@tuguitarraperfecta: Aprende a tocar la guitarra con cantos cristianos 🤗🎸 #guitar #guitarra #tutorialdeguitarra #acordesdeguitarra #guitarrafacil

José Ortega
José Ortega
Open In TikTok:
Region: VE
Tuesday 28 July 2026 23:10:43 GMT
2185
121
7
17

Music

Download

Comments

yuyis9916
yuyis :
yo quiero
2026-07-29 20:53:43
0
togetherforever3439
Verónica Acosta jiménez💯💞 :
si quiero aprender
2026-07-29 19:32:19
0
marcela.quintana21
Marcela Quintana :
si me gustaría ,yo quiero aprender
2026-07-29 13:57:46
0
elzeussandoval1992
@elzeussandoval1992 :
yooo
2026-07-29 00:14:10
0
escobareli0
Elisa escobar :
yo kiero
2026-07-29 12:17:26
0
user160502hugo
Hugo 😘❤️😌🥰 :
yo
2026-07-28 23:33:24
0
alister.maradiaga
Alister Maradiaga :
yo quiero
2026-07-28 23:21:10
0
To see more videos from user @tuguitarraperfecta, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Ibnu Abbas r.a. berkata: “Allah Ta'ala menciptakan jasadnya Nabi Adam a.s. dari 
 beberapa negeri di dunia. Kepalanya diambilkan dari tanahnya Kabah, dadanya diambilkan 
 dari beberapa tempat bumi, punggung dan perutnya diambilkan dari tanah di India, kedua 
 tangannya dari tanah timur, kedua kakinya dari tanah barat.” 
 Wanab bin Muhabbin berkata: “Allah Ta'ala menciptakan Adam a.s. dari beberapa 
 tanah (bumi) tujuh, kepalanya dari bumi pertama, lehernya dari bumi kedua, dadanya dari 
 bumi ketiga, kedua tangannya dari bumi keempat, punggung dan perutnya dari bumi kelima, 
 paha dan pantatnya dari bumi keenam dan kedua betisnya dari bumi yang ketujuh.” 
 Dalam suatu riwayat yang lain Ibnu Abbas r.a. berkata: “Allah Ta'ala menciptakan 
 Nabi Adam a.s. kepalanya (terbuat) dari tanah Baitul Maqdis, wajahnya dari tanah surga, 
 kedua telinganya dari tanah Thurisaina, dahinya dari tanah Iraq, giginya dari tanah telaga 
 Kautsar, tangannya yang kanan beserta jari-jarinya dari tanah Kabah, tangannya yang kiri dari 
 tanah Paris, kedua kakinya beserta kedua betisnya dari tanah India, tulangnya dari tanah 
 gunung, auratnya dari tanah Babilon, punggungnya dari tanah Irag, perutnya dari tanah 
 Khurasan, hatinya dari tanah surga Firdaus, lisannya dari tanah Thaif, dan kedua matanya dari 
 tanah telaga Kautsar.” 
 Ketika kepalanya (terbuat) dari tanah Baitul Maqdis, maka jadilah kepala itu tempat 
 akal, kepintaran, dan ucapan. Ketika kedua telinganya (terbuat) dari tanah Thurisaina, maka 
 jadilah telinga itu tempat menerima nasehat. Dan ketika dahinya itu (terbuat) dari tanah Irag, 
 maka jadilah dahi itu tempat bersujud kepada Allah Ta'ala. Ketika wajahnya itu (terbuat) dari 
 tanah surga, maka menjadilah wajah itu menjadi tempat kebagusan dan berhias. Dan ketika 
 giginya itu (terbuat) dari tanah telaga Kautsar, maka menjadilah gigi itu menjadi tempat 
 manis. Ketika tangan kanannya (terbuat) dari tanah Kabah, maka menjadilah tangan kanan 
 itu tempat berkah dan menolong dalam kehidupan, serta bermurah. Dan tatkala tangan kirinya 
 dari tanah Persia, maka jadilah tangan kiri itu menjadi tempat bersuci dan istinjak (bercebok). 
 Ketika perutnya (terbuat) dari tanah Khurasan, maka jadilah perut itu menjadi tempat lapar. 
