@rourke.heath: “AI looks too perfect” Making something good has never been easier, which is exactly why it stopped feeling like an achievement. Cheat codes made the game boring, and the same thing happens when every frame comes out flawless. Sometimes the answer is to pick up a camera, accept the bad audio and the wobbly handheld, and let the imperfections do the work. #CreativeAI #AIFilmmaking #ShotOniPhone #CreativeProcess #Filmmaking

Rourke Heath
Rourke Heath
Open In TikTok:
Region: GB
Thursday 30 July 2026 16:54:03 GMT
7035
530
7
40

Music

Download

Comments

faizrazakdesign
Faiz | Brand Designer :
love this!
2026-07-31 09:23:23
0
hxh_sola
OLUWASOLA :
Made with Ai but approved
2026-07-31 07:39:02
2
sonny_654
s :
2026-07-30 17:37:31
0
lihdoh
LIHDOH :
Na you coookedddss
2026-07-30 19:24:43
1
meow3214_
Ice bear :
yessss call me pãpi with that wavy ã
2026-07-31 08:22:02
0
poggidiego
poggidiego :
❤️❤️
2026-07-31 04:32:24
0
To see more videos from user @rourke.heath, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Redbull🤦🏻‍♂️, lu tuh perusahaan minuman😭 PENJELASAN 👇 - Red Bull tidak cuma berjualan minuman energi, mereka adalah perusahaan media dan olahraga ekstrem yang kebetulan memiliki produk minuman. Sejak awal kemunculannya, Red Bull menolak cara promosi konvensional seperti iklan TV biasa atau baliho membosankan. Mereka memilih membangun citra merek dengan strategi pemasaran paling nekat dan ekstrem di dunia. 1. Filosofi
Redbull🤦🏻‍♂️, lu tuh perusahaan minuman😭 PENJELASAN 👇 - Red Bull tidak cuma berjualan minuman energi, mereka adalah perusahaan media dan olahraga ekstrem yang kebetulan memiliki produk minuman. Sejak awal kemunculannya, Red Bull menolak cara promosi konvensional seperti iklan TV biasa atau baliho membosankan. Mereka memilih membangun citra merek dengan strategi pemasaran paling nekat dan ekstrem di dunia. 1. Filosofi "Guerilla Marketing" di Awal Berdiri Ketika Dietrich Mateschitz meluncurkan Red Bull pada tahun 1987, anggaran pemasarannya sangat terbatas. Daripada menyewa agen iklan mahal, Red Bull menggunakan taktik underground: Trik Tong Sampah: Red Bull sengaja membuang kaleng-kaleng kosong mereka di tong sampah dekat klab malam, bar, dan kampus-kampus populer. Ini menciptakan ilusi seolah-olah semua orang sedang meminum Red Bull. Red Bull Student Brand Manager: Mereka membagikan sampel gratis secara langsung kepada mahasiswa di kampus-kampus dengan menggunakan mobil Mini Cooper khusus yang dihiasi kaleng Red Bull raksasa di bagian belakang. 2. Menguasai Dunia Olahraga Ekstrem Daripada mensponsori tim olahraga populer seperti sepak bola biasa (meski belakangan mereka juga membeli klub sepak bola), Red Bull bertaruh pada olahraga niche dan berisiko tinggi yang saat itu belum dilirik brand besar: Papan Atas Olahraga Ekstrem: Dari skateboarding, BMX, freestyle motocross, hingga cliff diving dan snowboarding. Ajang Balap Tingkat Tinggi: Mereka tidak hanya menjadi sponsor di Formula 1, tetapi membeli tim sendiri (Oracle Red Bull Racing) yang sukses mendominasi kejuaraan dunia F1. 3. Pencipta Acara Gila Perusahaan Sendiri Alih-alih cuma memasang logo di acara orang lain, Red Bull membuat event ekstrem milik mereka sendiri: Red Bull Flugtag: Kompetisi di mana peserta merancang pesawat buatan sendiri tanpa mesin dan melompat dari dermaga tinggi ke air. Red Bull Rampage: Ajang balap sepeda gunung (freeride mountain bike) paling berbahaya di dunia yang berlokasi di tebing-tebing terjal Utah, AS. Red Bull Air Race: Kejuaraan dunia balap pesawat terbang di mana para pilot bermanuver melewati rintangan udara dengan kecepatan sangat tinggi. 4. Puncak Pemasaran Ekstrem: Red Bull Stratos (2012) Momen paling ikonik dalam sejarah periklanan Red Bull terjadi pada 14 Oktober 2012. Felix Baumgartner, seorang penerjun payung asal Austria, naik ke lapisan stratosfer menggunakan balon udara setinggi 39 kilometer di atas bumi, lalu melompat bebas ke bumi. Pencapaian: Felix menjadi manusia pertama yang menembus kecepatan suara tanpa bantuan kendaraan (supersonic freefall). Dampak Iklan: Siaran langsung lompatan ini ditonton oleh lebih dari 8 juta orang secara bersamaan di YouTube (rekor dunia saat itu). Red Bull mendapatkan publikasi senilai ratusan juta dolar dari satu acara tersebut. Kesimpulan Red Bull berhasil karena mereka tidak menjual manfaat kandungan taurin atau kafein di dalam kalengnya, melainkan menjual sensasi Adrenalin, Gaya Hidup, dan Keberanian. Seperti slogan mereka yang terkenal: "Red Bull Gives You Wings". - #fyi #redbull #company #drink #redbulldanceyourstyle #energy #givesyouwiiings #extreme #fakesituation #masukberanda

About