Makna dari ungkapan ini dijelaskan oleh para ulama/pensyarah kitab Al-Hikam sebagai berikut:
Sarkasme terhadap Kesombongan Beribadah:
Kutipan ini ditujukan kepada orang yang merasa bangga, sombong, atau merasa suci (ujub) karena ketaatan dan amal ibadahnya. Dalam pandangan tasawuf, ketaatan yang memicu kesombongan jauh lebih berbahaya daripada dosa yang memicu penyesalan.
Kerendahan Hati (Tawadhu) vs. Kesombongan:
Ibnu Atha'illah secara eksplisit juga pernah menyatakan hikmah senada dalam Al-Hikam:
"Maksiat yang melahirkan rasa hina dan perasaan sangat membutuhkan Allah (iftiqar) itu jauh lebih baik daripada ketaatan yang melahirkan rasa bangga dan kesombongan."
Bukan Ajaran untuk Bermaksiat: Kalimat ini sama sekali tidak boleh dimaknai secara harfiah sebagai perintah untuk melakukan maksiat. Sebaliknya, ini adalah sindiran tajam agar manusia tidak menjadikan ibadah sebagai "perhiasan" untuk dipamerkan atau dijadikan alasan merasa lebih baik dari orang lain.
2026-08-04 23:20:07
128
ramdhanhusaini :
intinya,,,ga apa² kejelekan mu tersebar,asal jangan ketaatan mu di perlihatkan kemana mana(di sombongkan).. cukup dirimu,buku harian mu dan Allah yang tau.
2026-08-06 09:08:04
7
r11_ehh :
jangan menglihatkan taat mu kepada manusia tapi menglihatkan lah keburukan mu kepada manusia karna sesungguhnya menglihatkan taat kepada manusia tidak akan mendapatkan apa" kecuali kepada sang maha kuasa
2026-08-05 14:40:57
4
Liza_LC :
untuk menghindari riya'
2026-08-05 07:27:53
2
akmal fadlilah muhtaf :
hiasa di sini artinya,yang nampak nya.jadi maksud nya,perlihatkan kepada semua orang bahwa kamu itu orang yang maksiat,padahal kita juga taa.jadi orang nyangka nya kita tu orang yang tidak taat
2026-08-05 00:17:46
16
Mesias Sang Pembebas :
"ma'siatun aurosat dzillan waftiqoron KHOIRON min to'at 'izzan wastikbaron"😌
2026-08-04 23:26:06
2
misteri 01 :
carilah dosa2mu di dalam diri mu dan jngan merasa to'at karna ibadah yg sesungguh nya hanya di beri
2026-08-04 09:34:46
7
AsaL Bunyi (Kwan Om) :
emang apa min??
2026-08-04 16:58:40
2
£¢_*😶🌫😶🌫😶🌫". :
sepertinya banyak yg salah paham dengan kata katanya, yg di maksud dari kata" tersebut adalah ibaratkan itu kue, saat kue di hiasi dengan hiasan ukuran hiasan dan kue itu sendiri pasti lebih besar kuenya, jadi intinya buatlah dosa se sedikit mungkin agar itu hanya bisa di sebut sebagai hiasan bukan pondasinya.
2026-08-05 13:57:53
8
PELARI SENJA :
ini kusus untuk orang yang udah makrifat bang
2026-08-04 05:26:40
3
𝐀𝐥𝐝𝐢𝐧𝐨 𝐱𝐍𝐚𝐢𝐥𝐨𝐧𝐠. :
betul ya yg namanya haram tetap tidak bisa di satukan dengan halal
2026-08-07 03:29:39
1
ppppp :
beribadah secara sembunyi sembunyi kah?
2026-08-07 22:06:41
0
People. :
kalo lu masih suka maksiat Jang berhenti juga ibadah nya...
2026-08-06 10:59:09
1
kipastembok :
tidak perlu pembuktian dari manusia
2026-08-05 00:30:55
2
Akun tidak ditemukan :
sesuai isi bio ku.
2026-08-05 01:03:58
2
To see more videos from user @yudgmail.1, please go to the Tikwm
homepage.