@airdropnexgenid: Pendiri Telegram sekaligus tokoh di balik TON, Pavel Durov, resmi didakwa oleh Rusia atas tuduhan memfasilitasi aktivitas t*rorisme. Pihak keamanan Rusia menuding Telegram tidak menghapus sejumlah kanal dan bot yang diduga digunakan untuk merencanakan sabotase, serangan, serta kejahatan siber. Durov kini dikabarkan masuk dalam daftar pencarian internasional. Namun perlu dicatat, ia belum ditangkap dan belum dinyatakan bersalah oleh pengadilan. Kasus ini semakin mengejutkan karena Durov juga masih menghadapi penyelidikan terpisah di Prancis terkait moderasi aktivitas ilegal di Telegram. Apakah kasus ini akan berdampak pada Telegram dan TON? Kita tunggu perkembangan selanjutnya. #PavelDurov #Telegram #TON #BreakingNews #CryptoNews