@gungx18: 你选哪个 #douyin抖音 #chineseboy #chinese #foryu #🇨🇳

Guǎngxī
Guǎngxī
Open In TikTok:
Region: ID
Sunday 02 August 2026 03:28:08 GMT
97116
17527
382
878

Music

Download

Comments

adalah.pokok.nya382
Adalah pokok nya :
Mau yang ini boleh ga?
2026-08-02 12:25:56
404
gungx18
Guǎngxī :
Aku memang suka lagu ini sayang
2026-08-03 10:39:26
133
mynameisytta2
Ndin~Bae💗🌹💤 :
cowo nya buat aku ya gua lamar satu satu😝🙂‍↕️🙂‍↔️
2026-08-02 03:42:42
65
miiruka_26
DreAmY✨ :
Cap cip cup smuanya ku kecup💜
2026-09-02 06:17:08
1
nurseha024
queen of honey by putri💥🍯 :
kabarin kalo udah jutaan
2026-08-02 03:31:53
27
indahrahel01
r4ch3l :
kalo bisa semua kenapa harus satu 😭
2026-08-03 08:14:34
13
dimarahmah
DIANA :
kalian liat ini dak??
2026-08-02 03:34:48
7
koribin_lutfiah246
~⚡刘静后关于⚡~ :
yang make baju aku punya ya awas kalian ambil
2026-08-02 14:03:55
5
anaksulungg436
vasaaaaaa :
milih sambil merem pun GK rugi kalo ini mah😄
2026-08-20 13:29:51
8
tipnaree_ratchanun
DEWPOND.azekkk🤘🏻 :
yg ini cakep tpi aku mau nya semua
2026-08-22 08:59:42
6
gojo.santai
$GOJO$.santai :
aku mau cowo yg baju putih, 🥰🥰🥰yg lagi makan tangan kepiting 🦀 kyknya
2026-08-22 14:10:12
4
amltchaa.__
amelia._ :
ini milih sambil kayang juga ga rugi😭
2026-08-06 08:38:47
5
varyalryial
Varyalryial_ :
semuanya kalau boleh biar adil 😇
2026-08-02 04:03:30
4
archiemin_04
⋆. 𐙚 ˚archie :
minta satu🫴
2026-08-08 00:29:46
2
cegil.nya_iheng2
ChEn YiHeNg :
selagi aku jomblo semua nya buat aku😁😁
2026-08-02 08:50:03
7
usernh1506
shine :
Nk semua kat situ 😂😂😁😁
2026-08-07 08:14:03
4
biyah.siregar5
Biyah Siregar :
musik ini di penuhi gege cina🤣🤣gak percaya pencet musik nya deh
2026-08-03 00:29:28
2
gys_nayy
★gys_nayy.... :
knp setiap lewat pasti lgu ya ini trus
2026-08-02 09:15:03
4
love_raisaa
lovelly_raisaa :
yqng yang ini punya aku titik.
2026-08-05 15:01:27
3
To see more videos from user @gungx18, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Al-Habib Umar ibn Hud al-Atthos masyhur dengan perayaan Maulid Nabi besarnya. Bahkan, dalam salah satu peringatan Maulid NABI., beliau pernah mengorbankan 1.600 kambing 2 ekor sapi serta 25 ton beras. Al'Habib Umar bin Hud al-Aththas (Condet). Di kediamannya di Jl Condet Raya, Jakarta Timur, Habib Umar Alatas, seorang kiai sepuh yang telah berusia 108 tahun tampak tidur telentang hampir tidak bergerak. Hanya matanya saja yang selalu terpejam, sesekali berusaha menatap mesra kepada para tamunya yang tidak henti-hentinya berdatangan. Baik para tokoh habaib, ulama maupun kiai, hingga masyarakat kurang mampu. Di kamarnya yang cukup luas itu, di antara para tamu itu, bukan saja datang dari Jakarta. Tapi juga dari berbagai tempat di Tanah Air, sambil membacakan surat Yasin agar Allah mempercepat kesembuhan ulama tertua di Tanah Air ini. Sejak habis mengadakan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di pesantrennya di Cipayung, Bogor, 18 Juli lalu, kondisi habib memburuk karena sakit tua. Dan hingga kini keadaannya masih antara sadar dan tidak sadar,” kata Haji Ismet Alhabsji, seorang yang dekat dan merupakan kepercayaan habib Umar kepada Republika Selasa (27/7). Pada acara maulid di Cipayung, yang sudah 17 tahun diselenggarakan di tempat ini, menurut Ismet, Habib Umar sudah tidak bisa hadir