@_ahmad_suherman:

ahmad_suherman
ahmad_suherman
Open In TikTok:
Region: ID
Sunday 02 August 2026 15:28:03 GMT
10328
678
66
85

Music

Download

Comments

fatih_gg01
Fatih Suka Sound :
wali Khotam adalah sidissyaikh Ahmad bin Mohammad Attijani Ra, Imama Mahdi bahkan akan bai'at Toriqot TIJANI. keterangan dalam kitab الرماح حزب الرحيم
2026-08-06 09:52:09
6
_ahmad_suherman
ahmad_suherman :
Mengenal Thariqah Tijaniyyah dari luar lain halnya dengan mengenalnya dari dalam, ibaratnya seperti Ada yang mengenal gajah hanya dari celah sempit dinding kandang. Yang tampak hanya belalainya, lalu ia berkata gajah itu serupa ular. Ia tidak salah melihat, tapi ia salah karena merasa telah melihat semuanya. Berbeda dengan ia yang masuk ke dalam kandang, duduk di hadapan gajah itu dengan mata terbuka. Baginya tak perlu lagi menebak-nebak bentuk, karena kebenaran telah berdiri utuh di depan matanya. Begitulah perbedaan antara yang hanya mendengar sekilas dan yang menyaksikan langsung. Yang satu bicara dari prasangka, yang satu bicara dari penyaksian.
2026-08-03 05:20:53
3
lanangperkasa
tabah waspada :
soheh👍
2026-08-25 03:55:05
1
darmabudi89
abdulmalik :
siapakah baklawi itu,tapi dia BKN cucu nabi tapi palsu
2026-08-03 13:24:55
1
muhwahid400
Wahid400 :
kalo bgtu yg paling tinggi derajadnya toriqoh tijani kah
2026-08-08 10:55:38
2
ibnu2538
ibnu :
allahumaftahlana futuhat tijani wahdina fi hidayatatijani maarifna makrifatatijani wa fahimna ulumatijani...🤲🤲🙏 derek anggos ustd...🙏🙏
2026-08-18 10:05:08
2
sahilhidroqi
khusnol khitam :
Allahummah syurna fi zumroti Abil faidittijaani waamiddana bimmadadih hkotmil Auliaail kitmani amin 🤲
2026-08-13 15:20:42
2
fauzi_al_choir
Fauzi Al Choir :
allahummahsurna fi zumroti abil faidittijani,wa amiddana bimadeti khotmil auliail kitmani
2026-08-05 13:20:24
2
massurya489
Mas Surya 489 :
Tidak sesuai dengan keterangan yang ada Dalam kitab Faidurrobbani
2026-08-03 01:30:18
2
nauraaisharusyda
Naura aisha Rusyda :
gabisa di donwload bisa minta mentahan nya tad🙏🏻
2026-08-08 00:41:10
2
andilacoa
ANDILACOA :
🤲🤲🤲🤲 barokallohu fiik kiayi sehat selalu dan lancar rezekinya dimana saja berada dan selalu dalam lindungan Allah SWT aamiin yaa rabbal alamiin 🤲🤲🤲
2026-08-03 00:13:31
2
duduh_abdulah
duduh_abdulah :
subhanallah
2026-08-02 22:44:40
1
_ahmad_suherman
ahmad_suherman :
[Rimah Hizbur Rahim, Juz 1, Hal. 23, Beirut - Lebanon] Imam Asy-Sya'rani berkata : Ketahuilah, tidak boleh bagi kita merendahkan atau menjatuhkan kehormatan seseorang yang merupakan teman sejawat kita, hanya karena sekadar ucapan yang kita dengar tentang dirinya. Akan tetapi, hendaklah kita bersikap hati-hati, melakukan tabayyun [memeriksa kebenaran], bertemu langsung dengan mereka, saling berkirim surat, dan melihat apa jawaban mereka yang paling kuat. Maka kemungkinannya ada dua: Adakalanya dia memberikan alasan dan udzur atas ucapannya itu, dan adakalanya dia mengingkarinya. Jika dia mengakui ucapan tersebut, maka kita akan mengetahui sisi kebenaran yang dia maksud. Jika kita bisa menerima alasannya, maka kita terima. Jika tidak, maka kita kembalikan kepadanya dengan baik. Adapun jika dia mengingkari bahwa dia pernah mengucapkannya, maka seharusnya kita tidak menerima ucapan musuhnya yang menuduhnya. Jika penuduh itu mencabut tuduhannya, maka kita pun ridha karena dia telah rujuk. Namun jika dia tetap bersikeras di atas kesalahannya, barulah boleh bagi kita mengingkari perkataan tersebut - itupun atas dasar rasa kasihan kita kepadanya dan kepada orang-orang yang mengikutinya, bukan karena kebencian, bukan karena ingin menjatuhkannya, melainkan dengan tujuan untuk perbaikan. Sesungguhnya kebanyakan orang yang seangkatan itu dituduh memiliki sifat hasad, dan banyak tersimpan kedengkian di dalam dada mereka. Maka hampir-hampir mereka tidak pernah menjelaskan secara jujur suatu perkataan yang mereka dengar dari teman sejawat mereka yang sezaman. Hal itu karena mereka takut jika menjelaskan perkataan itu apa adanya, maka tujuan mereka untuk menyakiti orang tersebut tidak akan tercapai. Inilah sebab mereka memalsukan dan menyelewengkan perkataan.[dengki] Dan sungguh, kebanyakan hal yang dilakukan manusia pada zaman ini adalah kedustaan, sehingga mereka merasa bebas dan bersenang-senang dalam membicarakan kehormatan orang lain.
