@viral.th.i.tn62: #xh #foryou #haihuoc #laugh

Viral thì đổi tên😶‍🌫️
Viral thì đổi tên😶‍🌫️
Open In TikTok:
Region: VN
Sunday 02 August 2026 06:53:54 GMT
54821
1937
98
3614

Music

Download

Comments

dontlove519
kiwenb :
ôi ko tuổi thơ của t
2026-08-02 12:18:40
10
khng.phi.l.vua.ti
Mô chi :
Cho hỏi địa chỉ
2026-08-02 12:18:10
6
nguyenthianhthu807
Anh thư :
đầu
2026-08-02 07:06:47
5
rynlee705
15 1 11 22 :
kẻ phá hoại tuổi thơ:((
2026-08-02 11:50:17
3
dcm.chan.bomayde.2
Mnh.Duc :
mất hết cả tuổi thơ
2026-08-02 12:51:38
1
huongduong4869
meo meo :
ôi mắt tao
2026-08-02 16:27:57
0
huybuhmt3n4
tôi có tiền ko có ngiu :
mất tuổi thơ r ae ơi
2026-08-02 08:56:41
1
user77124236025272
THANH LONG :
😂😂😂😂
2026-08-02 15:09:23
0
bch.ngc8283
không tìm thấy tài khoản :
6 anh em siêu nhân
2026-08-02 08:12:25
1
hng.thinh4
hng.Thinh :
2026-08-02 15:14:24
0
t_dat1491_19.6
_T_Đạt_2k14 :
yass hay
2026-08-02 14:45:10
0
white_ghost99
white_ghost99 :
Doraemon nhiếm phongs xạ à
2026-08-02 14:48:38
0
To see more videos from user @viral.th.i.tn62, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

ILustarasi KEPULAUAN SULA,beritaLima.com – Tunjangan Hari Raya (THR) sertifikasi bagi guru jenjang Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kabupaten Kepulauan Sula hingga kini belum juga cair ke rekening penerima, padahal dana tersebut diketahui sudah dikucurkan pemerintah pusat dan masuk ke daerah sejak Desember 2025 silam. Keluhan ini disampaikan langsung oleh sejumlah tenaga pendidik kepada media ini, Sabtu (23/5/2026). Menurut keterangan salah satu guru yang enggan disebutkan identitasnya, para pendidik sebelumnya sudah diberi janji bahwa pembayaran hak tersebut akan disalurkan pada bulan April 2026. Namun, hingga memasuki akhir bulan Mei, harapan itu belum juga terwujud. Para guru mengaku keberatan dan kecewa, terlebih dana itu merupakan hak sah yang dilindungi undang-undang. “Kami sudah tahu dana itu ada dan sudah masuk ke daerah sejak akhir tahun lalu. Diberitahu akan cair bulan April, tapi sampai sekarang belum ada kabar jelas. Kami butuh dana itu, apalagi untuk keperluan keluarga dan kebutuhan sekolah,” ungkap sumber tersebut dengan nada kecewa. Secara aturan, hak keuangan tenaga pendidik dijamin penuh dalam Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen serta peraturan turunannya, yang menegaskan bahwa tunjangan profili dan tunjangan lainnya harus dibayarkan tepat waktu sebagai bentuk penghargaan dan perlindungan kesejahteraan pendidik. Keterlambatan yang cukup lama ini pun menimbulkan pertanyaan besar di kalangan pendidik. Banyak yang beranggapan adanya kendala administrasi, proses verifikasi yang berbelit, atau masalah teknis di tingkat pemerintah daerah yang menyebabkan penyaluran dana tersendat, padahal data dan berkas para guru dinilai sudah lengkap dan sah secara hukum. Hingga berita ini diturunkan, pihak Dinas Pendidikan Kabupaten Kepulauan Sula belum memberikan penjelasan resmi terkait persoalan ini. Saat dihubungi melalui pesan WhatsApp di nomor 0812-1225-xxxx, Kepala Dinas Pendidikan, Marini Nurali, terlihat sudah membaca pesan yang dikirimkan (tertanda centang biru), namun belum memberikan balasan maupun tanggapan apa pun. Para guru berharap persoalan ini segera ditangani serius dan transparan, agar hak mereka yang sudah tertunda berbulan-bulan itu segera disalurkan tanpa ada potongan maupun ketidakjelasan lainnya. (Dinnur)
ILustarasi KEPULAUAN SULA,beritaLima.com – Tunjangan Hari Raya (THR) sertifikasi bagi guru jenjang Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kabupaten Kepulauan Sula hingga kini belum juga cair ke rekening penerima, padahal dana tersebut diketahui sudah dikucurkan pemerintah pusat dan masuk ke daerah sejak Desember 2025 silam. Keluhan ini disampaikan langsung oleh sejumlah tenaga pendidik kepada media ini, Sabtu (23/5/2026). Menurut keterangan salah satu guru yang enggan disebutkan identitasnya, para pendidik sebelumnya sudah diberi janji bahwa pembayaran hak tersebut akan disalurkan pada bulan April 2026. Namun, hingga memasuki akhir bulan Mei, harapan itu belum juga terwujud. Para guru mengaku keberatan dan kecewa, terlebih dana itu merupakan hak sah yang dilindungi undang-undang. “Kami sudah tahu dana itu ada dan sudah masuk ke daerah sejak akhir tahun lalu. Diberitahu akan cair bulan April, tapi sampai sekarang belum ada kabar jelas. Kami butuh dana itu, apalagi untuk keperluan keluarga dan kebutuhan sekolah,” ungkap sumber tersebut dengan nada kecewa. Secara aturan, hak keuangan tenaga pendidik dijamin penuh dalam Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen serta peraturan turunannya, yang menegaskan bahwa tunjangan profili dan tunjangan lainnya harus dibayarkan tepat waktu sebagai bentuk penghargaan dan perlindungan kesejahteraan pendidik. Keterlambatan yang cukup lama ini pun menimbulkan pertanyaan besar di kalangan pendidik. Banyak yang beranggapan adanya kendala administrasi, proses verifikasi yang berbelit, atau masalah teknis di tingkat pemerintah daerah yang menyebabkan penyaluran dana tersendat, padahal data dan berkas para guru dinilai sudah lengkap dan sah secara hukum. Hingga berita ini diturunkan, pihak Dinas Pendidikan Kabupaten Kepulauan Sula belum memberikan penjelasan resmi terkait persoalan ini. Saat dihubungi melalui pesan WhatsApp di nomor 0812-1225-xxxx, Kepala Dinas Pendidikan, Marini Nurali, terlihat sudah membaca pesan yang dikirimkan (tertanda centang biru), namun belum memberikan balasan maupun tanggapan apa pun. Para guru berharap persoalan ini segera ditangani serius dan transparan, agar hak mereka yang sudah tertunda berbulan-bulan itu segera disalurkan tanpa ada potongan maupun ketidakjelasan lainnya. (Dinnur)

About