@hopebedope: #fyp #hopeann

Hope Ann
Hope Ann
Open In TikTok:
Region: US
Friday 31 July 2026 00:24:15 GMT
51745
7106
44
493

Music

Download

Comments

danielevillanovaa
danielevillanovaa :
supercell id?
2026-07-31 06:59:07
0
powerlhouse2657
powerlhouse2657 :
I sent a text on DM, please reply soon. 🥰👍
2026-07-31 06:49:49
0
badiloluyomi
badiloluyomi :
Give me your WhatsApp number or your Instagram account
2026-07-31 05:24:27
1
jj_165422i3
Jay :
Keep making these
2026-07-31 04:45:30
2
fernardolaw
Fernardo Arroyo Cano :
perfecta 👌 👌
2026-07-31 04:04:41
3
babybzbuwmz
. :
fun fact uour are so hot
2026-07-31 03:50:37
1
luis.william40
luis William :
love😘
2026-07-31 01:05:10
1
user4950113677036
user4950113677036 :
hermosura de mujer. bella
2026-07-31 04:23:21
0
k_k3k3k3
𝑲𝑯𝑨.𝑳𝑬𝑫 :
❤️
2026-07-31 03:15:26
0
badiloluyomi
badiloluyomi :
Give me your WhatsApp number or your Instagram account
2026-07-31 06:40:26
1
wilmer.gutierrez430
wilmer gutierrez :
2026-07-31 04:54:21
0
badiloluyomi
badiloluyomi :
You are very beautiful 😍😘
2026-07-31 05:24:11
1
badiloluyomi
badiloluyomi :
Thanks in advance
2026-07-31 06:40:39
1
badiloluyomi
badiloluyomi :
I like your eyes
2026-07-31 05:24:50
5
www.titokzombi1
S͜͡H͜͡A͜͡X͜͡A͜͡A͜͡R͜͡I͜͡G͜͡A͜͡ :
first Comment 😁 follow back 🔙
2026-07-31 00:28:43
0
mikewolfe20
Clearwater :
let's just call it motion and move on bouncing jumping what
2026-07-31 01:18:56
1
brycelaforge
brycelaforge :
That is bullshit
2026-07-31 03:50:44
0
andre.chim.canche
Andre Chim Canche :
un sapote
2026-07-31 06:14:54
0
javierflores1355
Hi :
Hola
2026-07-31 05:11:16
0
yupiugua
pepperoni :
amazing bouncy cake🫦
2026-07-31 07:04:59
0
To see more videos from user @hopebedope, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Terbakar oleh Kebiasaan, Jauh dari Keajaiban‼️😌 Ada saat-saat dalam hidup ketika kita berdoa dengan sungguh-sungguh, memohon perubahan, keberkahan, ketenangan, dan jalan keluar dari segala kesulitan. Namun diam-diam, kita masih memelihara kebiasaan yang sama: menunda taubat, mengulang kesalahan, menuruti hawa nafsu, dan membiarkan hati dipenuhi hal-hal yang menjauhkan kita dari Allah. Ibnu Atha’illah As-Sakandari mengingatkan dengan kalimat yang sederhana namun menghunjam: “Bagaimana mungkin engkau mendapatkan sesuatu yang luar biasa, sementara engkau belum meninggalkan kebiasaan-kebiasaan burukmu?” Bayangkan seorang musafir yang ingin sampai ke taman yang indah, tetapi ia terus berjalan ke arah yang berlawanan. Setiap hari ia mengeluh mengapa belum sampai, padahal langkahnya sendiri menjauhkan dirinya dari tujuan. Begitulah manusia. Kita menginginkan cahaya, tetapi masih mencintai kegelapan yang sama. Kita mengharapkan kedekatan dengan Allah, tetapi enggan melepaskan kebiasaan yang menjadi hijab antara diri dan-Nya. Dalam pandangan para sufi, perubahan besar bukan dimulai dari hasil yang besar, melainkan dari keberanian memerangi kebiasaan kecil yang merusak hati. Sebab dosa yang terus diulang bukan sekadar kesalahan, tetapi bisa menjadi rantai yang mengikat perjalanan ruhani seseorang. Allah ﷻ berfirman: “Sesungguhnya Allah tidak akan mengubah keadaan suatu kaum sehingga mereka mengubah keadaan yang ada pada diri mereka sendiri.” (QS. Ar-Ra’d: 11) Ayat ini bukan hanya berbicara tentang perubahan nasib, tetapi juga perubahan jiwa. Pertolongan Allah datang kepada mereka yang mau memulai langkah perbaikan dari dalam dirinya. Imam Al-Ghazali menjelaskan bahwa hati ibarat cermin. Setiap maksiat yang dilakukan dan diulang akan meninggalkan noda. Bila noda itu terus bertambah tanpa taubat, cahaya kebenaran menjadi sulit dipantulkan. Karena itu, jalan menuju Allah bukan hanya memperbanyak amal, tetapi juga membersihkan hati dari kebiasaan yang mengotorinya. Mungkin yang menghalangi datangnya ketenangan bukan kurangnya rezeki. Mungkin yang menghalangi