@siambiswas181:

MD Siam Biswas
MD Siam Biswas
Open In TikTok:
Region: BD
Sunday 02 August 2026 15:26:01 GMT
1417
108
9
11

Music

Download

Comments

alonegrial...525
🥀🥀কষ্টের রানি 💔💔 :
🥰🥰🥰🥰 প্লিজ সাপোর্ট করেন 🥰🥰🥰🥰
2026-08-03 10:27:31
0
akhi..sa
🦋🦋 :
Same 😅😅
2026-08-02 19:34:40
0
gogogogo2575
🥀★😔 মায়াবী পাখি😔 ★🕊️🥀 :
🥰🥰🥰
2026-08-03 05:55:47
0
rohimaakhter90
★❥︎✺»̶͓͓̽̽☜⃝ ̿나시르💔 로히마 ༒❣❣꧂ :
🥰🥰🥰
2026-08-03 04:38:19
0
msyasmin840
কষ্টের রানী 🥺 :
😅😅😅
2026-08-03 03:59:36
0
sheuly983
sheuly :
🥰🥰🥰🥰🥰
2026-08-02 19:18:04
0
user3038505127681
ব্যার্থ প্রেমিকা💔💔 :
🥰🥰🥰
2026-08-02 15:42:41
0
ruksanaakter452
𝓻𝓾𝓴𝓼𝓪𝓷𝓪𝓪𝓴𝓽𝓮𝓻🕊️ :
🥰🥰🥰
2026-08-02 15:31:33
0
mdsafikul1547
🥀❤️❤️PRITY❤️❤️🥀 :
🥰🥰🥰
2026-08-05 19:31:25
0
To see more videos from user @siambiswas181, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Suasana duka dan kekecewaan menyelimuti masyarakat Desa Adat Buahan, Kecamatan Penebel, Kabupaten Tabanan, Bali, setelah terungkap dugaan penggelapan dana nasabah Lembaga Perkreditan Desa (LPD) yang mencapai Rp19,3 miliar. Kasus tersebut diduga melibatkan sekitar 3.000 warga yang kini kesulitan mencairkan tabungan dan deposito mereka. Terduga pelaku merupakan Ketua LPD berinisial IGMS. Berdasarkan informasi yang dihimpun, aksi tersebut diduga berlangsung sejak September 2025 dengan modus memindahkan dana nasabah dari rekening LPD di Bank BPD Bali ke rekening pribadi serta rekening istri dan anaknya. Transfer bahkan disebut dapat dilakukan hingga 30 kali dalam sehari. Kasus ini mencuat setelah warga menggelar paruman atau rapat adat pada Rabu malam (28/10/2026) untuk meminta kejelasan terkait dana simpanan yang tidak bisa dicairkan. Dalam pertemuan tersebut, IGMS disebut mengakui perbuatannya dan mengungkapkan bahwa dana tersebut telah habis digunakan untuk aktivitas j*di online dan trading. IGMS kemudian diberhentikan secara tidak hormat dan diamankan oleh Polres Tabanan untuk menjalani proses hukum. Sementara itu, pihak desa adat membentuk tim khusus untuk mendata aset terduga pelaku serta menelusuri kemungkinan dana yang masih dapat diselamatkan. Warga kini berharap kasus tersebut diusut secara transparan dan uang simpanan mereka dapat dikembalikan. Sumber: Berbagi sumber Video Editor: Raihan #SukabumiUpdateCom #SukabumiUpdate #Tabanan #DesaBuahan #LPDBuahan #DanaNasabah #PenggelapanDana #JudiOnline #JudiOnlineIndonesia #BeritaNasional #BeritaTerkini
Suasana duka dan kekecewaan menyelimuti masyarakat Desa Adat Buahan, Kecamatan Penebel, Kabupaten Tabanan, Bali, setelah terungkap dugaan penggelapan dana nasabah Lembaga Perkreditan Desa (LPD) yang mencapai Rp19,3 miliar. Kasus tersebut diduga melibatkan sekitar 3.000 warga yang kini kesulitan mencairkan tabungan dan deposito mereka. Terduga pelaku merupakan Ketua LPD berinisial IGMS. Berdasarkan informasi yang dihimpun, aksi tersebut diduga berlangsung sejak September 2025 dengan modus memindahkan dana nasabah dari rekening LPD di Bank BPD Bali ke rekening pribadi serta rekening istri dan anaknya. Transfer bahkan disebut dapat dilakukan hingga 30 kali dalam sehari. Kasus ini mencuat setelah warga menggelar paruman atau rapat adat pada Rabu malam (28/10/2026) untuk meminta kejelasan terkait dana simpanan yang tidak bisa dicairkan. Dalam pertemuan tersebut, IGMS disebut mengakui perbuatannya dan mengungkapkan bahwa dana tersebut telah habis digunakan untuk aktivitas j*di online dan trading. IGMS kemudian diberhentikan secara tidak hormat dan diamankan oleh Polres Tabanan untuk menjalani proses hukum. Sementara itu, pihak desa adat membentuk tim khusus untuk mendata aset terduga pelaku serta menelusuri kemungkinan dana yang masih dapat diselamatkan. Warga kini berharap kasus tersebut diusut secara transparan dan uang simpanan mereka dapat dikembalikan. Sumber: Berbagi sumber Video Editor: Raihan #SukabumiUpdateCom #SukabumiUpdate #Tabanan #DesaBuahan #LPDBuahan #DanaNasabah #PenggelapanDana #JudiOnline #JudiOnlineIndonesia #BeritaNasional #BeritaTerkini

About