@divablack32: 🫧🎀#fypシ゚viral #fouryou

diva 🫧🎀🧸
diva 🫧🎀🧸
Open In TikTok:
Region: GH
Sunday 02 August 2026 17:36:17 GMT
31319
2761
21
29

Music

Download

Comments

adelaide.normeshi
Ms Adel🦋🥰 :
I love your simple life
2026-08-02 18:18:02
3
treasure.shine0
✨️Treasure Shine✨️ :
wow I love your space 😍
2026-08-05 05:47:05
0
iiamprecious01
PRECYY.🧸💗 :
So beautiful to watch😍
2026-08-03 02:43:32
0
hannah.mai0
hannah.mai0 :
happy Sunday to you diva
2026-08-03 07:18:55
0
syana430
Syana💎 :
God when
2026-08-06 20:02:23
0
zarasugar69
zarasugar69 :
Cute 💕
2026-08-03 14:45:01
0
ms...vickky
Ms . vickky 🥺❤️🍯 :
Pls babes the bed what colour 🥹
2026-08-04 15:25:36
0
fd_hub1
SOUVENIRS VENDOR IN IBADAN :
I sell blankets with tassels..available in different colors
2026-08-03 16:31:53
0
laylayx33
🎀 Delana | Pisces | CC 🎀 :
🥰🥰
2026-08-05 04:51:14
0
woman_king.0
ODF OFFICIEL🩸 :
🥰🥰🥰
2026-08-02 17:43:16
1
amajess_
Amajess❤️ :
🫶🏽❤️❤️❤️
2026-08-02 18:28:37
1
.maureen69
Candy Rose 🥀 :
🥰🥰🥰
2026-08-08 13:38:57
1
To see more videos from user @divablack32, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Dewi Pohaci (lengkapnya Nyi Pohaci Sanghyang Asri) adalah dewi tertinggi dalam mitologi Sunda yang dihormati sebagai Dewi Padi dan simbol kesuburan. Sosoknya memiliki kedudukan yang sangat sakral bagi masyarakat agraris di Jawa Barat, serupa dengan peran Dewi Sri dalam tradisi Jawa. Dewi Pohaci dipercaya berada di Gunung Padang, Cianjur Jawa Barat.  ​Berikut adalah rincian mendalam mengenai Dewi Pohaci: ​1. Asal-usul Kelahiran (Mitos Telur Naga) ​Berdasarkan naskah kuno dan tradisi lisan (Wawacan Sulanjana), kelahiran Nyi Pohaci sangat unik: ​Tetesan Air Mata: Alkisah, Dewa Naga Anta (Antaboga) menangis karena tidak bisa ikut bergotong royong membangun istana di Kahyangan (karena tidak memiliki tangan dan kaki). Tiga tetes air matanya berubah menjadi tiga butir telur mustika. ​Menjadi Bayi: Telur-telur tersebut dibawa dalam mulutnya menuju Kahyangan. Namun, dua telur pecah di perjalanan, dan hanya satu yang selamat sampai ke hadapan Batara Guru. Dari telur tunggal inilah lahir seorang bayi perempuan yang luar biasa cantik. ​Anak Angkat Dewa: Bayi tersebut diberi nama Nyi Pohaci Sanghyang Asri dan diasuh oleh Dewi Uma (istri Batara Guru) dengan kasih sayang. ​2. Tragedi dan Pengorbanan ​Kecantikan Nyi Pohaci yang tiada tara justru menjadi awal tragedinya: ​Fitnah dan Kekhawatiran: Batara Guru (ayah angkatnya) mulai tertarik pada kecantikan Nyi Pohaci. Para dewa lain khawatir jika Batara Guru menikahinya, akan terjadi ketidakseimbangan di alam semesta. ​Kematian: Untuk melindungi tatanan dunia, para dewa memutuskan untuk meracuni Nyi Pohaci hingga meninggal. Jenazahnya kemudian diturunkan ke bumi (Buana Panca Tengah) dan dikuburkan. ​3. Transformasi Menjadi Sumber Kehidupan ​Mitos yang paling esensial adalah apa yang terjadi setelah ia dikuburkan. Dari berbagai bagian tubuhnya, muncul berbagai tanaman yang menopang hidup manusia: ​Mata: Menjadi tanaman padi (Padi Putih dari mata kanan, Padi Merah dari mata kiri). ​Kepala: Menjadi pohon kelapa. ​Rahim/Pusar: Menjadi tanaman padi (dalam versi lain). ​Rambut: Menjadi rerumputan dan bunga-bungaan yang harum. ​Tangan: Menjadi pohon buah-buahan dan pohon jati. ​Kaki: Menjadi tanaman umbi-umbian (singkong, ubi). ​Makna Filosofis: Kematian Nyi Pohaci dianggap sebagai pengorbanan suci. Ia
