@human0978127635: Solusi Radikal: Tutup Universitas yang Tidak Berkualitas Biarkan mekanisme pasar menutup universitas abal-abal, analogi dari Mas Bagus "kalau beli barang bisa retur, kalau kena malpraktik bisa tuntut dokter, tapi gelar universitas jelek tidak bisa dikembalikan". Tonton lebih lengkapnya di YT MALAKA. Klip dari episode "Bahas Riset, Pendidikan, dan Logika Mistika Bersama Bagus Muljadi" Full episode: https://youtu.be/hvoHdMR1XRI?si=jmnauKG0GJyMRRxN 🎙️ Ferry Irwandi ft. Bagus Muljadi #malakaproject #podcast #ferryirwandi #bagusmuljadi #universitas #radikal #videoviral
kl sy beli jasa penyedia internet. ud bayar mahal langganan setahun. tp sy ga punya hp, laptop, tv dll. lalu sy tuntut providernya krn sy gabs internetan, apkh bisa?
kadang org lulus kuliah ga dpt kerja blm tentu krn universitasnya jelek. bisa jg krn skill dan character issue.
jd hrs d lihat dlu mslhnya dmn
2026-08-23 18:03:24
13
Opho Amri :
menarik... jadi kalo mau ikuti cara mas mas ini mahasiswa yang nggak pantas atau nggak bisa ya harus di DO agar universitas nggak menanggung akibat dari tuntutan..
2026-08-20 10:27:26
42
malo :
berarti kalo negara kayk gini mending ikut kursus kali ya biayanya juga ga semahal universitas, yang pnting seseorang itu punya keahlian
2026-08-29 02:48:05
13
Lord_Arius :
ijazah bisa dibeli, fakta .....
2026-08-03 23:01:49
15
andrianusmarsal17 :
sangat setuju solusi radikalnya mas
2026-09-30 08:36:06
1
kd :
jauh
2026-08-04 04:52:20
1
Yunat :
inkompetensi lebih kecam dari pembunuhan..
2026-08-30 06:36:13
2
SIMULTAN TRADER :
menurut gw sih soal ini harus di lihat dari 2 sisi... dari anak nya (mahasiswa) dan dari universitas nya.. jika univ nya ok, tapi anaknya ga ok.. ya tetep ga bener. tapi ada satu hal yg bisa menunjukan bagaimana si anak ini ga ok, yaitu ada proses DO...dan hal hal lain yg bisa membuat mahasiswa di keluarkan dari univ.
tapi memang benar sih, univ nya dulu harus kompeten, menjaga qualitas dan konsisten .. punya niat atau visi yg kuat untuk memberikan pelajaran yg efektif dan efisien dengan tujuan utama nya yaitu menghasilkan manusia yg berkualitas...
kalau soal diterima kerja atau engga, mungkin ga terlalu pas kalau itu dijadikan patokan sebagai berhasil atau tidaknya sebuah univ.
2026-08-04 11:20:32
2
luthfih00 :
klw di terapin bisa bisa pendidikan makin tidak merata, karena penerapan itu harus berbanding lurus dengan peningkatan kuota di univ, klw univ nya gak sanggup sementara di sisi lain univ gak berkualitas di cabut, demand nya tinggi tpi supply nya kurang, nanti malah makin naik harga uktnya gmn mungkin ada pendapat lain? 😁😁😁
2026-08-02 16:35:42
11
Bambang Suharto979 :
di Indonesia Universitas itu komiditi,
2026-08-03 23:35:51
1
e_Jarwo :
😳 Sepakat !!!
2026-09-28 07:36:28
1
newb :
jgnkan Universitas, skripsi, tugas, makalah, laporan aja udah pada dijokiin skrg. apa arti ijazah
2026-08-24 06:53:03
6
Bagindo Ishak :
persoalannya tidak hanya di pendidikan namun semua sektor... kita harus bayar pajak namun banyak oknum pejabat korup... jadi pembicaraan ini dapat dimulai dari dunia pendidikan... dan itu dimulai dari usia dini...
