@suarakeadilannews.id: Terbongkar! Truk Hino Modifikasi Kuras Solar Subsidi di Kasiman, Warga Desak Polisi Sikat Habis Mafia BBM ​BOJONEGORO — SUARAKEADILANNEWS.ID — 29 JULI 2026 | Praktik penyalahgunaan Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi kembali meresahkan masyarakat. Sebuah truk Hino berwarna hijau daun yang diduga kerap mengganti pelat nomor tertangkap basah tengah menguras solar subsidi di SPBU 54.621.21, Desa Sambeng, Kecamatan Kasiman, Kabupaten Bojonegoro, Sabtu (18/07/2026) pagi. ​Aksi ilegal yang berlangsung sekitar pukul 07.50 WIB tersebut berhasil dihentikan oleh warga setempat yang sudah lama menaruh curiga terhadap gerak-gerik kendaraan tersebut. ​Kecurigaan warga bermula dari aktivitas mencurigakan di SPBU Sambeng dalam beberapa hari terakhir. Puncaknya pada Sabtu pagi, dua warga setempat berinisial WY (46) dan HD (36) mendatangi lokasi dan meminta sopir truk untuk menghentikan pengisian. ​Saat dilakukan pengecekan bersama, ditemukan fakta bahwa truk bak terbuka tersebut telah dimodifikasi secara khusus. Di bagian dalam bak kendaraan, tersembunyi sebuah tangki penampungan besar (bul) serta mesin pompa air (alkon) yang diduga digunakan untuk menyedot dan memindahkan solar subsidi ke wadah lain. ​Ketika didesak oleh warga terkait kepemilikan armada tersebut, sopir truk memberikan pengakuan mengejutkan. ​"Ini milik J," ujar sopir di lokasi, yang mengklaim bahwa bosnya merupakan seorang pengusaha BBM ilegal asal wilayah Blora. ​Hingga berita ini diturunkan, keterangan tersebut masih sebatas pengakuan sepihak dari awak truk dan belum mendapat konfirmasi resmi dari pihak terkait maupun aparat penegak hukum. ​Kendati demikian, warga sekitar mengaku geram. Praktik mafia BBM seperti ini dinilai sangat merugikan masyarakat kecil, terutama para petani dan warga yang berhak menerima subsidi energi dari pemerintah. ​Masyarakat mendesak Polsek Kasiman dan Polres Bojonegoro untuk segera turun tangan melakukan penyelidikan mendalam, tidak hanya kepada sopir di lapangan, tetapi juga mengusut tuntas jaringan di balik pengusaha berinisial J serta potensi keterlibatan oknum di dalam SPBU Sambeng. ​Secara hukum, penyalahgunaan BBM bersubsidi merupakan tindak pidana serius. Pelaku dapat dijerat dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku: ​Undang-Undang Migas: Pasal 55 Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi (sebagaimana telah diubah dalam UU Nomor 6 Tahun 2023 tentang Penetapan Perppu Cipta Kerja), dengan ancaman hukuman penjara paling lama 6 tahun dan denda maksimal hingga Rp60 miliar. ​Potensi Tindak Pidana Lain: Jika terbukti menggunakan pelat nomor palsu atau memodifikasi kendaraan secara melawan hukum untuk kejahatan terstruktur, penyidik dapat menjerat pelaku dengan pasal tambahan dalam Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP). ​Warga Kecamatan Kasiman menegaskan akan terus memantau pengetatan distribusi BBM bersubsidi di wilayah mereka agar tepat sasaran dan tidak dirampok oleh para mafia energi.

suarakeadilannews.id
suarakeadilannews.id
Open In TikTok:
Region: ID
Wednesday 29 July 2026 13:56:58 GMT
2952
45
6
17