 Dan ketika auratnya itu (terbuat) dari tanah Babilon, maka menjadilah aurat itu tempat 
 syahwat, berkhianat dan tipuan. Ketika tulangnya itu (terbuat) dari tanah gunung, maka 
 menjadilah tulang itu tempat yang keras. Dan ketika hatinya itu (terbuat) dari tanah surga 
 Firdaus, maka menjadilah hati itu tempat iman. Ketika lisannya itu (terbuat) dari tanah Thaif, 
 maka menjadilah lisan itu tempat Syahadat, merendahkan diri dan berdoa kepada Allah Ta'ala.
Ibnu Abbas r.a. berkata: “Allah Ta'ala menciptakan jasadnya Nabi Adam a.s. dari beberapa negeri di dunia. Kepalanya diambilkan dari tanahnya Kabah, dadanya diambilkan dari beberapa tempat bumi, punggung dan perutnya diambilkan dari tanah di India, kedua tangannya dari tanah timur, kedua kakinya dari tanah barat.” Wanab bin Muhabbin berkata: “Allah Ta'ala menciptakan Adam a.s. dari beberapa tanah (bumi) tujuh, kepalanya dari bumi pertama, lehernya dari bumi kedua, dadanya dari bumi ketiga, kedua tangannya dari bumi keempat, punggung dan perutnya dari bumi kelima, paha dan pantatnya dari bumi keenam dan kedua betisnya dari bumi yang ketujuh.” Dalam suatu riwayat yang lain Ibnu Abbas r.a. berkata: “Allah Ta'ala menciptakan Nabi Adam a.s. kepalanya (terbuat) dari tanah Baitul Maqdis, wajahnya dari tanah surga, kedua telinganya dari tanah Thurisaina, dahinya dari tanah Iraq, giginya dari tanah telaga Kautsar, tangannya yang kanan beserta jari-jarinya dari tanah Kabah, tangannya yang kiri dari tanah Paris, kedua kakinya beserta kedua betisnya dari tanah India, tulangnya dari tanah gunung, auratnya dari tanah Babilon, punggungnya dari tanah Irag, perutnya dari tanah Khurasan, hatinya dari tanah surga Firdaus, lisannya dari tanah Thaif, dan kedua matanya dari tanah telaga Kautsar.” Ketika kepalanya (terbuat) dari tanah Baitul Maqdis, maka jadilah kepala itu tempat akal, kepintaran, dan ucapan. Ketika kedua telinganya (terbuat) dari tanah Thurisaina, maka jadilah telinga itu tempat menerima nasehat. Dan ketika dahinya itu (terbuat) dari tanah Irag, maka jadilah dahi itu tempat bersujud kepada Allah Ta'ala. Ketika wajahnya itu (terbuat) dari tanah surga, maka menjadilah wajah itu menjadi tempat kebagusan dan berhias. Dan ketika giginya itu (terbuat) dari tanah telaga Kautsar, maka menjadilah gigi itu menjadi tempat manis. Ketika tangan kanannya (terbuat) dari tanah Kabah, maka menjadilah tangan kanan itu tempat berkah dan menolong dalam kehidupan, serta bermurah. Dan tatkala tangan kirinya dari tanah Persia, maka jadilah tangan kiri itu menjadi tempat bersuci dan istinjak (bercebok). Ketika perutnya (terbuat) dari tanah Khurasan, maka jadilah perut itu menjadi tempat lapar. Dan ketika auratnya itu (terbuat) dari tanah Babilon, maka menjadilah aurat itu tempat syahwat, berkhianat dan tipuan. Ketika tulangnya itu (terbuat) dari tanah gunung, maka menjadilah tulang itu tempat yang keras. Dan ketika hatinya itu (terbuat) dari tanah surga Firdaus, maka menjadilah hati itu tempat iman. Ketika lisannya itu (terbuat) dari tanah Thaif, maka menjadilah lisan itu tempat Syahadat, merendahkan diri dan berdoa kepada Allah Ta'ala.

About