@akbarmckagan: Murid: Guru... mengapa Allah menciptakan lalat? Bukankah ia hanya makhluk yang menjijikkan? Ke mana pun ia hinggap, manusia selalu mengusirnya. Tak ada yang menyukainya. Tak ada yang memujinya. Guru: Justru karena itu, banyak manusia kehilangan pelajaran besar. Mereka sibuk mengusir lalat, tetapi tak pernah mendengarkan pesan yang Allah titipkan melalui makhluk kecil itu. Para arif tidak hanya belajar dari bunga yang harum atau langit yang indah. Mereka belajar dari apa pun yang Allah ciptakan. Sebab tidak ada ciptaan yang lahir tanpa hikmah. Murid: Lalu... apa hikmah seekor lalat, Guru? Guru: Masalah manusia adalah selalu ingin menjadi makhluk lain. Yang miskin ingin menjadi kaya. Yang tua ingin muda. Yang biasa ingin dipuja. Hati terus memberontak kepada takdirnya sendiri. Sedangkan lalat... Ia lahir sebagai lalat. Ia tidak bermimpi menjadi kupu-kupu. Ia tidak iri kepada burung yang terbang tinggi. Ia tidak mengutuk sayapnya yang kasar atau dengungnya yang mengganggu. Ia menerima dirinya sepenuh hati, lalu menjalani hidup sesuai perintah Tuhannya. Murid: Jadi yang membuat hati manusia lelah adalah karena sulit menerima takdirnya? Guru: Benar. Lihatlah lalat. Di mana ada sisa makanan, ia datang. Di mana ada bau, ia hadir. Bukan karena ia menyukai kekotoran, tetapi karena di situlah Allah menugaskannya. Apa yang menjijikkan menurut manusia, justru menjadi ladang amanah baginya. Di situlah hakikat pertama terbuka... Allah membagi peran, bukan derajat. Yang tampak rendah di matamu, belum tentu rendah di sisi-Nya. Murid: Guru... mengapa aku selalu takut kehilangan rezeki? Guru: Karena engkau merasa hidupmu ditopang oleh rencanamu, bukan oleh Tuhanmu. Lalat tidak menimbun makanan. Tidak memiliki gudang. Tidak menghitung persediaan esok hari. Jika hari ini Allah memberi rezeki, ia hidup. Jika tidak, ia mati. Tanpa gelisah. Tanpa ilusi menguasai masa depan. Bukankah itu tawakal yang setiap hari kita ucapkan, tetapi jarang kita jalani? Murid: Lalu mengapa manusia begitu sibuk menjaga harga dirinya? Guru: Karena manusia lebih takut dipandang rendah oleh sesama daripada jauh dari Allah. Ketika lalat hinggap di tanganmu, ia tidak tahu siapa dirimu. Ia tidak mengenal jabatan, kekayaan, gelar, atau kehormatan. Ia hanya tahu bahwa di sana ada kehidupan. Sedangkan manusia... Sering kehilangan kehidupan batinnya karena terlalu sibuk mempertahankan martabat yang semu. Lalat selalu dekat tanah. Dekat sisa. Dekat buangan. Manusia justru ingin selalu terlihat tinggi. Padahal sering kali jalan pulang kepada Allah dimulai dari sesuatu yang paling kita remehkan. Murid: Guru... bahkan dengung lalat pun terasa mengganggu. Guru: Mungkin karena telingamu belum belajar mendengar dengan hati. Dengungnya seperti zikir yang terus berulang. Tak berharap dipuji. Tak ingin didengar. Tak mencari tepuk tangan. Sedangkan berapa banyak manusia beribadah, tetapi masih berharap pengakuan? Berapa banyak amal gugur bukan karena kurang banyak, tetapi karena ingin terlihat? Lalat tidak peduli dicintai ataupun dibenci. Ia hanya patuh kepada kodrat yang Allah tetapkan. Dan justru dalam kepatuhan itulah keselamatannya. Murid: Guru... aku mulai takut. Jangan-jangan yang membuatku jauh dari Allah bukan hanya dosa-dosaku... tetapi karena aku merasa terlalu baik untuk belajar dari makhluk yang selama ini kuanggap hina. Guru: Itulah tabir yang paling sulit ditembus. Siapa yang menolak hikmah karena pembawanya tampak rendah, sesungguhnya sedang menutup pintu hakikat dengan tangannya sendiri. Maka jika suatu hari seekor lalat hinggap di hadapanmu... Jangan terburu-buru mengusirnya. Diamlah sejenak. Lalu tanyakan kepada hatimu... "Sudahkah aku setulus lalat menerima takdirku... dan sesetia lalat menjalankan peranku... tanpa banyak menuntut kepada Tuhan?" **Jika dialog ini menyentuh ruang yang lama kosong di hatimu, mungkin ini saatnya melangkah lebih dalam. Pilih kitab tasawuf di showcase, lalu biarkan perjalanan mengenal diri membawamu semakin dekat kepada Allah.