lagi di tengah-tengah jamaah yang jumlahnya puluhan ribu orang. Ia hanya mengikuti dari kamarnya. Setelah acara maulid Nabi, Habib Umar yang fisiknya dalam keadaan lemah itu sudah tidak sadarkan diri lagi. Bahkan, saat dibawa kembali ke kediamannya di Condet, dia ditidurkan di mobil dan diinfus,” kata Ismet yang selama belasan tahun dekat dengan habib Umar. Rupanya, sakitnya ulama tertua di Jakarta ini cepat luas tersebar. Dan mengingat begitu antusiasnya masyarakat yang ingin menjenguknya, maka sejak minggu lalu kediamannya di Condet menjadi semacam open house, terbuka hampir sepanjang hari. Habib Umar, kata Alwi Edrus Alaydrus, salah seorang cucunya memang terbuka, mengulurkan tangan serta menyambut dengan baik tiap tamu yang datang ke kediamannya. Tidak membedakan status dan kedudukan mereka. Apakah rakyat kecil, atau pejabat tinggi negara, kata Alwi Edrus. Karenanya tidak heran, di antara penjenguk terdapat artis-artis seperti Elvie Sukaesih dan putrinya Fitria, Muchsin Alatas dan istrinya Titiek Sandhora serta putranya Bobby. Seperti hari Senin (26/7) lalu. Pengunjung dari Jakarta dan luar kota tampak lebih banyak lagi yang mendatanginya. Karena waktu itu, entah dari mana asalnya, Habib Umar diisukan telah meninggal dunia. Sedangkan para murid dan pengikutnya, di Malaysia, Singapura dan Brunei Darussalam yang mengetahui sakitnya, terus memantau kesehatannya. “Mereka minta kepada kita agar cepat diberitahukan bila terjadi apa-apa dengan Habib Umar,” kata Alwi Edrus. “Mereka menyatakan kepada saya siap untuk datang ke Jakarta bila terjadi apa-apa dengan habib.” Sedangkan Ismet menambahkan, mereka terus memantau kesehatan Habib Umar, karena tahu kalau beliau sakit. Pasalnya, mereka hadir pada waktu peringatan maulid yang baru lalu. Banyaknya umat Islam dari mancanegara yang selalu datang tiap tahun ke acara maulid Habib Umar, karena ia pernah tinggal di Singapura dan Malaysia selama beberapa tahun. Selama di kedua negara itu, Habib Umar rupanya punya berpengaruh besar di kalangan masyarakat dan pejabat pemerintahan. Hingga tidak heran, kalau banyak ulama dan pejabat di Singapura, Malaysia, dan Brunei Darussalam menjadi akrab dengannya. Seperti dikatakan oleh Alwi Edrus, Sultan Johor, Tengku Mahmudsyah sudah beberapa kali mendatangi habib Umar selama berada di Jakarta. Pada tahun 1993 dan 1994, sultan dan keluarga datang dengan menggunakan pesawat pribadi. “Tentu saja, kedatangan sultan Johor itu membuat repot pemerintah RI, yang terpaksa mengerahkan protokol dan pengawal dari kepresidenan,” kata salah seorang pihak keluarga.
Al-Habib Umar ibn Hud al-Atthos masyhur dengan perayaan Maulid Nabi besarnya. Bahkan, dalam salah satu peringatan Maulid NABI., beliau pernah mengorbankan 1.600 kambing 2 ekor sapi serta 25 ton beras. Al'Habib Umar bin Hud al-Aththas (Condet). Di kediamannya di Jl Condet Raya, Jakarta Timur, Habib Umar Alatas, seorang kiai sepuh yang telah berusia 108 tahun tampak tidur telentang hampir tidak bergerak. Hanya matanya saja yang selalu terpejam, sesekali berusaha menatap mesra kepada para tamunya yang tidak henti-hentinya berdatangan. Baik para tokoh habaib, ulama maupun kiai, hingga masyarakat kurang mampu. Di kamarnya yang cukup luas itu, di antara para