ahmedsabr-أحمد صابر🥀 :
@ahlijannah123:Saya dan tim telah meneliti dibalik fenomena pemutihan ini, dan beberapa hipotesis diantaranya Hipotesis sementara mengenai fenomena masa pemutihan meme Indonesia adalah bahwa gejala ini merupakan hasil interaksi berbagai variabel yang bekerja secara simultan.
Pertama, masyarakat internet Indonesia diduga telah mengalami kejenuhan terhadap dominasi meme jomok dan meme penghitaman yang selama beberapa tahun
mendominasi ekosistem shitposting. Kedua, operasi penertiban "suki liar" oleh "Kepolisian Ngawi" (dalam semesta lore meme) diduga mengurangi populasi suki di alambebas akibat tingginya angka pelanggaran yang mereka lakukan,
sehingga keseimbangan ekosistem meme mulai bergeser. Ketiga, pelemahan nilai tukar rupiah yang menyebabkan meningkatnya "biaya impor meme" mendorong para pelaku industri shitposting melakukan substitusi konten. Sebagai konsekuensinya, terjadi kebangkitan kembali meme doksli dan berbagai artefak meme era Majapahit yang sebelumnya terkubur rapat di lapisan internet purba.
Keempat, fenomena ini tampaknya turut dipengaruhi oleh efek limpahan dari kasus Ferry Irwandi. Meningkatnya perhatian publik terhadap isu doksli secara tidak langsung memicu para kolektordoksli dokumen asli untuk kembali mengedarkan arsip-arsip klasik yang selama ini disimpan.
Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa fenomena "pemutihan meme Indonesia" bukanlah peristiwa tunggal, melainkan hasil konvergensi berbagai faktor ekonomi, sosial, budaya, dan geopolitik shitposting yang secara kolektif menghidupkan kembali meme-meme jadul yang sempat dianggap punah. Sumber: Pusat Penelitian Ekosistem
Shitposting Nasional (PPESN), Badan Konservasi Artefak Meme (BKAM), Kepolisian Ngawi, dan Kementerian Hilirisasi Meme Republik Indonesia (2026).
2026-08-10 13:26:20