Kiko ✧ Tasawuf Visual
Kiko ✧ Tasawuf Visual
Open In TikTok:
Region: ID
Wednesday 29 July 2026 04:50:47 GMT
13351
717
34
193

Music

Download

Comments

herypurwanto10
hery purwanto :
thanks for reminder me🙋
2026-07-30 01:27:10
0
solibima3
Soli Wasis :
ya Allah nangis hati ku membacanya, kesan dan pesan nya Masya Allah 😭😭
2026-07-29 22:55:36
2
ahmad.sopian034
Ahmad Sopian :
Allahumma sholli'alaa sayyidina Muhammad
2026-07-29 08:10:37
3
user3295652120465
Eva_2 :
Subhanallah Ya Allah Ya Robbana Masya Allah
2026-07-29 23:49:15
0
iramirzanie
ira_MirZanie :
Betul guru
2026-07-30 01:26:01
0
rajasuriani858
rajasue :
2026-07-29 23:42:56
0
delboy691
Delboy :
MasyaAllah Tak terasa air mata ku, menentes haru, berkali kali bulu roma ku di buat berdiri oleh untaian kalimat yg penuh hikmah dan pesan jiwa yg mendalam ini.. terimakasih wahay Gurunda🙏🙏 Assalamu'alaika ya Mursyid🙏
2026-07-30 01:36:39
0
dinzzzbos
dinzzzbos :
subhanaulloh 😭😭😭
2026-07-30 01:15:06
0
megahamid08
mega :
اللهم صلي على سيدنا محمد وعلى ال سيدنا محمد
2026-07-29 05:18:38
1
jackmuda1
Aneka Camilan :
Masyallah🥰
2026-07-30 00:18:35
0
gunawan_hanif
RAYAZA JAYA Shop :
nangis aku bacanya 😭😭
2026-07-30 00:12:43
0
desmita1271
desmita1271 :
semua ciptaan Alloh ada hikmahnya
2026-07-29 23:29:18
0
nurdewisandra
nurdewisandra :
semua yang allaah ciptakan mengandung hikmah.
2026-07-29 23:06:01
0
ahmadtarmizi7230
Ahmad Tarmizi :
masya Allah pelajaran yg luar biasa hanya dari seekor lalalt
2026-07-29 20:21:44
0
user6724489522077
user6724489522077 :
sesungguhnya aku hambaMu serendah2nya dan selemah2nya...tiada daya ku hanya berharap pertolongan Mu ya Allah 🤲🤲🤲
2026-07-29 15:34:43
0
n9666869
n :
ya Allah kami orang yang selalu berzikir dan bersukur ke padamu ya Allah
2026-07-29 14:41:08
0
azmer820
azmer :
Masya Allah aku baca baca ft ftnya kk sungguh sangat bermanfaat terimakasih kk
2026-07-29 14:42:51
0
hendri.rabdoel
Hendri Rabdoel :
subhanallah
2026-07-29 05:36:10
0
dianismail148
dian Ismail❤️ :
ya Allah yaa Robb ampunilah hambaMu ini...
2026-07-29 06:39:21
0
andi.aishwa6
Andi aishwa :
Masya Allah
2026-07-29 06:35:23
0
panjirijalan_78
PanjiMunajat :
Bismillah Allahumma Shoali 'Ala Sayyidina Muhammadin Al Mukhtar Wa 'Ala Alihi Wa Ashabihi Ajamain 🤲🤲
2026-07-29 06:50:02
1
robiatul.adawiyah4864
Robiatul adawiyah :
ya Allah🤲🤲🤲
2026-07-29 13:46:13
0
phantomweed67
CAAKKK :
tiada di showcase
2026-07-29 12:51:54
0
irzen.basri6
Irzen Basri :
MasyaAllah
2026-07-30 01:40:15
0
nasripuddin.nasir0
Nasripuddin Nasir :
astaghfirullah
2026-07-29 06:33:16
0
To see more videos from user @akbarmckagan, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos


About