@motivacion469: Soy malo y eso es bueno yo jamas sere bueno y eso no es malo #reflexion #motivation #enfrentar #vidad

Motivation 10/10 ๐Ÿง 
Motivation 10/10 ๐Ÿง 
Open In TikTok:
Region: US
Thursday 30 July 2026 00:11:34 GMT
230260
30679
63
1822

Music

Download

Comments

charles_albeert
Carlos Jimรฉnez :
Yo jamas sere bueno. Y eso no es malo...๐Ÿคง๐Ÿฅ€
2026-07-31 01:42:36
51
julice.navarro8
Javier๐Ÿฆฆ. :
cรณmo se llama la pelรญcula
2026-07-30 19:27:50
6
larry.boss014
Larry Josรฉ :
Me llaman cuando se aga viral
2026-07-30 00:18:55
44
yeikerman0
Y E I . :
y si agarre la frase de allรญ
2026-07-30 23:04:54
10
johangel9701
Johangel๐Ÿ‡ป๐Ÿ‡ช :
hola brother
2026-07-30 00:33:18
3
www.rfresa.com
Andrรฉs :
"No es necesario una medalla para saber que soy un chico bueno, por quรฉ si esa niรฑa me quiere ยฟque tan malvado puedo ser?"
2026-07-31 05:08:26
1
usoo857
Jorge :
Soy bueno y eso no es malo โœ…
2026-07-30 16:40:48
8
luiszambranoll
Luis :
mi vida se basa como el ๐Ÿ˜”๐Ÿ˜”๐Ÿ˜”๐Ÿฅบ
2026-07-30 22:30:04
3
j3ff3rs0n06
C4SP3R_777๐Ÿšญ :
soy malo . y eso es bueno , yo jamas serรฉ bueno y eso no es malo ,,, no ay nadien quien quiera ser ademรกs, de mi โ™ฅ๏ธ
2026-07-31 00:18:58
1
abrahamjacobcampo
caminante ๐Ÿค™ :
Yo jamรกs serรฉ bueno ๐Ÿ™Œ
2026-07-30 10:09:18
1
luciano_ar4
ANDRES AR :
Yo jamas sere bueno. Y eso no es malo..
2026-07-31 04:49:44
0
To see more videos from user @motivacion469, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Pengakuan mengejutkan terungkap di ruang sidang Pengadilan Negeri Malang. Dua terdakwa kasus dugaan pembunuhan berencana terhadap Faradila Amalia Najwa mengakui rangkaian peristiwa yang didakwakan jaksa, mulai dari memancing korban datang ke Probolinggo, menyekap, mengambil uang korban, hingga menghilangkan nyawa dan membuang jenazah. Dalam persidangan, terdakwa Agus Sulaiman, mantan anggota Polri, mengaku telah menyiapkan borgol, lakban, dan karung sebelum korban datang. Korban dijanjikan uang sepuluh juta rupiah dan diminta mencabut laporan di Polres Jember. Setelah tiba di Terminal Bayuangga Probolinggo, korban dijemput, dibawa berkeliling, lalu diarahkan ke sebuah rumah di Kecamatan Tiris. Di rumah itu, berdasarkan pengakuan para terdakwa di persidangan, korban disekap dalam kondisi tangan diborgol, kaki dilakban, dan mata ditutup. Agus juga mengakui menarik uang sepuluh juta rupiah dari rekening korban dan berniat menguasai seluruh saldo korban. Pengakuan yang paling menyita perhatian muncul saat Terdakwa Suyitno menceritakan detik-detik terakhir korban. Ia mengaku sempat berkata kepada korban, โ€œTenang, kamu tidak akan saya bunuh.