@rin2533lada: ใครอยากได้งานเซลเจอกันค่ะ #gaogao #เสื้อผ้าแฟชั่น #เสื้อ #เสื้อแฟชั่นผู้หญิง #เสื้อไหมพรม

Rinlada Shop.
Rinlada Shop.
Open In TikTok:
Region: TH
Thursday 30 July 2026 13:05:16 GMT
9948
154
4
4

Music

Download

Comments

user8049707513611
พรรทิตา พิชนาหรี :
สวย
2026-07-31 03:57:06
0
waitforthewordfromterry
ชังมันฉันไม่แคร์ :
ตะกล้าไม่มีเลยคะ
2026-07-31 08:16:38
0
somjai.ngamsiri
Somjai Ngamsiri :
🥰🥰🥰
2026-08-01 08:35:15
0
user7886331385570
user7886331385570 :
สวัสดีค่ะ
2026-08-02 04:14:57
0
To see more videos from user @rin2533lada, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Kritikus Muda Kebijakan Negara Yang Viral Kisah Media Wahyudi Askar Putra Minang Yang Membumi Siapa sangka, di tengah hiruk-pikuk pemberitaan nasional, ada satu nama yang kerap muncul dan mencuri perhatian publik. Dia adalah Dr. Media Wahyudi Askar. Bukan sekadar akademisi, ia adalah peneliti dan Direktur Kebijakan Publik di Center of Economic and Law Studies, atau CELIOS.  Namanya melambung dan viral karena keberaniannya mengupas tuntas kebijakan-kebijakan strategis pemerintah dengan data dan argumentasi yang tajam. Salah satu sorotan utamanya adalah kebijakan perpajakan. Media dengan lantang mengkritik kebijakan yang membebani negara akibat Pajak Penghasilan pejabat dan anggota dewan yang justru ditanggung oleh APBN. Menurutnya, ini bukan hanya soal angka, tapi soal keadilan fiskal yang harus segera dibenahi. Tak berhenti di situ, perhatian publik juga tertuju pada kritiknya terhadap program Makan Bergizi Gratis. Dengan anggaran fantastis mencapai Rp335 triliun, Media mengingatkan bahwa dana sebesar itu berpotensi tidak tepat sasaran. Ia bahkan menyoroti risiko besar bahwa program ini justru akan dinikmati oleh para vendor logistik besar, bukan benar-benar sampai ke masyarakat yang paling membutuhkan. Di sisi lain, ia juga menyoroti bisnis kelapa sawit yang selama ini menikmati subsidi negara. Media menekankan perlunya target yang jelas dan transparansi dari pemerintah, terutama dalam menangani deforestasi yang semakin mengkhawatirkan. Di balik sosok kritis ini, tahukah Anda bahwa Media adalah putra asli Minangkabau? Ia lahir di Batusangkar, Sumatra Barat. Kini, ia membagi ilmunya sebagai dosen di Universitas Gadjah Mada.  Dari kritik kebijakan, Media Wahyudi Askar adalah bukti bahwa intelektual muda Indonesia tak hanya berani bersuara, tapi juga tetap membumi. Ia adalah suara kritis yang kita butuhkan, dengan akar budaya yang tak pernah ia lupakan. Sumber narasi : mediaaskar.com #denaitv #fypシ #vidioviral #tokohminang #mediaaskar
Kritikus Muda Kebijakan Negara Yang Viral Kisah Media Wahyudi Askar Putra Minang Yang Membumi Siapa sangka, di tengah hiruk-pikuk pemberitaan nasional, ada satu nama yang kerap muncul dan mencuri perhatian publik. Dia adalah Dr. Media Wahyudi Askar. Bukan sekadar akademisi, ia adalah peneliti dan Direktur Kebijakan Publik di Center of Economic and Law Studies, atau CELIOS. Namanya melambung dan viral karena keberaniannya mengupas tuntas kebijakan-kebijakan strategis pemerintah dengan data dan argumentasi yang tajam. Salah satu sorotan utamanya adalah kebijakan perpajakan. Media dengan lantang mengkritik kebijakan yang membebani negara akibat Pajak Penghasilan pejabat dan anggota dewan yang justru ditanggung oleh APBN. Menurutnya, ini bukan hanya soal angka, tapi soal keadilan fiskal yang harus segera dibenahi. Tak berhenti di situ, perhatian publik juga tertuju pada kritiknya terhadap program Makan Bergizi Gratis. Dengan anggaran fantastis mencapai Rp335 triliun, Media mengingatkan bahwa dana sebesar itu berpotensi tidak tepat sasaran. Ia bahkan menyoroti risiko besar bahwa program ini justru akan dinikmati oleh para vendor logistik besar, bukan benar-benar sampai ke masyarakat yang paling membutuhkan. Di sisi lain, ia juga menyoroti bisnis kelapa sawit yang selama ini menikmati subsidi negara. Media menekankan perlunya target yang jelas dan transparansi dari pemerintah, terutama dalam menangani deforestasi yang semakin mengkhawatirkan. Di balik sosok kritis ini, tahukah Anda bahwa Media adalah putra asli Minangkabau? Ia lahir di Batusangkar, Sumatra Barat. Kini, ia membagi ilmunya sebagai dosen di Universitas Gadjah Mada. Dari kritik kebijakan, Media Wahyudi Askar adalah bukti bahwa intelektual muda Indonesia tak hanya berani bersuara, tapi juga tetap membumi. Ia adalah suara kritis yang kita butuhkan, dengan akar budaya yang tak pernah ia lupakan. Sumber narasi : mediaaskar.com #denaitv #fypシ #vidioviral #tokohminang #mediaaskar

About