibuat, perencanaan belum selesai, tugas tanggung jawab ditambah terus, pengadaan barang yang masif, arah geraknya berubah-ubah, pembangunan bangunannya di tempat2 random, di sebrang sungai, di kuburan, di atas gunung, di hutan, di tengah sawah, sebelahan sama kopdes lain, dan presiden bangga karena sudah berhasil membangun 80.000 “bangunan” kopdes di seluruh Indonesia, dan itu mayoritas dari PAJAK rakyat.
2026-07-28 23:23:11