Dewi Pohaci (lengkapnya Nyi Pohaci Sanghyang Asri) adalah dewi tertinggi dalam mitologi Sunda yang dihormati sebagai Dewi Padi dan simbol kesuburan. Sosoknya memiliki kedudukan yang sangat sakral bagi masyarakat agraris di Jawa Barat, serupa dengan peran Dewi Sri dalam tradisi Jawa. Dewi Pohaci dipercaya berada di Gunung Padang, Cianjur Jawa Barat. ​Berikut adalah rincian mendalam mengenai Dewi Pohaci: ​1. Asal-usul Kelahiran (Mitos Telur Naga) ​Berdasarkan naskah kuno dan tradisi lisan (Wawacan Sulanjana), kelahiran Nyi Pohaci sangat unik: ​Tetesan Air Mata: Alkisah, Dewa Naga Anta (Antaboga) menangis karena tidak bisa ikut bergotong royong membangun istana di Kahyangan (karena tidak memiliki tangan dan kaki). Tiga tetes air matanya berubah menjadi tiga butir telur mustika. ​Menjadi Bayi: Telur-telur tersebut dibawa dalam mulutnya menuju Kahyangan. Namun, dua telur pecah di perjalanan, dan hanya satu yang selamat sampai ke hadapan Batara Guru. Dari telur tunggal inilah lahir seorang bayi perempuan yang luar biasa cantik. ​Anak Angkat Dewa: Bayi tersebut diberi nama Nyi Pohaci Sanghyang Asri dan diasuh oleh Dewi Uma (istri Batara Guru) dengan kasih sayang. ​2. Tragedi dan Pengorbanan ​Kecantikan Nyi Pohaci yang tiada tara justru menjadi awal tragedinya: ​Fitnah dan Kekhawatiran: Batara Guru (ayah angkatnya) mulai tertarik pada kecantikan Nyi Pohaci. Para dewa lain khawatir jika Batara Guru menikahinya, akan terjadi ketidakseimbangan di alam semesta. ​Kematian: Untuk melindungi tatanan dunia, para dewa memutuskan untuk meracuni Nyi Pohaci hingga meninggal. Jenazahnya kemudian diturunkan ke bumi (Buana Panca Tengah) dan dikuburkan. ​3. Transformasi Menjadi Sumber Kehidupan ​Mitos yang paling esensial adalah apa yang terjadi setelah ia dikuburkan. Dari berbagai bagian tubuhnya, muncul berbagai tanaman yang menopang hidup manusia: ​Mata: Menjadi tanaman padi (Padi Putih dari mata kanan, Padi Merah dari mata kiri). ​Kepala: Menjadi pohon kelapa. ​Rahim/Pusar: Menjadi tanaman padi (dalam versi lain). ​Rambut: Menjadi rerumputan dan bunga-bungaan yang harum. ​Tangan: Menjadi pohon buah-buahan dan pohon jati. ​Kaki: Menjadi tanaman umbi-umbian (singkong, ubi). ​Makna Filosofis: Kematian Nyi Pohaci dianggap sebagai pengorbanan suci. Ia "mati" agar manusia bisa "hidup" melalui hasil bumi yang muncul dari jasadnya. ​4. Peran dalam Budaya dan Kepercayaan Sunda ​Hingga saat ini, penghormatan kepada Nyi Pohaci masih sangat kental di Jawa Barat, terutama di kalangan masyarakat adat seperti Baduy dan Kasepuhan Ciptagelar: ​Ritual Seren Taun: Upacara syukur panen sebagai bentuk penghormatan dan rasa terima kasih kepada Sanghyang Asri. ​Etika Terhadap Padi: Padi tidak boleh diperlakukan sembarangan. Ada larangan membuang nasi atau menyisakan makanan karena dianggap "menyakiti" atau membuat Nyi Pohaci menangis. ​Penjaga Alam: Sosoknya sering dikaitkan dengan pelestarian ekosistem. Merusak hutan atau sawah dipercaya akan menjauhkan keberkahan yang dibawa oleh sang dewi. ​5. Hierarki dalam Alam Gaib ​Dalam struktur spiritual Sunda, "Pohaci" sebenarnya adalah sebutan umum untuk dewi-dewi pelindung (bawahan Sunan Ambu). Namun, Nyi Pohaci Sanghyang Asri adalah yang tertinggi di antara mereka semua. Ia adalah personifikasi dari kemurnian, kasih sayang, dan kedaulatan pangan. #dewipohaci #nyirorokidul #sunda #jawabarat #katakunci

About