2026-08-06 01:13:20
1
Arif Iqbal :
kita semua lupa, kenapa kita begini, yah karena kita PANCASILA
2026-08-22 22:28:56
1
🅆🄰🅈🄰🄺🄰 :
kehamcuran negeri ini tidak lepas dari universitas terkenal. karena yang pegang jabatan dan korup rata2 lulusan universitas terkenal.
2026-08-28 11:45:59
0
angkasa pradikta 🧲⚖️ :
jelas. pendidikan itu komiditas pihak swasta umumnya di Indonesia yaa begitu.
2026-09-01 10:00:45
0
Didi Korenk Evanzry :
masuk akal ni pemikiran
2026-08-23 08:19:00
1
kd :
kenapa yg 1 kayanya salting
2026-08-04 04:55:06
1
Seni Budaya Pemula :
Ah jadi ingat ini. Belasan tahun lalu di ruang kuliah, kami pernah ditanya dosen mengenai cita-cita, kami ditunjuk secara acak untuk menjawab pertanyaan tersebut, kebetulan saya tertunjuk, lalu saya jawab "Cita-cita saya membuat kampus". sejenak si dosen tertegun dan kagum sambil melanjutkan bertanya "apa yang memotivasi saudara membuat kampus?". "kampus adalah bisnis yang menjanjikan, operasionalnya berapa sih pak setahun? dibanding dengan yang dihasilkan dari uang kuliah (waktu diskusi ini sudah sistem UKT). toh orang pengen ijazah kan pak? mau berilmu atau enggak, kerjaan layak atau enggak, bukan tanggung jawab kampus kan pak? kan kita pihak kampus bisa berdalih dengan bilang nasib bagi yg kerja dan ga kerja" melanjutkan jawaban saya dan kami semua tertawa dengan persepsi masing-masing. 😄😄
2026-08-23 02:45:06
2
Mas HeRDi :
dr statemennya ada QC, pemerintah, ortu, anak.
pemerintah udh intervensi, kampus ydah bagus unggulan, ortu berharap anaknya brprestasi, kl 5 th gk dpt kerja, ortu bisa nuntut?? lha vaktor ank kok gk diomongin??? kl anknya males? lulus standart2 aja, gkmau cari kerja ato cari kerja pilih2?? aplgi anknya modelan genZ..
gk aple to aple perbandinganmu mas..
2026-08-04 01:38:58
1
Anra Reggy :
wow.... iya lagi..
2026-08-03 19:06:44
1
Daun :
2026-08-02 18:17:54
1
7℅ :
nah problemnya, univ yang lahir dari pembangunan pemerintah itu, mereka GK berupaya untuk meningkatkan kualitas lulusan nantinya yg ada komoditinya. Melainkan pembangunan univ" yg ada di Indonesia itu, lebih tepatnya berupaya untuk memaksimalkan arti PENDIDIKAN. Jadi di Nusantara kita ini, bisa di bilang akses pendidikannya masih terbatas, makanya untuk sekarang masih banyak pembangunan univ" di Indonesia ini masih di akomodasi oleh pemerintah. Bahkan banyak univ swasta yg lahir dengan tujuan seperti itu.. Bagaiamana pendapatmu
2026-08-04 03:28:36
4
Rahman Manullang :
keren bgt ini bapak bapak profesor
2026-08-03 12:38:49
1
Oky D. Nugroho :
di dengerin mas, controllernya siapa?
kalau komodity ekonomi bisa aja semua bikin univ yg penting laku, kalau pemerintah ukt harus murah(subsidi) tp gk kerkualitas ditutup. ini sudah ada percontohannya di jerman, bahkan swasta standar mutu diatur pemerintah kalau gk memenuhi bisa di suspend, kalau komoditas ekonomi percontohannya amerika
2026-08-04 01:12:07
1
To see more videos from user @human0978127635, please go to the Tikwm
homepage.