tamu itu, bukan saja datang dari Jakarta. Tapi juga dari berbagai tempat di Tanah Air, sambil membacakan surat Yasin agar Allah mempercepat kesembuhan ulama tertua di Tanah Air ini. Sejak habis mengadakan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di pesantrennya di Cipayung, Bogor, 18 Juli lalu, kondisi habib memburuk karena sakit tua. Dan hingga kini keadaannya masih antara sadar dan tidak sadar,” kata Haji Ismet Alhabsji, seorang yang dekat dan merupakan kepercayaan habib Umar kepada Republika Selasa (27/7). Pada acara maulid di Cipayung, yang sudah 17 tahun diselenggarakan di tempat ini, menurut Ismet, Habib Umar sudah tidak bisa hadir lagi di tengah-tengah jamaah yang jumlahnya puluhan ribu orang. Ia hanya mengikuti dari kamarnya. Setelah acara maulid Nabi, Habib Umar yang fisiknya dalam keadaan lemah itu sudah tidak sadarkan diri lagi. Bahkan, saat dibawa kembali ke kediamannya di Condet, dia ditidurkan di mobil dan diinfus,” kata Ismet yang selama belasan tahun dekat dengan habib Umar. Rupanya, sakitnya ulama tertua di Jakarta ini cepat luas tersebar. Dan mengingat begitu antusiasnya masyarakat yang ingin menjenguknya, maka sejak minggu lalu kediamannya di Condet menjadi semacam open house, terbuka hampir sepanjang hari. Habib Umar, kata Alwi Edrus Alaydrus, salah seorang cucunya memang terbuka, mengulurkan tangan serta menyambut dengan baik tiap tamu yang datang ke kediamannya. Tidak membedakan status dan kedudukan mereka. Apakah rakyat kecil, atau pejabat tinggi negara, kata Alwi Edrus. Karenanya tidak heran, di antara penjenguk terdapat artis-artis seperti Elvie Sukaesih dan putrinya Fitria, Muchsin Alatas dan istrinya Titiek Sandhora serta putranya Bobby. Seperti hari Senin (26/7) lalu. Pengunjung dari Jakarta dan luar kota tampak lebih banyak lagi yang mendatanginya. Karena waktu itu, entah dari mana asalnya, Habib Umar diisukan telah meninggal dunia. Sedangkan para murid dan pengikutnya, di Malaysia, Singapura dan Brunei Darussalam yang mengetahui sakitnya, terus memantau kesehatannya. “Mereka minta kepada kita agar cepat diberitahukan bila terjadi apa-apa dengan Habib Umar,” kata Alwi Edrus. “Mereka menyatakan kepada saya siap untuk datang ke Jakarta bila terjadi apa-apa dengan habib.” Sedangkan Ismet menambahkan, mereka terus memantau kesehatan Habib Umar, karena tahu kalau beliau sakit. Pasalnya, mereka hadir pada waktu peringatan maulid yang baru lalu. Banyaknya umat Islam dari mancanegara yang selalu datang tiap tahun ke acara maulid Habib Umar, karena ia pernah tinggal di Singapura dan Malaysia selama beberapa tahun. Selama di kedua negara itu, Habib Umar rupanya punya berpengaruh besar di kalangan masyarakat dan pejabat pemerintahan. Hingga tidak heran, kalau banyak ulama dan pejabat di Singapura, Malaysia, dan Brunei Darussalam menjadi akrab dengannya. Seperti dikatakan oleh Alwi Edrus, Sultan Johor, Tengku Mahmudsyah sudah beberapa kali mendatangi habib Umar selama berada di Jakarta. Pada tahun 1993 dan 1994, sultan dan keluarga datang dengan menggunakan pesawat pribadi. “Tentu saja, kedatangan sultan Johor itu membuat repot pemerintah RI, yang terpaksa mengerahkan protokol dan pengawal dari kepresidenan,” kata salah seorang pihak keluarga.

About