โ€ Korban pun menjawab, โ€œTerima kasih, kamu baik sama saya.โ€ Namun menurut pengakuan di persidangan, korban kemudian meninggal setelah Agus mengambil alih dan mencekik korban di dalam mobil. Jenazah selanjutnya dibuang di wilayah Wonorejo dengan dipakaikan helm agar seolah-olah menjadi korban kecelakaan lalu lintas. Mendengar pengakuan tersebut, Haji Ramlan, ayah korban, memohon kepada Jaksa Penuntut Umum dan Majelis Hakim agar menjatuhkan hukuman mati apabila para terdakwa dinyatakan terbukti bersalah. Sementara itu, Kuasa Hukum keluarga korban, Samsudin, S.H., menegaskan tidak boleh ada perlakuan istimewa terhadap terdakwa, meski salah satunya merupakan mantan anggota Polri. Persidangan masih akan berlanjut, sementara putusan akhir sepenuhnya menjadi kewenangan Majelis Hakim berdasarkan seluruh alat bukti dan fakta hukum yang terungkap di persidangan. Baca Berita Lengkapnya hanya di PortalProbolinggo.com
Pengakuan mengejutkan terungkap di ruang sidang Pengadilan Negeri Malang. Dua terdakwa kasus dugaan pembunuhan berencana terhadap Faradila Amalia Najwa mengakui rangkaian peristiwa yang didakwakan jaksa, mulai dari memancing korban datang ke Probolinggo, menyekap, mengambil uang korban, hingga menghilangkan nyawa dan membuang jenazah. Dalam persidangan, terdakwa Agus Sulaiman, mantan anggota Polri, mengaku telah menyiapkan borgol, lakban, dan karung sebelum korban datang. Korban dijanjikan uang sepuluh juta rupiah dan diminta mencabut laporan di Polres Jember. Setelah tiba di Terminal Bayuangga Probolinggo, korban dijemput, dibawa berkeliling, lalu diarahkan ke sebuah rumah di Kecamatan Tiris. Di rumah itu, berdasarkan pengakuan para terdakwa di persidangan, korban disekap dalam kondisi tangan diborgol, kaki dilakban, dan mata ditutup. Agus juga mengakui menarik uang sepuluh juta rupiah dari rekening korban dan berniat menguasai seluruh saldo korban. Pengakuan yang paling menyita perhatian muncul saat Terdakwa Suyitno menceritakan detik-detik terakhir korban. Ia mengaku sempat berkata kepada korban, โ€œTenang, kamu tidak akan saya bunuh.โ€ Korban pun menjawab, โ€œTerima kasih, kamu baik sama saya.