@tefa.tovar93: 🫠🫠#parati#viraltiktokvideo#compartan#denlelike

.ستيفانيا
.ستيفانيا
Open In TikTok:
Region: CO
Tuesday 04 August 2026 05:30:11 GMT
334
34
0
2

Music

Download

Comments

There are no more comments for this video.
To see more videos from user @tefa.tovar93, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Di Inggris, Stone Island sempat masuk daftar larangan di beberapa stadion dan pub. Cerita ini dimulai dari era 80–90an, saat “football casual” lagi naik di Inggris. Beda dari supporter pada umumnya, kelompok ini datang ke stadion dengan gaya yang lebih rapi, lebih mahal, dan lebih subtle. Mereka tidak pakai jersey mencolok, tapi justru memburu brand premium Eropa. Di sisi lain, Stone Island terkenal dengan badge kompas di lengannya. Simbol itu jadi sangat mudah dikenali di tribun, sampai akhirnya bukan cuma soal fashion, tapi berubah jadi penanda identitas. Dari situ, jaket ini pelan-pelan naik level menjadi simbol status di dalam kultur football casual.  Sampai akhirnya muncul fenomena “Clone Island”. Banyak orang ingin terlibat dalam kultur ini, tapi tidak semua mampu membeli yang original. Versi KW pun menyebar luas. Karena sering dikaitkan dengan rivalitas dan hooliganisme, beberapa pub dan stadion di Inggris bahkan sempat melarang orang masuk jika memakai item Stone Island. Uniknya, Stone Island sendiri tidak pernah dirancang untuk kultur hooligan. Mereka hanya brand yang fokus pada eksperimen material dan jaket teknikal premium. Tapi di tangan kultur sepak bola Inggris, maknanya berubah total. Dan sampai hari ini, Stone Island tetap jadi salah satu brand paling ikonik di persimpangan antara football culture, streetwear, dan status sosial. Gimana menurut kalian? Culture bola apa lagi yang harus kita bedah? 👇🔥 #LiqueMonolog #StoneIsland #Hooligans -- Sumber: Stone Island, The Away Fans, Score90, MillWal, Westham United, Green Street Hooligans
Di Inggris, Stone Island sempat masuk daftar larangan di beberapa stadion dan pub. Cerita ini dimulai dari era 80–90an, saat “football casual” lagi naik di Inggris. Beda dari supporter pada umumnya, kelompok ini datang ke stadion dengan gaya yang lebih rapi, lebih mahal, dan lebih subtle. Mereka tidak pakai jersey mencolok, tapi justru memburu brand premium Eropa. Di sisi lain, Stone Island terkenal dengan badge kompas di lengannya. Simbol itu jadi sangat mudah dikenali di tribun, sampai akhirnya bukan cuma soal fashion, tapi berubah jadi penanda identitas. Dari situ, jaket ini pelan-pelan naik level menjadi simbol status di dalam kultur football casual. Sampai akhirnya muncul fenomena “Clone Island”. Banyak orang ingin terlibat dalam kultur ini, tapi tidak semua mampu membeli yang original. Versi KW pun menyebar luas. Karena sering dikaitkan dengan rivalitas dan hooliganisme, beberapa pub dan stadion di Inggris bahkan sempat melarang orang masuk jika memakai item Stone Island. Uniknya, Stone Island sendiri tidak pernah dirancang untuk kultur hooligan. Mereka hanya brand yang fokus pada eksperimen material dan jaket teknikal premium. Tapi di tangan kultur sepak bola Inggris, maknanya berubah total. Dan sampai hari ini, Stone Island tetap jadi salah satu brand paling ikonik di persimpangan antara football culture, streetwear, dan status sosial. Gimana menurut kalian? Culture bola apa lagi yang harus kita bedah? 👇🔥 #LiqueMonolog #StoneIsland #Hooligans -- Sumber: Stone Island, The Away Fans, Score90, MillWal, Westham United, Green Street Hooligans

About