2026-08-03 04:58:19
1
lanangperkasa
tabah waspada :
kang ustad....knapa vidionya gak BS di save.kami mau dong
2026-08-25 03:56:00
1
_ahmad_suherman
ahmad_suherman :
--- BIJAK DALAM MENYIKAPI KEKHILAFAN KARENA CINTA Bersikap bijak terhadap kesalahan orang lain yang disebabkan oleh rasa cinta, jauh lebih baik daripada memvonisnya bersalah sepenuhnya dan menganggapnya tidak bisa diperbaiki. Sebab terkadang, salah ucap yang lahir dari cinta justru bisa menjadi pendorong bagi seseorang untuk mengenal lebih dalam sosok yang dicintainya. Hal ini sejalan dengan apa yang dijelaskan di dalam Kitab Rimah Hizbur Rahim, karya Al-'Arif Billah Sayyidi Syaikh Umar bin Sa'id Al-Futi Ra, yang mengutip perkataan Syaikh Abdul Wahhab Asy-Sya'rani Ra. [Rimah Hizbur Rahim, Juz 1, Hal. 23, Beirut - Lebanon] Imam Asy-Sya'rani berkata : Ketahuilah, tidak boleh bagi kita merendahkan atau menjatuhkan kehormatan seseorang yang merupakan teman sejawat kita, hanya karena sekadar ucapan yang kita dengar tentang dirinya. Akan tetapi, hendaklah kita bersikap hati-hati, melakukan tabayyun [memeriksa kebenaran], bertemu langsung dengan mereka, saling berkirim surat, dan melihat apa jawaban mereka yang paling kuat. Maka kemungkinannya ada dua: Adakalanya dia memberikan alasan dan udzur atas ucapannya itu, dan adakalanya dia mengingkarinya. Jika dia mengakui ucapan tersebut, maka kita akan mengetahui sisi kebenaran yang dia maksud. Jika kita bisa menerima alasannya, maka kita terima. Jika tidak, maka kita kembalikan kepadanya dengan baik. Adapun jika dia mengingkari bahwa dia pernah mengucapkannya, maka seharusnya kita tidak menerima ucapan musuhnya yang menuduhnya. Jika penuduh itu mencabut tuduhannya, maka kita pun ridha karena dia telah rujuk. Namun jika dia tetap bersikeras di atas kesalahannya, barulah boleh bagi kita mengingkari perkataan tersebut - itupun atas dasar rasa kasihan kita kepadanya dan kepada orang-orang yang mengikutinya, bukan karena kebencian, bukan karena ingin menjatuhkannya, melainkan dengan tujuan untuk perbaikan. Sesungguhnya kebanyakan orang yang seangkatan itu dituduh memiliki sifat hasad, dan banyak tersimpan kedengkian di dalam dada mereka. Maka hampir-hampir mereka tidak pernah menjelaskan secara jujur suatu perkataan yang mereka dengar dari teman sejawat mereka yang sezaman.
2026-08-03 04:56:29
1
massurya489
Mas Surya 489 :
Rasa yang sangat kuat ingin menanggapi adalah sensifitas rasa cinta yg tidak bisa dibendung
2026-08-03 08:47:04
2
massurya489
Mas Surya 489 :
Dalam Thoriqoh At Tijani Kitabnya Faidurrobbani bukan Faid Arrohmani
2026-08-03 01:31:56
1
fanza681
ahmat fanza :
subhanallah
2026-08-11 13:25:24
0
muhwahid400
Wahid400 :
sbnarnya abuya arsi tarekat apa?
2026-08-07 21:16:09
1
ansoriansori9438
ANAM 186 :
pro kontranya masalah duriah Rasul, paling aman kita hormat kepada semuanya tanpa kecuali . . ok . . .
2026-08-22 07:26:59
2
endin.alfatih1
D194R 489 :
nikmat 👍
2026-08-14 01:25:18
1
hariyanto.new5
Hariyanto new :
betul yai Ahir zaman orang sibuk ngurusin kesalahan orang lain gak mikir kesalahan nya diri sendiri
2026-08-15 14:29:45
1
kawankawan667
Kawan Kawan :
Masya Alloh tabarokalloh
2026-08-19 03:05:04
1
_ahmad_suherman
ahmad_suherman :
2026-08-03 04:53:52
0
To see more videos from user @_ahmad_suherman, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos


About