@crocsgal: We London @[email protected]

Crocsgal
Crocsgal
Open In TikTok:
Region: US
Tuesday 28 July 2026 16:28:06 GMT
463
49
0
1

Music

Download

Comments

There are no more comments for this video.
To see more videos from user @crocsgal, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

POV: Hari yang selama ini selalu berusaha kamu lupakan... akhirnya datang juga. Hari terakhir kontrak pernikahan itu berakhir. Sejak membuka mata pagi tadi, dadamu terasa sesak. Entah karena memang udara pagi terlalu dingin, atau karena kamu tahu... setelah matahari terbenam nanti, semuanya benar-benar selesai. Kamu berdiri cukup lama di depan jendela kamar, memandangi halaman istana yang masih diselimuti embun. Biasanya suasana seperti ini selalu membuatmu tenang. Namun hari ini, justru terasa begitu sunyi. Perlahan kamu menarik koper berukuran sedang dari bawah tempat tidur. Satu per satu pakaian yang dulu kamu bawa ke istana kembali masuk ke dalam koper itu. Di sela-sela lipatan baju, sesekali tanganmu berhenti. Tatapanmu jatuh pada sebuah hoodie hitam milik Jake. Bibirmu tersenyum tipis.
POV: Hari yang selama ini selalu berusaha kamu lupakan... akhirnya datang juga. Hari terakhir kontrak pernikahan itu berakhir. Sejak membuka mata pagi tadi, dadamu terasa sesak. Entah karena memang udara pagi terlalu dingin, atau karena kamu tahu... setelah matahari terbenam nanti, semuanya benar-benar selesai. Kamu berdiri cukup lama di depan jendela kamar, memandangi halaman istana yang masih diselimuti embun. Biasanya suasana seperti ini selalu membuatmu tenang. Namun hari ini, justru terasa begitu sunyi. Perlahan kamu menarik koper berukuran sedang dari bawah tempat tidur. Satu per satu pakaian yang dulu kamu bawa ke istana kembali masuk ke dalam koper itu. Di sela-sela lipatan baju, sesekali tanganmu berhenti. Tatapanmu jatuh pada sebuah hoodie hitam milik Jake. Bibirmu tersenyum tipis. "Masih ada ya..." Kamu mengusap kain itu pelan sebelum melipatnya kembali. Ingin mengembalikannya, tapi rasanya... kamu belum sanggup. Tok. Tok. Suara ketukan pelan terdengar di balik pintu. "Kamu sudah bangun?" Suara yang begitu kamu hafal. Jake. Kamu mengusap cepat sudut matamu sebelum membuka pintu. Jake berdiri di sana. Rambutnya sedikit berantakan, seolah ia juga tidak benar-benar tidur semalaman. "Udah." Tatapan Jake tanpa sadar jatuh pada koper di dalam kamar. Hening. Tak ada satu pun dari kalian yang berani membahasnya. Jake hanya mengembuskan napas pelan, lalu tersenyum tipis. "Sarapan dulu." Kamu mengangguk kecil. "Iya, Yang Mulia." Sapaan itu membuat Jake menunduk sebentar. Dia pasti akan sangat rindu dengan panggilan ini. Kalian sama-sama tahu. Tak lama lagi, kalian bukan lagi siapa-siapa. ━━━━━━━━━━━ ✦ ━━━━━━━━━━━ Meja makan terasa jauh lebih sunyi dibanding biasanya. Tak ada candaan. Tak ada usil Jake yang diam-diam menyenggol kakimu di bawah meja. Tak ada omelanmu yang selalu membuat seluruh penghuni istana tersenyum. Yang terdengar hanyalah dentingan sendok dan garpu yang sesekali beradu dengan piring. Semua orang di ruangan itu seakan mengerti. Hari ini... Hari perpisahan. Setelah sarapan selesai, kamu berpamitan satu per satu kepada para pelayan, kepala dayang, dokter istana, hingga para pengawal yang selama ini selalu menjagamu. "Jaga kesehatan ya, Putri." Kalimat itu membuatmu tersenyum sembari mengangguk. "Terima kasih... selama ini sudah baik sama aku." Beberapa dari mereka bahkan tak kuasa menahan air mata. Karena mereka tahu. Kehadiranmu telah mengubah suasana istana menjadi lebih hangat. Sedangkan Jake... Ia hanya berdiri beberapa langkah di belakangmu. Diam. Menggenggam kedua tangannya begitu erat hingga buku-buku jarinya memutih. Berkali-kali bibirnya terbuka. Namun tak ada satu kata pun yang berhasil keluar. Saat semua ucapan perpisahan selesai, kamu perlahan berbalik menghadap Jake. Tatapan kalian bertemu. Lama. Seolah ingin mengingat wajah satu sama lain untuk waktu yang sangat panjang. "Aku pergi ya..." ucapmu lirih. Jake mengangguk pelan. "...hati-hati." Hanya itu. Padahal ada ribuan kalimat yang ingin ia sampaikan. "Jangan pergi." "Tetap di sini." "Saya mencintaimu." Namun semuanya tertahan oleh ego... dan kontrak yang kini telah usai. Kamu tersenyum kecil, lalu berjalan menuju mobil. Tanpa menoleh lagi. Karena kamu tahu... Kalau sekali saja menoleh ke belakang, kamu mungkin tak akan sanggup melangkah pergi. ━━━━━━━━━━━ ✦ ━━━━━━━━━━━ Musim terus berganti. Hari demi hari berlalu, membawa masing-masing dari mereka menjalani kehidupan yang berbeda. Namun, ada satu hal yang tak pernah berubah. Rasa yang sama... yang diam-diam masih tinggal di hati keduanya. ━━━━━━━━━━━ ✦ ━━━━━━━━━━━ 8 Bulan Kemudian... Suara ketikan keyboard terdengar silih berganti memenuhi ruangan. Di atas meja kerja, tumpukan berkas dan beberapa map tersusun rapi. Layar laptop di hadapanmu masih menampilkan laporan yang harus segera diselesaikan sebelum sore tiba. Kamu mengembuskan napas pelan. "Di mana, ya..." gumammu lirih sambil membuka salah satu laci meja. (saluran++) #jake #enhypen #povenhypen #pov #fyp

About