Language
English
عربي
Tiếng Việt
русский
français
español
日本語
한글
Deutsch
हिन्दी
简体中文
繁體中文
API
Home
How To Use
Language
English
عربي
Tiếng Việt
русский
français
español
日本語
한글
Deutsch
हिन्दी
简体中文
繁體中文
Home
Detail
@franco.massaro07:
¡Mikey!🧑🏻
Open In TikTok:
Region: US
Tuesday 28 July 2026 16:23:07 GMT
982
195
0
4
Music
Download
No Watermark .mp4 (
0MB
)
No Watermark(HD) .mp4 (
0MB
)
Watermark .mp4 (
0MB
)
Music .mp3
Comments
There are no more comments for this video.
To see more videos from user @franco.massaro07, please go to the Tikwm homepage.
Other Videos
#si tu veux vite mourir #humor #fyppp🤣🤣
Có những điều đẹp nhất chỉ đến với người chịu ở lại chờ. Cứ ngỡ trời sẽ đổ mưa, nhưng cuối cùng ông trời không phụ người có lòng. Một bầu trời rực sáng, một buổi tối đáng nhớ. 🎇🤍 #夏 #花火大会
#explore #fyp #capcut
Flare-like lights moving across the cloud layer tonight. CASE 100 logged. Has anyone seen something like this before? #ufo #uap #unexplained #caughtoncamera #Case100
Part 4: Lembaran Baru di Kampus yang Sama Y/N kira, dunia perkuliahan bakal jadi tempat terbaik buat nya untuk benar-benar mengubur masa lalu. Gak ada lagi memori masa SMA dulu, gak ada lagi bayangan koridor lantai dua SMA, dan yang paling penting... gak ada lagi nama Yang Jungwon di hidupnya. Hari itu adalah hari pertama ospek universitas. Kampus benar-benar ramai dan penuh sesak sama ribuan mahasiswa baru yang sibuk nyari kelompok masing-masing. Y/N berdiri di dekat mading utama, celingukan mencari namanya di daftar pembagian kelas. "Permisi, maba fungsional dilarang berhenti di tengah jalan ya, silakan langsung kumpul di lapangan," tegur salah satu panitia ospek dengan tegas. "Ah, iya, Kak. Maaf," jawab Y/N panik. Ia refleks membalikkan badan dengan terburu-buru sampai gak sengaja menyenggol bahu seseorang yang baru saja berjalan dari arah berlawanan. Buku-buku panduan ospek yang ia pegang langsung jatuh berserakan di lantai. "Eh, maaf, maaf. Gak sengaja," ucap cowok itu refleks. Dia langsung berjongkok buat bantu mengambil buku-buku Y/N yang jatuh. "Gak apa-apa, Kak, saya yang salah—" Kalimat Y/N mendadak terhenti di tenggorokan. Tangannya yang mau mengambil buku itu mendadak kaku di udara. Tepat di depannya, cowok yang lagi mengumpulkan buku-buku itu mendongak. Begitu sepasang mata kucingnya menatap Y/N, waktu rasanya kembali berhenti. Ganteng, rapi, dan kelihatan jauh lebih dewasa dengan kemeja putihnya. Cowok itu... Jungwon. Jungwon kelihatan sama kagetnya kayak Y/N. Sepasang matanya melebar, menatap Y/N gak percaya. "Y/N? Kamu... kuliah di sini juga?" tanya Jungwon, suaranya terdengar agak bergetar, beda banget sama suaranya yang dingin pas malam perpisahan dulu. Dada Y/N langsung terasa sesak seketika. Semua memori menyakitkan pas malam kelulusan, kata-kata "cuma kasihan" dan "iba" itu mendadak terngiang lagi di telinga Y/N. Rasa sakitnya kembali segar. Tapi kali ini, ia gak mau kelihatan lemah lagi di depan Jungwon. ia gak mau dikasihani lagi. Y/N langsung merebut buku-buku di tangan Jungwon dengan cepat, lalu berdiri dengan tegap. Ia menarik napas dalam-dalam, memasang wajah sedingin mungkin, dan menatap Jungwon tanpa emosi sama sekali. "Iya, Kak. Permisi, saya harus ke lapangan," ucap Y/N dengan suara datar dan formal, sengaja memanggilnya 'Kak' seolah-olah mereka gak pernah punya sejarah apa pun di masa lalu. Y/N langsung melangkah pergi melewati bahu Jungwon tanpa menengok ke belakang lagi. Mencengkeram tali tas nya erat-erat menahan tangan nya yang gemetar karena syok. Y/N gak tahu kalau di belakang sana, Jungwon masih berdiri mematung. Dia menatap punggung Y/N yang menjauh dengan tatapan yang... sulit diartikan. Ada rasa bersalah dan penyesalan yang tersirat di matanya yang sayu. Ternyata, melupakan itu gak semudah membalikkan telapak tangan. Dan sialnya, di kampus yang luas ini, takdir seolah sengaja mempermainkan Y/N lagi. Next Part 5 : Jarak yang Sengaja Dibuat #pov #au #jungwon #enhypen #fyp
About
Robot
API
Legal
Privacy Policy