terkabulnya doa bukan kurangnya permintaan. Bisa jadi yang menjadi penghalang adalah kebiasaan yang belum kita tinggalkan, padahal kita sudah mengetahui bahwa itu tidak disukai oleh Allah. Hari ini, jangan fokus menjadi luar biasa. Fokuslah meninggalkan satu kebiasaan buruk yang selama ini menghambat langkahmu menuju-Nya. Sebab sering kali, keajaiban hidup dimulai ketika seorang hamba berani berkata pada dirinya sendiri: “Cukup. Aku ingin berubah karena Allah.” Karena Allah tidak menuntut kesempurnaan dalam satu malam, tetapi Dia mencintai hamba yang terus kembali dan memperbaiki dirinya. Semoga Allah membersihkan hati kita dari kebiasaan yang menjauhkan dari-Nya, menggantinya dengan amal yang dicintai-Nya, serta menjadikan kita termasuk hamba yang diberi taufik untuk terus berubah menuju kebaikan. Aamiin. #MuhasabahDiri #IbnuAthaillah #Tasawuf #fyp
Terbakar oleh Kebiasaan, Jauh dari Keajaiban‼️😌 Ada saat-saat dalam hidup ketika kita berdoa dengan sungguh-sungguh, memohon perubahan, keberkahan, ketenangan, dan jalan keluar dari segala kesulitan. Namun diam-diam, kita masih memelihara kebiasaan yang sama: menunda taubat, mengulang kesalahan, menuruti hawa nafsu, dan membiarkan hati dipenuhi hal-hal yang menjauhkan kita dari Allah. Ibnu Atha’illah As-Sakandari mengingatkan dengan kalimat yang sederhana namun menghunjam: “Bagaimana mungkin engkau mendapatkan sesuatu yang luar biasa, sementara engkau belum meninggalkan kebiasaan-kebiasaan burukmu?” Bayangkan seorang musafir yang ingin sampai ke taman yang indah, tetapi ia terus berjalan ke arah yang berlawanan. Setiap hari ia mengeluh mengapa belum sampai, padahal langkahnya sendiri menjauhkan dirinya dari tujuan. Begitulah manusia. Kita menginginkan cahaya, tetapi masih mencintai kegelapan yang sama. Kita mengharapkan kedekatan dengan Allah, tetapi enggan melepaskan kebiasaan yang menjadi hijab antara diri dan-Nya. Dalam pandangan para sufi, perubahan besar bukan dimulai dari hasil yang besar, melainkan dari keberanian memerangi kebiasaan kecil yang merusak hati. Sebab dosa yang terus diulang bukan sekadar kesalahan, tetapi bisa menjadi rantai yang mengikat perjalanan ruhani seseorang. Allah ﷻ berfirman: “Sesungguhnya Allah tidak akan mengubah keadaan suatu kaum sehingga mereka mengubah keadaan yang ada pada diri mereka sendiri.” (QS. Ar-Ra’d: 11) Ayat ini bukan hanya berbicara tentang perubahan nasib, tetapi juga perubahan jiwa. Pertolongan Allah datang kepada mereka yang mau memulai langkah perbaikan dari dalam dirinya. Imam Al-Ghazali menjelaskan bahwa hati ibarat cermin. Setiap maksiat yang dilakukan dan diulang akan meninggalkan noda. Bila noda itu terus bertambah tanpa taubat, cahaya kebenaran menjadi sulit dipantulkan. Karena itu, jalan menuju Allah bukan hanya memperbanyak amal, tetapi juga membersihkan hati dari kebiasaan yang mengotorinya. Mungkin yang menghalangi datangnya ketenangan bukan kurangnya rezeki. Mungkin yang menghalangi terkabulnya doa bukan kurangnya permintaan. Bisa jadi yang menjadi penghalang adalah kebiasaan yang belum kita tinggalkan, padahal kita sudah mengetahui bahwa itu tidak disukai oleh Allah. Hari ini, jangan fokus menjadi luar biasa. Fokuslah meninggalkan satu kebiasaan buruk yang selama ini menghambat langkahmu menuju-Nya. Sebab sering kali, keajaiban hidup dimulai ketika seorang hamba berani berkata pada dirinya sendiri: “Cukup. Aku ingin berubah karena Allah.” Karena Allah tidak menuntut kesempurnaan dalam satu malam, tetapi Dia mencintai hamba yang terus kembali dan memperbaiki dirinya. Semoga Allah membersihkan hati kita dari kebiasaan yang menjauhkan dari-Nya, menggantinya dengan amal yang dicintai-Nya, serta menjadikan kita termasuk hamba yang diberi taufik untuk terus berubah menuju kebaikan. Aamiin. #MuhasabahDiri #IbnuAthaillah #Tasawuf #fyp

About