@dasha_34770: https://t.me/ronaldo247811- тгк яма #серия #плавание #плавание #swimming #тренировка

madaol
madaol
Open In TikTok:
Region: US
Tuesday 28 July 2026 21:27:36 GMT
4282
368
8
29

Music

Download

Comments

abdi26_s
Abdi_is :
Носить кобры на треню💀💀💀
2026-07-29 14:45:13
8
vlgafk
сыр :
бля че со мной
2026-07-29 17:13:07
2
To see more videos from user @dasha_34770, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Tanggamus (Medinas_News) — Belum lagi warga selesai menghadapi hujan abu vulkanik Gunung Anak Krakatau, Pemerintah Kabupaten Tanggamus langsung bergerak sat-set. Bupati Tanggamus Drs. H. Moh. Saleh Asnawi, M.A., M.H., merespons cepat laporan hujan abu yang mengguyur sejumlah wilayah Kecamatan Pematang Sawa, Sabtu (5/9/2026) pagi. Tak menunggu situasi berkembang, Bupati langsung menginstruksikan jajaran Pemkab Tanggamus bergerak ke lapangan. Melalui Kabag Prokopim Hendra Ferry, perintah diteruskan kepada BPBD, Dinas Kesehatan hingga Camat Pematang Sawa untuk segera memantau kondisi warga, memastikan pelayanan berjalan dan mengutamakan keselamatan masyarakat. Instruksi turun, jajaran langsung tancap gas. BPBD diminta meningkatkan kesiapsiagaan dan berkoordinasi dengan BMKG serta instansi terkait. Sementara Dinas Kesehatan langsung mengerahkan tenaga medis, bidan desa dan perawat ke titik-titik terdampak. Bukan sekadar imbauan, langkah nyata pun langsung dilakukan. Sedikitnya 1.650 masker telah didistribusikan kepada masyarakat di sejumlah pekon terdampak, lengkap dengan persediaan obat-obatan dan vitamin. Pos pelayanan kesehatan juga disiapkan untuk mengantisipasi warga yang mengalami gangguan kesehatan akibat paparan abu vulkanik. Bupati juga meminta aktivitas masyarakat, khususnya anak-anak, dibatasi untuk sementara. Kegiatan belajar mengajar di wilayah terdampak diminta diliburkan sebagai langkah kehati-hatian agar anak-anak tidak terpapar abu vulkanik. Abu Turun, Pemkab Langsung Bergerak. Hujan abu mulai dirasakan warga sekitar pukul 06.00 WIB. Abu dilaporkan cukup tebal dan disertai gempa kecil berulang. Kondisi tersebut terpantau di sejumlah wilayah kerja UPTD Puskesmas Martanda, termasuk Pulung Bayang dan Cukupala di kawasan Pulau Tabuan. Kabid Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Tanggamus, Hendarman Wahid, mengingatkan masyarakat agar tetap tenang dan tidak mudah percaya terhadap informasi yang belum jelas sumbernya. “Masyarakat kami imbau tetap waspada dan mempercayai informasi yang berasal dari sumber resmi, seperti BPBD Kabupaten Tanggamus, BMKG dan Pemerintah Daerah Kabupaten Tanggamus,” ujarnya. Sementara itu, Kepala UPTD Puskesmas Martanda Diana langsung mengerahkan bidan desa dan perawat ke sejumlah titik. Di Tirom Jaya dibagikan 250 masker, Way Asahan 200 masker, Karang Brak 250 masker, Martanda 450 masker, Kaur Gading 300 masker, Tampang Tua 200 masker dan Tampang Muda 250 masker. Total sedikitnya 1.650 masker telah bergerak dari tangan petugas menuju warga. Obat seperti Intunal, CTM, Salbutamol dan vitamin juga disiapkan untuk mendukung pelayanan kesehatan masyarakat. Baca selengkapnya di, Medinaslampungnews.co.id #tanggamus #lampung #viral #fyp #News
Tanggamus (Medinas_News) — Belum lagi warga selesai menghadapi hujan abu vulkanik Gunung Anak Krakatau, Pemerintah Kabupaten Tanggamus langsung bergerak sat-set. Bupati Tanggamus Drs. H. Moh. Saleh Asnawi, M.A., M.H., merespons cepat laporan hujan abu yang mengguyur sejumlah wilayah Kecamatan Pematang Sawa, Sabtu (5/9/2026) pagi. Tak menunggu situasi berkembang, Bupati langsung menginstruksikan jajaran Pemkab Tanggamus bergerak ke lapangan. Melalui Kabag Prokopim Hendra Ferry, perintah diteruskan kepada BPBD, Dinas Kesehatan hingga Camat Pematang Sawa untuk segera memantau kondisi warga, memastikan pelayanan berjalan dan mengutamakan keselamatan masyarakat. Instruksi turun, jajaran langsung tancap gas. BPBD diminta meningkatkan kesiapsiagaan dan berkoordinasi dengan BMKG serta instansi terkait. Sementara Dinas Kesehatan langsung mengerahkan tenaga medis, bidan desa dan perawat ke titik-titik terdampak. Bukan sekadar imbauan, langkah nyata pun langsung dilakukan. Sedikitnya 1.650 masker telah didistribusikan kepada masyarakat di sejumlah pekon terdampak, lengkap dengan persediaan obat-obatan dan vitamin. Pos pelayanan kesehatan juga disiapkan untuk mengantisipasi warga yang mengalami gangguan kesehatan akibat paparan abu vulkanik. Bupati juga meminta aktivitas masyarakat, khususnya anak-anak, dibatasi untuk sementara. Kegiatan belajar mengajar di wilayah terdampak diminta diliburkan sebagai langkah kehati-hatian agar anak-anak tidak terpapar abu vulkanik. Abu Turun, Pemkab Langsung Bergerak. Hujan abu mulai dirasakan warga sekitar pukul 06.00 WIB. Abu dilaporkan cukup tebal dan disertai gempa kecil berulang. Kondisi tersebut terpantau di sejumlah wilayah kerja UPTD Puskesmas Martanda, termasuk Pulung Bayang dan Cukupala di kawasan Pulau Tabuan. Kabid Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Tanggamus, Hendarman Wahid, mengingatkan masyarakat agar tetap tenang dan tidak mudah percaya terhadap informasi yang belum jelas sumbernya. “Masyarakat kami imbau tetap waspada dan mempercayai informasi yang berasal dari sumber resmi, seperti BPBD Kabupaten Tanggamus, BMKG dan Pemerintah Daerah Kabupaten Tanggamus,” ujarnya. Sementara itu, Kepala UPTD Puskesmas Martanda Diana langsung mengerahkan bidan desa dan perawat ke sejumlah titik. Di Tirom Jaya dibagikan 250 masker, Way Asahan 200 masker, Karang Brak 250 masker, Martanda 450 masker, Kaur Gading 300 masker, Tampang Tua 200 masker dan Tampang Muda 250 masker. Total sedikitnya 1.650 masker telah bergerak dari tangan petugas menuju warga. Obat seperti Intunal, CTM, Salbutamol dan vitamin juga disiapkan untuk mendukung pelayanan kesehatan masyarakat. Baca selengkapnya di, Medinaslampungnews.co.id #tanggamus #lampung #viral #fyp #News

About