@ia.live_fr: [Partie 2] Le dernier chantier… #67 #travail #ia #histoire #smallcreatorsupport

ia.live_fr
ia.live_fr
Open In TikTok:
Region: FR
Monday 03 August 2026 14:03:44 GMT
53174
5163
114
28

Music

Download

Comments

ia.live_fr
ia.live_fr :
Abonne toi pour plus de contenu 😁
2026-08-03 14:04:24
19
wescoopenmasse
Fabio Baron :
il a commencé a 13 ans et il a 80 ans c pas possible 😂😂
2026-08-04 20:31:48
4
ezioauditoredaferenze
Ezio auditore da firenze :
si seulement c'était comme ca met malheureusement sa sera jamais le cas
2026-08-04 15:06:50
1
zorror61
Zorror :
Et le loyer c’est qui qui paye
2026-08-04 23:54:53
2
naveed_25370
نافيد :
toi je t’aime tu mets la partie 2 yen a i mette rien
2026-08-04 15:57:49
4
nencaise
nencaise :
C’est de l’ia?
2026-08-04 14:22:49
1
wassim.bch5
OLIVAIRA216🏴‍☠️ :
2026-08-04 19:31:27
1
geoffrey.oo
Geoffrey Oo :
ça n arrivera jamais
2026-08-04 17:45:44
1
buessfhcwes
Angela :
partie4
2026-08-04 19:13:12
0
curio22340
Enzo.L :
j'avais deviné dé le début de la partie 1
2026-08-04 13:48:19
1
thepersone25
MK jsuis.lahagra.jte.rhagal 🦈 :
incroyable et oui c vrai qu’il le merite parfaitement 🥰 partie 3 svp 🙏
2026-08-03 14:53:25
3
jahianpsycho2
Jahïan :
dernière partie stp bro
2026-08-03 21:39:38
0
mousbil.ouedraogo6
Traoré Ami :
la suite sinon je peu Ma soufle
2026-08-03 17:30:54
7
je_men_fou_1
Cousin de Iba bocoum😎 :
Waoh si tellement content
2026-08-03 15:14:24
5
valentinalebastard
valou14110 :
la suite partie 3
2026-08-03 16:59:32
1
ia.live_fr
ia.live_fr :
Commentez pour la suite !!
2026-08-03 14:04:32
1
stomy956
stomy :
si sa pouvait être vrais
2026-08-03 19:15:57
2
userrr.011108
🥀 :
2026-08-03 16:18:09
1
mamzl.melanie
Mamzl Melanie :
2026-08-03 18:42:43
1
To see more videos from user @ia.live_fr, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Dinas Keamanan Federal Rusia (FSB) memasukkan nama CEO aplikasi Telegram, Pavel Durov, ke dalam daftar buronan internasional.  FSB menyatakan dalam keterangannya pada Rabu (29/7/2026) bahwa Telegram dituduh gagal menghapus banyak kanal, ruang obrolan, dan bot. Mereka menduga kegagalan tersebut digunakan oleh Badan Intelijen Ukraina, organisasi teroris, dan kelompok ekstremis untuk mempersiapkan serta mengoordinasikan aksi sabotase, terorisme, pembunuhan massal, dan penipuan siber di Rusia. Dakwaan tersebut menjadi langkah terbaru Kremlin yang menempatkan internet dan komunikasi digital di bawah kendali mereka setelah invasi besar-besaran yang dilakukan di Ukraina pada 2022 Durov terancam penjara seumur hidup Dilansir dari The Guardian, Rabu (29/7/2026), Durov mengungkapkan bahwa pemerintah Rusia telah membuka penyelidikan pidana terhadap dirinya. Ia menuduh otoritas Rusia sengaja menciptakan alasan untuk membatasi akses ke Telegram serta menekan hak atas privasi dan kebebasan berbicara. Jika diadili dan dinyatakan bersalah, miliarder kelahiran Rusia yang 41 tahun itu dapat menghadapi hukuman penjara seumur hidup Di bawah kepemimpinan Presiden Vladimir Putin, pemerintah Rusia melarang berbagai situs web dan platform digital yang tidak mematuhi pembatasan ketat yang diberlakukan pemerintah. Sejumlah aplikasi telah dibatasi antara lain Facebook, Instagram, dan X yang telah diblokir di Rusia. Akses YouTube juga diketahui diperlambat. Aplikasi pesan seperti Signal dan Viber juga diblokir, sementara WhatsApp dan Telegram dikenai pembatasan. VKontakte, platform media sosial populer yang didirikan Durov jauh sebelum Telegram, kini berada di bawah kendali perusahaan-perusahaan yang dekat dengan Kremlin. Rusia sendiri pernah berupaya memblokir Telegram pada periode 2018–2020, tetapi gagal. Sebagian pembatasan tersebut masih dapat dilewati menggunakan virtual private network (VPN) meski banyak layanan VPN kini juga mulai diblokir. #breakingnews #fyp #paveldurov #telegram #fyppppppppppppppppppppppp
Dinas Keamanan Federal Rusia (FSB) memasukkan nama CEO aplikasi Telegram, Pavel Durov, ke dalam daftar buronan internasional. FSB menyatakan dalam keterangannya pada Rabu (29/7/2026) bahwa Telegram dituduh gagal menghapus banyak kanal, ruang obrolan, dan bot. Mereka menduga kegagalan tersebut digunakan oleh Badan Intelijen Ukraina, organisasi teroris, dan kelompok ekstremis untuk mempersiapkan serta mengoordinasikan aksi sabotase, terorisme, pembunuhan massal, dan penipuan siber di Rusia. Dakwaan tersebut menjadi langkah terbaru Kremlin yang menempatkan internet dan komunikasi digital di bawah kendali mereka setelah invasi besar-besaran yang dilakukan di Ukraina pada 2022 Durov terancam penjara seumur hidup Dilansir dari The Guardian, Rabu (29/7/2026), Durov mengungkapkan bahwa pemerintah Rusia telah membuka penyelidikan pidana terhadap dirinya. Ia menuduh otoritas Rusia sengaja menciptakan alasan untuk membatasi akses ke Telegram serta menekan hak atas privasi dan kebebasan berbicara. Jika diadili dan dinyatakan bersalah, miliarder kelahiran Rusia yang 41 tahun itu dapat menghadapi hukuman penjara seumur hidup Di bawah kepemimpinan Presiden Vladimir Putin, pemerintah Rusia melarang berbagai situs web dan platform digital yang tidak mematuhi pembatasan ketat yang diberlakukan pemerintah. Sejumlah aplikasi telah dibatasi antara lain Facebook, Instagram, dan X yang telah diblokir di Rusia. Akses YouTube juga diketahui diperlambat. Aplikasi pesan seperti Signal dan Viber juga diblokir, sementara WhatsApp dan Telegram dikenai pembatasan. VKontakte, platform media sosial populer yang didirikan Durov jauh sebelum Telegram, kini berada di bawah kendali perusahaan-perusahaan yang dekat dengan Kremlin. Rusia sendiri pernah berupaya memblokir Telegram pada periode 2018–2020, tetapi gagal. Sebagian pembatasan tersebut masih dapat dilewati menggunakan virtual private network (VPN) meski banyak layanan VPN kini juga mulai diblokir. #breakingnews #fyp #paveldurov #telegram #fyppppppppppppppppppppppp

About