Music

Download

Comments

udh1n
khoirudhin _ppl :
petani beli untuk traktor aja sulit.. syaratnya macam2..
2026-07-29 21:42:17
0
ekak_the.reds
ekak_the.reds :
aslinya si udah tau,kayak gk tau aja rahasia umum
2026-07-29 18:56:47
0
kangrogidil
kang rogidil :
percuma lapor polisi
2026-07-29 18:33:38
1
a_bayu70
a_bayu_70 :
yo ngeneki seng marai solar angel
2026-07-29 19:20:41
0
pejuanglintasan00
pasukanhuruhara :
@Polsek Kasiman @POLRES BOJONEGORO
2026-07-29 20:20:06
0
pakbambang599
imaaaaa :
@BPH MIGAS NEWS
2026-07-29 20:51:02
0
To see more videos from user @suarakeadilannews.id, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

الصلاة الصحيحة هي أداء الصلوات الخمس في أوقاتها، متطهرًا، مستقبلًا القبلة، مع استحضار النية والخشوع. تبدأ بتكبيرة الإحرام، وقراءة الفاتحة وسورة، ثم الركوع والسجود بطمأنينة، والجلوس للتشهدين (في الثلاثية والرباعية) أو واحد (في الفجر)، والختام بالتسليم، متبعًا فيها هدي النبي ﷺ [
الصلاة الصحيحة هي أداء الصلوات الخمس في أوقاتها، متطهرًا، مستقبلًا القبلة، مع استحضار النية والخشوع. تبدأ بتكبيرة الإحرام، وقراءة الفاتحة وسورة، ثم الركوع والسجود بطمأنينة، والجلوس للتشهدين (في الثلاثية والرباعية) أو واحد (في الفجر)، والختام بالتسليم، متبعًا فيها هدي النبي ﷺ ["صلوا كما رأيتموني أصلي"]. خطوات الصلاة الصحيحة (من التكبير إلى التسليم): الاستعداد: الوضوء، ستر العورة، واستقبال القبلة. النية: نية الصلاة المعينة بقلبك دون التلفظ بها. تكبيرة الإحرام: قول "الله أكبر" مع رفع اليدين حذو المنكبين. القيام والقراءة: قراءة سورة الفاتحة في كل ركعة، وما تيسر من القرآن في الركعتين الأوليين. الركوع: الانحناء مع وضع اليدين على الركبتين، وقول "سبحان ربي العظيم" ثلاثًا، مع الطمأنينة. الرفع من الركوع: الاعتدال قائمًا وقول "سمع الله لمن حمده"، ثم "ربنا ولك الحمد". السجود: السجود على الأعضاء السبعة (الجبهة والأنف، الكفان، الركبتان، أطراف القدمين) مع الطمأنينة وقول "سبحان ربي الأعلى" ثلاثًا. الجلوس بين السجدتين: الجلوس وقول "رب اغفر لي". التشهد: قراءة التشهد في الجلوس الثاني (الركعة الثانية) والأخير (الركعة الأخيرة)، والصلاة الإبراهيمية في التشهد الأخير. التسليم: الالتفات يمينًا وقول "السلام عليكم ورحمة الله"، ثم يسارًا كذلك. أركان الصلاة (لا تصح بدونها): القيام مع القدرة (في الفرض). تكبيرة الإحرام. قراءة الفاتحة. الركوع. الاعتدال من الركوع. السجود على الأعضاء السبعة. الرفع من السجود. الجلوس بين السجدتين. الطمأنينة (السكون في كل ركن). الترتيب بين الأركان. التشهد الأخير. الجلوس للتشهد الأخير. الصلاة على النبي ﷺ. التسليمتان. سنن ومستحبات الصلاة: رفع اليدين عند الركوع، والرفع منه، وعند القيام للثالثة. وضع اليد اليمنى على اليسرى على الصدر أثناء القيام. دعاء الاستفتاح بعد تكبيرة الإحرام. قراءة ما تيسر من القرآن بعد الفاتحة في الركعتين الأوليين. ملاحظات هامة: الطمأنينة (الهدوء والسكينة وعدم العجلة) ركن أساسي في الركوع والسجود والقيام. يجب مراعاة "الترتيب" أي فعل الأركان بالترتيب المذكور.#قران_كريم #قران #قران_كريم_ارح_سمعك_وقلبك #اللهم_صلي_على_نبينا_محمد #اللهم_صل_وسلم_على_نبينا_محمد

About