โ€ Namun menurut pengakuan di persidangan, korban kemudian meninggal setelah Agus mengambil alih dan mencekik korban di dalam mobil. Jenazah selanjutnya dibuang di wilayah Wonorejo dengan dipakaikan helm agar seolah-olah menjadi korban kecelakaan lalu lintas. Mendengar pengakuan tersebut, Haji Ramlan, ayah korban, memohon kepada Jaksa Penuntut Umum dan Majelis Hakim agar menjatuhkan hukuman mati apabila para terdakwa dinyatakan terbukti bersalah. Sementara itu, Kuasa Hukum keluarga korban, Samsudin, S.H., menegaskan tidak boleh ada perlakuan istimewa terhadap terdakwa, meski salah satunya merupakan mantan anggota Polri. Persidangan masih akan berlanjut, sementara putusan akhir sepenuhnya menjadi kewenangan Majelis Hakim berdasarkan seluruh alat bukti dan fakta hukum yang terungkap di persidangan. Baca Berita Lengkapnya hanya di PortalProbolinggo.com
๐Ÿ‘‰ Digital Marketing แž‡แžถแžœแž‚แŸ’แž‚แžŸแžทแž€แŸ’แžŸแžถแž–แŸแž‰แž“แžทแž™แž˜ แž€แŸ’แž“แžปแž„แžŸแž˜แŸแž™แžŒแžธแž‡แžธแžแž› แžŸแžทแž€แŸ’แžŸแžถแžœแž‚แŸ’แž‚แž“แŸแŸ‡แžŠแžพแž˜แŸ’แž”แžธแŸ– โœ… แž”แž„แŸ’แž€แžพแž“แž€แžถแžšแž’แŸ’แžœแžพแž›แž€แŸ‹ โœ… แž€แžŸแžถแž„แž™แžธแž แŸ„ Branding แžขแŸ„แž™แž˜แžถแž“แžขแŸ’แž“แž€แžŸแŸ’แž‚แžถแž›แŸ‹แž…แŸ’แžšแžพแž“ โœ… แž€แžถแžšแž’แŸ’แžœแžพแž™แžปแž‘แŸ’แž’แžŸแžถแžŸแŸ’แžแŸ’แžšแž‘แžธแž•แŸ’แžŸแžถแžš แž›แžพแž”แžŽแŸ’แžŠแžถแž‰แžŸแž„แŸ’แž‚แž˜ โœ… แž‚แŸ’แžšแž”แŸ‹แž‚แŸ’แžšแž„แž”แžŽแŸ’แžŠแžถแž‰แžŸแž„แŸ’แž‚แž˜แž˜แžถแž“แž”แŸ’แžšแžŸแžทแž‘แŸ’แž’แž—แžถแž– แžšแž€แŸ’แžŸแžถแž‘แŸ†แž“แžถแž€แŸ‹แž‘แŸ†แž“แž„แž›แŸ’แžขแž‡แžถแž˜แžฝแž™แžขแžแžทแžแžทแž‡แž“ ๐Ÿ“ แžแŸ’แž“แžถแž€แŸ‹ Digital Marketing แž“แŸ… SC Academy แž“แžนแž„แž…แžผแž›แžšแŸ€แž“แžแŸ’แž„แŸƒแž‘แžธแŸกแŸก แžแŸ‚แž€แž€แŸ’แž€แžŠแžถ แŸขแŸ แŸขแŸฆ แž“แŸแŸ‡แž แžพแž™ โ€”โ€”โ€”โ€”โ€”โ€”โ€”โ€”โ€”โ€”โ€”โ€”โ€”โ€” ๐Ÿ“ฅแž–แŸแžแŸŒแž˜แžถแž“แž”แž“แŸ’แžแŸ‚แž˜ Telegram: @SC_Academy / +855 86 306 615 ๐Ÿ“แž‘แžธแžแžถแŸ†แž„แžŸแžถแž›แžถแžšแŸ€แž“ https://maps.app.goo.gl/y19U8vRnrNh8tSvo8
๐Ÿ‘‰ Digital Marketing แž‡แžถแžœแž‚แŸ’แž‚แžŸแžทแž€แŸ’แžŸแžถแž–แŸแž‰แž“แžทแž™แž˜ แž€แŸ’แž“แžปแž„แžŸแž˜แŸแž™แžŒแžธแž‡แžธแžแž› แžŸแžทแž€แŸ’แžŸแžถแžœแž‚แŸ’แž‚แž“แŸแŸ‡แžŠแžพแž˜แŸ’แž”แžธแŸ– โœ… แž”แž„แŸ’แž€แžพแž“แž€แžถแžšแž’แŸ’แžœแžพแž›แž€แŸ‹ โœ… แž€แžŸแžถแž„แž™แžธแž แŸ„ Branding แžขแŸ„แž™แž˜แžถแž“แžขแŸ’แž“แž€แžŸแŸ’แž‚แžถแž›แŸ‹แž…แŸ’แžšแžพแž“ โœ… แž€แžถแžšแž’แŸ’แžœแžพแž™แžปแž‘แŸ’แž’แžŸแžถแžŸแŸ’แžแŸ’แžšแž‘แžธแž•แŸ’แžŸแžถแžš แž›แžพแž”แžŽแŸ’แžŠแžถแž‰แžŸแž„แŸ’แž‚แž˜ โœ… แž‚แŸ’แžšแž”แŸ‹แž‚แŸ’แžšแž„แž”แžŽแŸ’แžŠแžถแž‰แžŸแž„แŸ’แž‚แž˜แž˜แžถแž“แž”แŸ’แžšแžŸแžทแž‘แŸ’แž’แž—แžถแž– แžšแž€แŸ’แžŸแžถแž‘แŸ†แž“แžถแž€แŸ‹แž‘แŸ†แž“แž„แž›แŸ’แžขแž‡แžถแž˜แžฝแž™แžขแžแžทแžแžทแž‡แž“ ๐Ÿ“ แžแŸ’แž“แžถแž€แŸ‹ Digital Marketing แž“แŸ… SC Academy แž“แžนแž„แž…แžผแž›แžšแŸ€แž“แžแŸ’แž„แŸƒแž‘แžธแŸกแŸก แžแŸ‚แž€แž€แŸ’แž€แžŠแžถ แŸขแŸ แŸขแŸฆ แž“แŸแŸ‡แž แžพแž™ โ€”โ€”โ€”โ€”โ€”โ€”โ€”โ€”โ€”โ€”โ€”โ€”โ€”โ€” ๐Ÿ“ฅแž–แŸแžแŸŒแž˜แžถแž“แž”แž“แŸ’แžแŸ‚แž˜ Telegram: @SC_Academy / +855 86 306 615 ๐Ÿ“แž‘แžธแžแžถแŸ†แž„แžŸแžถแž›แžถแžšแŸ€แž“ https://maps.app.goo.gl/y19U8vRnrNh8tSvo8

About